Kamis, 08 September 2011

Heinkel Perle (Jerman), Dari Pesawat Jadi Motor

Bikers Indonesia. 9 September 2011 - Ini mungkin lo.., perusahaan pesawat terbang mesti luas. Pegawainya mesti jalan ke sana kemari, pegal kaki. Makanya petinggi  perusahaan kapal terbang Heinkel Jerman mengeluarkan ide bikin motor.

Bisa jadi iya. Pasalnya, tahun 1954 keluar moped mini kapasitas 49cc kekuatan 1,5 dk.  Sip dipakai oleh banyak pegawai lapangan udara untuk jarak dekat. Lama-lama, mereka juga ekspansi dan menerjunkan motor ini ke rimba biker Eropa. Maklum, karena cilik banget, dia cuma bisa diajak kabur hingga mentok di 40 km/jam. Ya... lumayan lah!

NEW. Honda Vario 2012 Tambah Elegan dengan Striping Baru

Bikers Indonesia. 8 September 2011 - PT AHM meluncurkan Honda Vario 2012 facelift yang lebih elegan dan sportif.

AHM membekali Vario Series 2012 dengan warna dan tampilan striping baru. Vario CW tampil dengan warna baru dengan striping bertema young dan elegant. Vario Techno dan Vario CBS mengalami penyegaran pada bagian warna dan striping dengan menggunakan tema striping yang lebih advanced dan futuristik.

Khusus Vario Techno, AHM menambah satu pilihan warna yaitu warna hijau sebagai pengganti warna biru untuk menjawab keinginan para konsumen.


Honda meyakini series ini semakin dapat memenuhi keinginan para konsumen terhadap skutik yang elegan, sporty dan futuristik dan akan memperkuat penetrasi Honda di segmen AT.

Honda Vario Series ini mempunyai kapasitas 110cc berpendingin cairan serta beberapa fitur keselamatan seperti stand samping otomatis (Side Stand Switch) — mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun dan Brake Lock  yang berfungsi untuk mencegah sepeda motor loncat saat dinyalakan.

Banderolnya tidak mengalamai perubahan. Honda Vario CW dipasarkan dengan harga Rp 14,4 juta (OTR-Jakarta) dengan 4 pilihan warna yaitu Velvet Black, Glam Red, Posh White dan Emerald Green.

Sementara Honda Vario Techno memiliki 4 pilihan warna yaitu Orion Black, Mars Red, Android Green dan Cosmic White dipasarkan dengan harga Rp 14,9 (OTR-Jakarta).

Adapun Honda Vario CBS akan dipasarkan dengan 3 pilihan warna yaitu Comet Black, Aurora Violet dan Andromeda White dengan harga Rp 15,9 juta (OTR-Jakarta). 

yuk beli ?

Honda New Blade 110R, Lincah dan Hemat BBM

 

Bikers Indonesia. 8 September 2011 - Menjajal Honda New Blade 110 di pelataran parkir Jakarta Convention Center (JCC), disela peluncurannya bulan lalu tak lantas membuat tim redaksi puas. Solusinya, unit bebek 110cc ini kembali kita tes.

Kali ini lumayan lah, bisa membawa jalan-jalan Blade baru hingga seminggu penuh. Beberapa simulasi berkendara dan karakter rider yang berbeda-beda bisa dicoba. Yuk langsung ngegas!

Fitur Punya Plus-Minus

Paling awal enaknya memahami fitur-fitur New Blade 110R. Mulai dari speedometer-nya yang terlihat asik, mudah terbaca meski sedikit silau karena ornamen kroom di lingkaran tengahnya. Tapi asiknya, bebek ini punya indikator posisi gigi.

Bagasi luas di bawah joknya cukup untuk membawa dua set jas hujan model setelan. Sarung tangan hingga masker masih muat juga loh! Tapi dengan catatan jas hujan yang bisa masuk adalah yang memiliki jenis kain tidak terlalu tebal.


