Tampilkan postingan dengan label TVS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TVS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juli 2011

TVS Tormax 150 Transmisi Motor Laki Sejati, Siap Diluncurkan

Bikers Indonesia. 14 juli 2011 - Weleh weleh, judulnya bikin bingung ya ? . Jadi gini mas bro TVS Tormax 150 yang belum lama ini diluncurkan sudah mengaplikasi kopling seperti motor laki (motor sport). Tapi sayangnya, cara operasional transmisinya masih kayak motor bebek.

Jadi pas launching banyak dipertanyakan tuh, bahkan ada yang nyeletuk kayak banci jadinya, hahahaha…!!! Gosipnya, motor baru yang akan diluncurkan TVS adalah Tormax 150 yang memiliki transmisi ala motor laki sejati.


Begitulah info motor baru TVS yang TPT-nya sudah nongol yaitu TVSN54PU M/T. Info yang P2R terima baru sebatas perubahan transmisi. Semoga saja ada perubahan lainnya ya. Jadi tetap ada pembeda antara yang operasional transmisinya ala bebek dan motor sport sejati.

Bagitulahhh info singkatnya. Yang punya info tambahakan jangan pelit untuk sharing. Okayyy !

redaksi@bikersindonesia.co.id

foto : tvs

Rabu, 06 Juli 2011

Modif TVS Tormax 150 Hemat dan Cepat

 

Bikers Indonesia. 6 Juli 2011 - Dari pertama meluncur, TVS Tormax sudah tampil dengan lumayan sporty. Hasilnya jadi lebih gampang dimodifikasi hal ini dibuktikan oleh PT TVS Motor Company Indonesia (TVS-MCI). ATPM TVS ini memajang versi modifikasi TVS Tormax 150 di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Salah satu yang paling gahar adalah yang berwarna hijau. Untuk proyek yang satu ini, TVS-MCI menggandeng rumah modifikasi Berkat Motor (BM) sebagai eksekutor. Bentuknya udah sporty, jadi untuk ngejar konsep racing style cukup main kaki-kaki.


Pelek pakai variasi Tiger berlabel Axio palang 3, ukurannya 2,5 inci di depan dan 3,5 inci untuk belakang. Bannya juga lebar, depan pakai 110/70-17 sedang yang belakang 110/70-17. Meski lebar, tidak ada ubahan pada swing arm dan sokbraker depan.

Muat tuh dimasukin pelek dan ban besar. Swing arm masih standar cuma dikondom ulang biar kekar. Yang depan juga segitiganya tidak perlu dilebarin. Selesai pasang ban lebar, disk brake depan di buat ganda. Biar makin terlihat nuansa sporty-nya.


Undertail-nya custom pakai fiber. Biar bisa lebih runcing tanki harus dipapas sedikit bagian bawahnya. Terus jok juga dibuat single seater dengan cover yang bisa dibuka-pasang sehingga saat hendak berboncengan tinggal lepas saja.

Terakhir tentunya soal perpaduan warna, TVS memilih warna putih-hijau dari cat Spies Hecker. Biar makin sporty, grafisnya dipadu dengan water printing motif karbon di beberapa bagian seperti cover setang dan kisi-kisi udara pada bodi depan.



Soal biaya yang harus dikeluarkan, ternyata enggak banyak loh. TVS membatasi tidak sampai 10 Juta tujuannya memang untuk membuktikan modifikasi Tormax tidak butuh biaya besar.

Waktu pengerjaanya juga cepat hanya diberi waktu dua minggu. Bisa cepat karena modifikasinya juga tergolong ringan.


Data Modifikasi:
 
Kondom swing arm : Custom
Pelek dpn/blkg : Axio palang 3
Ban dpn/blkg : Corsa 110/70-17/110/70-17
Spatbor depan : Aftermarket (ZX-6)
Cakram depan : Aftermarket
Cakram belakang : Honda Tiger Revo
Knalpot : Stainless by BM
Single seater : Custom (fiber)

Jumat, 01 Juli 2011

Cara Kerja TVS Neo X3i


Bikers Indonesia. 1 Juni 2011 - Menghidupkan mesin sesaat sebelum berkendara kerap kita lakukan, tujuannya tentu untuk memanaskan mesin. Tapi apakah sudah benar-benar tahu apa tujuannya dan berapa lama harus dilakukan?