Sayangnya gantungan helm di balik jok, memiliki tonjolan pengait yang posisinya terlalu ke dalam. Akibatnya ring di tali helm sulit untuk menggapainya. Jadi agak repot nih kalau mau meninggalkan helm di motor.

Satu lagi yang menurut tim redaksi menarik adalah lampunya terang! Maklum head lamp-nya sekarang punya dua bohlam. Sedang di bagian bodi depan tersimpan lampu senja dan sein. Lampu penerang plat nomor belakang juga nampak jelas sorotnya.

Untuk nyala lampu yang meriah ini enggak perlu takut aki tekor. Pasalnya Honda telah menyiapkan sepul magnet dengan kumparan yang banyak, tentunya untuk menghasilkan arus listik yang lebih besar.

Oiya, dengan desain sayap yang kembali ke bebek konvensional, New Blade jadi punya ruang di balik cover bodi depan. Keuntungannya, bila ditambahkan pengait pada bautnya bisa digunakan untuk menggantungkan barang bawaan. Tapi jangan terlalu besar ya, tentu bisa mengganggu pengendalian! 


Handling Nyaman Tapi Goyang Di Kecepatan Tinggi

Duduk di atas joknya, rasa nyaman langsung terasa. Jok lebar, posisi pijakan kaki pas dan setang tidak terlalu tinggi. Bahkan biker dengan tinggi badan cuma 160 cm pun mengaku tetap nyaman.

Begitu juga dengan alas pantat boncenger. Joknya tebal memang bikin nyaman tapi proses naik ke jok belakang untuk pembonceng bertubuh kecil jadi agak repot karena lebih lebar dari versi sebelumnya. Untungnya, pijakan kaki bebek bergaya sporty ini tidak terlalu tinggi. Duduk berlama-lama pun lebih kerasan.

Dipakai berjalan, karakter suspensinya cukup memanjakan kenikmatan. Jalan berlubang diredam dengan ayunan suspensi belakang tipe stereo berwarna merah. Karakter suspensi yang menawarkan kenyamanan ini ternyata punya sedikit kelemahan.


Saat dipacu kencang sambil menikung parabolik, handling lincahnya jadi cenderung liar. Indikasinya, kaki-kaki terasa bergoyang. Tapi, menikung pada kecepatan rendah seperti yang dirasakan pada sesi first ride tidak ada masalah, tetap stabil.

Mungkin bisa diakali dengan mengganti ukuran ban yang lebih besar. Bisa dicoba dengan naik satu tingkat dari ukuran standar. Misalnya depan pakai ukuran 80/90-17 di depan dan 90/80-17 di belakang.

Tes Akselerasi Pakai GPS

Meski memiliki dua kurva pengapian atau Honda menyebutnya dengan Honda Variable Ignition Control (HVIC), rasanya kurva pertama yang melayani akselerasi halus dan konstan lebih terasa nikmat.

Dibuka gas terlalu mendadak malah membuat tenaga bebek yang punya power maksimum 8,4 PS di 7.500 rpm ini terasa seperti tertahan. Buka saja selongsong gas perlahan dan nikmati rambatan torsinya. Cara ini malah lebih menyenangkan.


Menariknya, meski suara mesinnya halus tapi dari knalpotnya terdengar nyaring, terutama ketika deselerasi atau membuka gas mendadak. Membuat penampilan sporty-nya makin lengkap dengan kesan balap. 

Top speed diukur dengan menggunakan GPS berlabel Super Spring, kecepatan puncak mencapai 94,0 km/jam atau speedometer menunjukan 100 km/jam dengan pengendara berbobot 72 kg.

Sedang tester kedua yang punya berat badan hanya 45 kilogram, kecepatan di speedometer mencapai 110 km/jam dan angka di perangkat GPS dengan aplikasi Garmin ini menunjukan kecepatan 98,9 km/jam.