Nah, PT TVS Motor Company Indonesia (TVS-MCI) menjawabnya lewat fitur I-Start. Fitur menarik di TVS Neo X3i ini bisa menjadi patokan memanaskan mesin sepeda motor.

Memanaskan mesin dilakukan agar oli mencapai suhu yang optimal untuk menjangkau semua bagian mesin motor, sampai ke bagian terkecil sekalipun.
 
Suhu oli yang ideal untuk mesin memulai bekerja ada di 30 derajat celcius. Itu untuk TVS Neo X3i ya. Dengan fitur ini, mereka bisa jadi tahu suhu mesin sudah mencapai 30 derajat.

Bisa dilihat pada indikator I-Start yang terletak di panel speedometer. Ketika lampu indikator I-Start yang berwarna merah mati, berarti oli sudah mencapai suhu 30 derajat dan mesin sudah siap dikendarai.

Bagaimana caranya fitur ini tahu suhu sudah ideal? Pada crank case bagian kiri bawah mesin TVS Neo X3i terdapat sensor suhu yang mendeteksi panas oli. Sensor ini terhubung langsung ke CDI. Saat suhu sudah mencapai 30 derajat, CDI akan memerintahkan lampu indikator I-Start untuk mati secara otomatis.

Jadi enggak perlu berlama-lama panasin mesin deh!

Selasa, 28 Juni 2011

TVS Mau Mengeluarkan Skubek ?

 

Bikers Indonesia. 28 Juni 2011 - Di negaranya sendiri ( India ), TVS hanya memproduksi motor sport saja? Tapi saat TVS masuk ke Indonesia TVS langsung membuat motor skubek. Dan saat ini, motor - motor skubek lagi menggemparkan di tanah air in dan juga TVS gak mau ketinggalan ?

PT TVS Motor Company Indonesia ( TVS-MCI ), ATPM TVS di Indonesia berencana membuat skubek baru ? Wah pa gak takut kesaing nih sama skubek - skubek yang sudah terkenal ?


Saat ini sih skubek terus tumbuh bahkan mungkin bisa mencapai market share 60 persen. Nah mungkin TVS mau masuk didalam market share ini.

Rencananya sih, TVS akan meluncurkan skubek barunya pada tahun 2011 ini tapi diundur menjadi tahun 2012. Mungkin biar lebih baru kali ya ditahun yang baru, hehehe.

Urusan desain, kemungkinan besar TVS akan masuk ke pasar nasional dengan desain yang benar-benar baru dan bergaya retro. Jadi bukan menggunakan desain skubek yang sudah duluan dibuat di India.

Selain skubek, yang paling penting adalah masuk ke segmen pasar yang kosong. Meski pasarnya tidak terlalu besar tapi presentase mereka disana akan bisa besar.

Senin, 27 Juni 2011

TVS Ekspor Bebek Ke Amerika Latin

 

Bikers Indonesia. 27 Juni 2011 - PT TVS tidak hanya bermain di Indonesia, tetapi ia akan bermain di luar Indonesia. Aktifitas ekspor yang dijalani PT TVS Motor Company Indonesia (TVS-MCI) makin menggeliat.

Setelah mengirimkan TVS RockZ dan Neo ke Philipina, TVS juga mengekspor dua bebek tadi ke beberapa negara di Timur Tengah. Dari dua negara tujuan tadi, jumlah ekspornya tiap bulan bisa mencapai hampir 1.000 unit.

 
Saat ini, TVS-MCI juga sedang mempersiapkan membuka pasar lebih luas. TVS akan ekspor ke Amerika Latin. Khususnya kebeberapa negara berkembang di sana sedang diusahakan. Tapi yang diekspor hanya bebek saja.

Minggu, 26 Juni 2011

TVS Bedah Teknologi India


Bikers Indonesia. 26 Juni 2011 - Selama ini teknologi di bidang otomotif banyak dikenal lahir dari Jepang, Eropa dan Amerika. Tapi kini beberapa negara di Asia seperti China, Korea dan India telah memiliki keunggulan teknologi di bidang otomotif yang tak kalah maju. 

Bahkan teknologi motor asal India semakin populer di mata masyarakat Indonesia yang salah satunya dikenalkan lewat PT TVS Motor Company Indonesia (TVS-MCI).

Mengenal lebih dalam teknologi motor India, TVS mengajak jurnalis dan blogger dalam acara coaching clinic di hotel Pinewood, Cisarua Puncak, Bogor (25/6). Teknologi bebek dan motor sport TVS dikupas tuntas.

"Fitur dan teknologi yang dimiliki TVS sudah diakui lebih maju dibanding kompetitor dengan diraihnya berbagai award. Hari ini kami ingin sharing keunggulan fitur dan teknologi TVS untuk disiarkan ke masyarakat Indonesia," ujar Darmadi Tjuatja, Chief Operating Officer TVS-MCI.

Dalam acara "Bedah Teknologi India Bersama TVS" dihadiri lebih dari 30 media print, online, tv dan blogger. Sesi pertama dibahas fitur dan teknologi Neo X3i, Rock Z 125.  Kemudian Apache RTR 160.

Di sela-sela istirahat makan siang, peserta diberikan activity lomba foto berhadiah jutaan. Kemudian lanjut kembali membahas bebek terbaru TVS Tormax 150.

Setelah semua materi tuntas dibahas, rekan-rekan media yang masih penasaran dipersilahkan praktek atau test ride motor yang telah disediakan. Nah, seperti apa detail fitur dan teknologi unggulan motor TVS, ikuti liputan selanjutnya

Jumat, 27 Mei 2011

Akankan TVS Bertahan di Indonesia


Bikers Indonesia. 27 Mei 2011 - Meskipum PT TVS Motor Company (TVSMC) berasal dari India TVS sangat serius berbisnis di Tanah Air Indonesia ini. Saking seriusnya, TVS membikin pabrik perakitan lagi, bahkan ikutan gabung di AISI. Bandingkan deh dengan pabrkan motor asal India, seriusan mana. Melihat jumlah jualan dari bulan Januari  - April 2011 ini, TVS masih kecil sekali. Sanggup gak ya di Indonesia.

Dari segi kualitasnya, pabrikan di India gak kalah hebatnya dari pabrikan Jepang. Buktinya, mesinnya saja mulus dan tidak getar seperti motor China. Finishingnya juga masuk kategori bagus. Tuh buktinya, Honda dan Yamaha bawa model asal India, New Mega Pro dan Byson.


Tapi penjualan bebek dan sportnya masih sangat kecil. Total penjualan selama 4 bulan (Januari-April) sebanyak 4,857 unit. Januari (835), Februari (982), Maret (1,573) dan April (1,469). (sumber AISI)

Semoga hadirnya Tormax 150 yang dilaunching belum lama ini bisa mengangkat jumlah jualan TVS di Indonesia. Jangan sampai gara-gara pertarungan Honda vs Yamaha, imbasnya malah ke brand-brand India.

Rabu, 18 Mei 2011

Harga Perkenalan Tormax 150, Cuma Rp 13,5 Juta Selama OTOBURSA 2011!!


Bikers Indonesia. 18 Mei 2011 - Baru saja dilaunching, TVS Tormax 150 sudah bikin gebrakan! Buat yang berminat pada bebek sporty ini, bisa manfaatkan harga perkenalan khusus TVS Tormax 150. 

Selama dipajang di OTOBURSA Tumplek Blek 2011, 21-22 Mei mendatang yang bertempat di Plaza & Parkir Timur Gelora Bung Karno, bebek bermesin 150 cc ini hanya dibanderol Rp 13,5 juta dari harga normalnya yang Rp 14,9 juta.

Mereka memang memberi harga khusus selama dua hari ajang OTOBURSA 2011 tersebut.

Eits, meski harganya murah tapi Tormax bukan produk murahan lho. Lihat saja fitur yang diklaim paling lengkap di kelasnya. Mulai dari knalpot dual tune, panel indikator digital, race mode sampai sistem pengecas ponsel, i-Charge tersemat pada Tormax.

Urusan dapur pacu, Tormax dibekali mesin 4-tak 150 cc berpendingin cair. Dan mesin yang memiliki 3 valve (2 masuk dan 1 buang) dan karburator Ucal 22 mm ini diklaim mampu menyembur daya hingga 13,2 dk. 

Bagaimana dengan ketahanannya? Jangan ditanya, Tormax yang sempat di tes di sirkuit sentul ini bahkan mampu menyabet gelar Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori “Pemrakarsa dan Penyelenggara Ketahanan Mesin Motor Terlama”.