Konsumsi BBM

Dipakai berkendara oleh tester berbobot 72 kg, Honda New Blade 110R mampu berjalan hingga 43 km dengan satu liter Pertamax. Kondisi jalanan yang dilintasi beragam, dari melaju pelan di jalanan macet hingga digeber saat lengang. Masih lumayan irit kan?

foto : motorplus

Rabu, 07 September 2011

Meski Mesinnya Sama. Yamaha YZF-R15 2.0 Lebih Kuat Dari V-Ixion !

 

Bikers Indonesia. 7 September 2011 - Gosip yang beredar seiring dengan banyaknya foto-foto spy shoot Yamaha YZF-R15 version 2.0, adalah menyebutkan adanya perubahan performa yang cukup drastis. Motor sport berfairing ini diyakini memiliki power lebih dari 20 PS.

Tapi, setelah peluncurannya di India kemarin siang (6/8), baru terkuak dari spesifikasi resmi yang dirilis Yamaha. YZF-R15 version 2.0 yang menggunakan mesin serupa dengan Yamaha V-Ixion di Indonesia hanya memiliki tenaga 17 PS di putaran mesin 8.500 rpm.


Tenaga ini tak jauh berbeda dengan varian YZF-R15 yang sebelumnya, tapi bila dibandingkan dengan Yamaha V-Ixion di Indonesia tentunya jauh lebih kuat. Power maksimum V-Ixion hanya 11,1 kW atau sekitar 15 PS di 8.500 rpm.

Begitu juga dengan torsinya, YZF-R15 version 2.0 memiliki torsi 15 Nm di 7.500 rpm, sedang V-ixion hanya 13,1 Nm di putaran mesin yang sama. Perbedaan output tenaga ini diyakini akibat perubahan beberapa komponen seperti ECU baru yang ditanamkan di mesin YZF-R15 version 2.0.

Selebihnya, Yamaha juga melakukan penyempurnaan pada area kopling manual YZF-R15 version 2.0. Axle shaft koplingnya dibuat lebih kaku untuk mendukung kinerja kopling secara keseluruhan.

Perubahan ini pasti ada hubungannya dengan makin besarnya kaki-kaki Yamaha YZF-R15 version 2.0. Roda depan dan belakang motor ini makin gambot. Ban belakangnya saja pakai ukuran 130/70-R17 dan yang depan dibekali 90/80-R17. Roda besar pastinya butuh tenaga lebih besar agar tetap ringan saat berlari.

Spesifikasi
Dimensi P x L x T : 1.970mm x 670mm x 1.070mm
Tinggi jok: 800 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.345mm
Jarak terendah ke tanag: 160 mm
Berat : 136 Kg
Mesin : 149.8cc Single Cylinder SOHC 4-valve Liquid Cooled 4-Tak
Bore x Stroke : 57 x 58.7mm
Kompresi Rasio : 10.4 : 1
Max Power : 17 PS/8.500 rpm
Max Torque : 15 Nm/7.500 rpm
Kapasitas tangki : 12 Liter
Fuel Supply : Fuel Injection
Tipe Pengapian: T.C.I
Aki: 12V 3,5 Ah (10H)
Lampu utama: Low= 12V/35Wx1, High= 12V/35Wx2
Tipe Kopling: Basah, multi disk
Tipe transmisi: Return, 6 speed
Gear ratio: 1= 2,833, 2= 1,875, 3= 1,364, 4= 1,143, 5=0,957, 6= 0,84
Rangka : Delta Box
Sudut caster/trail: 26 derajat/98mm
Ukuran Ban : 90/80-R17 dan 130/70-R17
Rem : Cakram tunggal depan-belakang
Suspensi : Telescopic dan Linked type monocross

Selasa, 06 September 2011

Launching Yamaha YZF-R15 2.0 di India

Bikers Indonesia. 7 September 2011 - Yamaha YZF-R15 version 2.0 resmi diluncurkan di New Delhi, India. Motor sport berfairing ini dilepas 1,07 Lakh atau setara dengan Rp 19.9 jutaan!











 Photo By Bikeadvice India

Yamaha YZF-R15 2.0 Resmi Dijual !