Tertarik? Datang ke OTOBURSA Tumplek Blek 2011 ya!

TVS Tormax 150 Cuma Rp. 14,9 Juta !


Bikers Indonesia. 18 Mei 2011 - Motor keluaran terbaru dari PT TVS Motor Company Indonesia (TVSMCI) gencar diberitakan. Maka motor asal India ini resmi meluncurkan bebek super yang dijuluki Tormax ini.

Mereka menawarkan banyak fitur pada Tormax, termasuk fitur yang baru dikenalkan pertama kali di Indonesia bahkan di dunia.

Dari bodi luar desain Tormax diambil dari motor konsep vortex yang sempat dipamerkan di Jakarta MotorCycle Show tahun 2010 lalu. Desainnya terlihat minimalis tapi tetap menojolkan sisi sporty. Hal ini terkait dari garis bodi yang bersudut tajam, spakbor depan model terpisah, rem cakram depan-belakang dan suspensi monosok.


Semakin lengkap, motor yang mengandalkan panel speedometer full digital ini ditawarkan dengan 4 pilihan warna two tone. Diantaranya, biru-putih, merah-putih, merah hitam dan kuning-hitam, yang diberi nuansa sporty dengan grafis bendera balap.

Oiya, mesin yang ditanam pada Tormax juga tergolong bagus loh, yakni SOHC berkapasitas 148,75 cc yang bertenaga 13,2 dk. Meski berkonfigurasi tidur, dapur pacu ini sudah dilengkapi tiga klep, radiator dan memiliki piston rendah gesekan, serta transmisi 5 kecepatan.

Sedangkan urusan harga TVSMCI membanderol Tormax dengan harga Rp 14,9 juta on the road Jakarta, dan bebek super ini baru bisa dibeli setelah acara OTOBURSA Tumplek Blek pada tanggal 21-22 Mei mendatang.

Masuknya Tormax tentu akan makin menyemarakan persaingan motor underbone berkapasitas mesin besar, alias bebek super di Indonesia. Sebab sebelumnya segmen ini telah disesaki oleh Suzuki Satria F150, Honda CS-1 dan Yamaha Jupiter MX.

Selasa, 17 Mei 2011

TVS Tormax Tahan Mesin 70 Jam

Bikers Indonesia. 18 Mei 2011 - TVS Tormax membuktikan ketahanan mesin mereka PT TVS Motor Company Indonesia (TVSMCI) menggelar tes ketahanan di sirkuit Sentul pada tanggal 4-7 Mei 2011. 

Hasilnya, mesin 150 cc 3 valve milik Tormax mampu digeber selama 70 jam nonstop di trek balap internasional tersebut.

Bukan hanya membuktikan ketahanan mesinnya saja, tetapi TVS Tormax ini mendapatkan rekor muri dengan kategori “Pemrakarsa dan Penyelenggara Ketahanan Mesin Motor Terlama”.

Gak hanya itu saja tiga unit TVS Tormax wajib digeber dengan berbagai kondisi. Mulai dari cuaca cerah dan hujan, serta waktu siang dan malam.

Bahkan situasi yang cukup membahayakan seperti saat pengisian bensin dan penambahan oli, mesin Tormax masih dalam keadaan menyala. Ya ampun, itu kan bahaya banget ?

Dan satu lagi, para ridernya juga mengetes kecepatan tertinggi dari motor ini yang mencapai 131 km/jam. Kecepatan ini tercatat di speedometer digitalnya yang memiliki pencatat top speed.

Pengujian yang mereka lakukan tak hanya mengukur ketahanan mesin, namun sekaligus menguji kecepatan mesin dari TVS Tormax ini.

Wah hebat ya ?

Senin, 16 Mei 2011

TVS Tormax, Bebek Super Bertabur Fitur Futuristik


Bikers Indonesia. 16 Maret 2011 - Ada yang tau TVS Tormax. Nah kalau belum tau yuk kenalan dulu. TVS Tormax yang menjadi jagoan baru dari PT TVS Motor  Company Indonesia (TMCI) di kelas bebek super, diklaim menjadi varian yang memiliki fitur paling komplit yang tak  bakal ditemui pada model pesaingnya.

TVS Tormax ini ditujukan bagi anak muda yang senang  mengeksperesikan diri. Sehingga Tormax dibuat agar memiliki performa mantap, nyaman dikendarai dan bertabur teknologi tinggi.

Nah apa saja fitur - fiturmya. Yuk lihat langsung.


Pertama, bebek yng berkapasitas 150cc ini mengandalkan perangkat sokbreker belakang tipe monoshock bertabung gas, yang merupakan varian  pertama di kelasnya. Dengan konfigurasi horizontal, suspensi ini diakui dapat meningkatkan kestabilan berkendara.


Kedua, teknologi Dual Tune Muffler (DTM) yang menambah kesan sporty pada motor yang berharga Rp 14,9 juta ini. Masalahnya sistem DTM memungkinkan suara knalpot berubah dari normal menjadi gahar hanya dengan sentuhan tuas di dekat tuas choke saja.

Ketiga, tak hanya menampilkan sosok gahar, Tormax juga gak melupakan kodratnya sebagai alat transportasi dalam kota. Tak heran jika TVS menyematkan fitur lampu sein LED, automatic headlamp on (AHO) dan wheel hugger sebagai pelindung cipratan  air di belakang.

Bahkan bagasi bervolume 5 liter dan fitur unik berupa lampu  untuk menerangi plat nomor belakang juga terdapat pada Tormax. Sementara fitur andalan Tormax dalam menantang pesaingnya ada pada perangkat yang dinamakan Hi-Tech Digital Speedometer. Berbeda dengan motor sekelas yang juga mengaplikasi speedometer full digital, pada Tormax perangkat  tersebut dibuat lebih simpel.



Selain berfungsi sebagai panel kecepatan, jarak  tempuh, bensin dan suhu, seperti pada indikator umumnya, kali ini panel tersebut ditambahkan mode pengingat kecepatan maksimum dan perekam akselerasi 0-60 km/jam. 


Tak hanya itu, panel indikator ini juga dibekali fungsi pengingat masa service, racing mode panel, indikator aki hingga pengingat penggunaan helm. Berbekal fungsi lengkap, tak heran jika perangkat tersebut dihadirkan untuk mewakili nuansa teknologi tinggi nan futuristik pada motor berpendingin cair ini.

Rabu, 20 April 2011

Briptu Norman Kamaru Jadi Bintang Iklan Motor di India

Briptu Norman menerima Jupiter MX dari UBK (foto dari Google)

Bikers Indonesia. 21 April 2011 - Siapa sih yang gak tau Briptu Norman Kamaru yang dipanggil Oman dari Brimob Polda Gorontalo. Artis dadakan ini dalam beberapa minggu terakhir ini membalik kehidupannya dari Brigadir Satu menjadi Kesatuan Brimob berubah 360 derajat.

Pria yang baru setahun jadi anggota kepolisian ini punya banyak fans berat. Nggak hanya orang dewasa, anak-anak, baik laki maupun  perempuan menyukai  gayanya menyanyikan lagu India.


Berkat keberhasilannya melipsingkan lagu Chaiya-Chaiya dari Syachruhkan ini, putra bungsu dari 9 bersaudara  ini banyak mendapat apresiasi dari masyarakat.

Selain wajahnya yang sering tampil dilayar televisi, berbagai hadiah sebagai wujud apresiasi kreativitasnya diterima berbagai pihak. Baik berbentuk materi maupun beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK).

Hadiah yang sudah ia terima adalah 2 unit motor. Satu Jupiter-Z dari UBK, satu lagi dari Ilham Bintang, pengusaha media infotainment. Norman juga langsung diangkat menjadi Duta Seni dan Budaya Polri. Wah selmat ya Pak Norman !

Dengan hadiah 2 motor ini, ia mengaku senang sekali mendapatkan kenang-kenangan motor. "Terima kasih untuk hadiah yang sudah diberikan untuk saya. Semoga semua hadiah ini bermanfaat. Motor ini nantinya akan digunakan sebagai kendaraan operasionalnya di Gorontalo. Amien," ungkapny dengan muka yang lelah.

Norman yang telah populer ini, kini ia dilirik oleh produsen yang berasal dari India di Indonesia. Salah satunya adalah TVS. Kabarnya TVS sedang 'memburu' Norman untuk dipakai dikegiatan ajang promosi yang mendukung penjualan.

Waah, selamat ya Pak Norman, udah tenar nih sekarang, tapi jangan lupa tugas anda sebagai Polisi Gorontalo.