Bikers Indonesia. 6 September 2011 - Akhirnya, Yamaha YZF-R15 version 2.0 resmi diluncurkan hari ini (6/9). Tepatnya pada pukul 11 siang waktu India di New Delhi. Motor sport berfairing ini dilepas 1,07 Lakh atau setara dengan Rp 19.9 jutaan!

"YZF-R15 version 2.0 adalah versi upgrade dari sepeda motor andalan kami YZF-R15 yang dirancang dengan memperhatikan kenyamanan serta sensasi mengendarai sport bike," ungkap Hiroyuki Suzuki, CEO & Managing Director, India Yamaha Motor.

Hemmm.. Rp 19 jutaan adalah harga yang sangat bersahabat untuk penampilan barunya yang sangat sporty. Desain fairingnya benar-benar baru. Begitu juga dengan tanki hingga cover bodi samping. Lampu belakangnya lebih keren dengan sorot cahaya LED.

Perubahan desain ini konon mampu berkontribusi pada makin minimnya aerodynamic resistance yang meningkat hingga 4 persen ketimbang varian terdahulu. Selain bodi, mesin dan kaki-kakinya juga banyak di-update.

Meski masih menggunakan mesin yang sama dengan varian sebelumnya, atau mesin yang satu platform dengan Yamaha V-Ixion di Indonesia, Yamaha memasang ECU dengan settingan baru. Konon ECU ini bisa meningkatkan performanya.


Agar lebih mudah pindah gigi, Yamaha juga melakukan penyempurnaan pada perangkat kopling manualnya.Lanjut ke perangkat kaki-kaki. Yamaha membekali motor bermesin 150cc-nya ini dengan swing arm alumunium. Ini adalah pertama kalinya di India ada sepeda motor sport 150cc yang menggunakan swing arm berbahan dasar alumunium. Selain ringan, stabilitas karena lebih rigid diklaim menjadi keunggulannya.

Sedang rodanya pakai ban berukuran 130 mm di belakang dan 90 mm di depan. Keduanya melekat pada pelek berdiameter 17 inci dengan desain palang lima. Sedang untuk perangkat pengeremannya, sudah ada disk brake di kedua roda.

Yamaha pun menyediakan tiga pilihan warna, yaitu racing blue, midnight black & sunset red colors. Sayangnya belum ada rencana masuk Indonesia!

Kamis, 01 September 2011

MoJog Siap Mengaspal Jalanan Indonesia

 

Bikers Indonesia. 1 September 2011 - Industri Rumahan Mojog. Mojog bukan berarti ngobrol di sudut atau pojok. Mojog adalah motor Jogja alias motor asli Jogja.

PT Mega Andalan Motor Indonesia (MAMI) FO Perdana. Motor Jogja bernama Mega Andalan Kalasan (MAK) tersedia dalam dua jenis di katagori bebek. Yakni, Vipros X 110 CW dan Vipros X 125 CW. Untuk katagori 110cc dibanderol Rp 9.450.000 dan yang 125 cc dijual Rp 9.900.000. Tersedia dalam tiga warna, merah, hitam dan biru.
 
Motor MAK harganya terjangkau masyarakat Indonesia. Untuk kualitas mesin, mereka memberi garansi tiga tahun atau 30.000 km.

MAK, merupakan produk asli bikinan anak negeri. Cover body, sasis atau rangka, swing arm, footsteep, knalpot, sokbreker belakang, tuas rem diproduksi di Kalasan Jogja. Negeri ini negeri yang besar. Kalau pesawat saja bisa bikin, kenapa motor tidak? Dan inilah bukti bahwa putra Indonesia bisa memproduksi motor sendiri dan dipakai sendiri.

Untuk saat ini, MAK diproduksi sebanyak 20-40 unit per minggu. Atau menyesuaikan dengan pemesanan konsumen. Walau sesungguhnya mereka bisa memproduki lebih dari 100 unit per minggu. Sementara mereka hanya memproduksi sesuai pesanan konsumen dari Yogyakarta dan sekitarnya.