Jumat, 21 Januari 2011

Kiprah TVS Motor Community (TMC)

Jakarta, 21 Januari 2011. Sekedar informasi bahwa kiprah ‘TVS Motor Community” atau “TMC” kini makin menyebar di Tanah Air. Awalnya dibangun oleh oleh produsen sepeda motor asal India, PT TVS Motor Company Indonesia sejak 2008, namun sejalan dengan perkembangan jaringan Regional Distributor (=main dealer) dan dealer penjualan motor di seluruh Indonesia, maka anggota dan pengurus TVS Motor Community melalui dan chapter-chapter wilayah ikut berkembang juga.
Kepengurusan TMC di Jadetabek, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali, pada umumnya sudah menunjukkan eksistensinya. Ada banyak kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, dengan aneka ragam pengurus dan anggotanya, entah itu sekedar kopdar (kopi darat) untuk bersilaturahmi diantara sesama pengguna motor TVS, bakti sosial, atau juga turing ke luar daerah.
Diupayakan agar di setiap kegiatannya, baik para pengurus dan anggota TVS Motor Community ikut juga membahas mengenai safety riding, hal ini pun didukung oleh PT TVS Motor Company Indonesia yang sedapat mungkin memberikan pengarahan atau menghadirkan instruktur di kegiatan-kegiatan TMC yang diselenggarakan. Adapun beberapa kegiatan TVS Motor Community (TMC) yang baru saja diselenggarakan, antara lain dari:
TVS Motor Community (TMC) Chapter Lampung
Kesibukan akan kegiatan sehari-hari, tak membuat para anggota TMC Chapter Lampung melupakan kopdar dan turing bersama di sela-sela waktu luangnya. Selain bertujuan mempererat tali silaturahmi antar pengguna motor TVS, juga disela-sela turing tersebut, sengaja menyempatkan waktu berkunjung di pabrik TVS Motor yang terletak di Karawang.
Turing bertema “TMC Lampung Nusantara” yang dilaksanakan di penghujung tahun 2010 lalu, sejak 23 Desember para pengurus dan anggota TMC Chapter Lampung, yakni 4 orang bikers, Bro Wawan, Bro Budi, Bro Yoyo dan Bro Vany. Mereka start dari dealer TVS Lampung di Jl. Teuku Umar No.16 A, Kedaton Bandar Lampung, dengan menggunakan 3 unit motor TVS yaitu 2 unit TVS Apache RTR 160 cc dan 1 unit TVS Neo 110 cc.
Ke-empat bikers yang masing-masing bekerja sebagai wirausaha, karyawan di SMP dan guru, tentunya juga sudah berbekal pengetahuan keamanan dan kenyamanan berkendara (safety riding), karena disadar bahwa turing ini melintas antar pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Lombok.
Dalam perjalanan tersebut, para pengurus dan anggota TMC Chapter Lampung ini menyinggahi beberapa dealer TVS Motor selama perjalanan dan bersilaturahmi dengan para pengurus dan anggota TVS Motor Community lainnya, seperti di Jakarta, Tegal, Semarang, Surabaya, Denpasar, Yogyakarta, Bandung dan kota-kota lainnya.
Pada kesempatan itu, ke empat bikers tersebut juga melanjutkan turing menyeberang ke Pulau Lombok, sekaligus menjadi ajang pembuktian ketangguhan motor TVS yang mereka tunggangi.
Sebelum menempuh perjalanan kembali ke Lampung, Bro Wawan, Bro Budi, Bro Yoyo dan Bro Vany menyempatkan diri berkunjung ke pabrik TVS Motor yang terletak di kawasan industri Suryacipta City Karawang Timur pada tanggal 5 Januari lalu. Mereka diterima dan disambut dengan ramah oleh V.Prabhakaran, Head of Manufacturing PT TVS Motor Company Indonesia, Joni Kiswanto, Service Manager dan Djody Herman, Product Trainer Manager.
Pada kesempatan tatap muka tersebut, juga disampaikan kesan akan ketangguhan motor yang berasal dari India ini selama perjalanan turing ke empat bikers tersebut, sehingga selama perjalanan tidak menghadapi kendala yang berarti.
Kesempatan berkunjung ke pabrik TVS Motor seluas 40 ha, ini pun digunakan untuk berfoto-foto di lingkungan pabrik TVS Motor tersebut. Total jarak tempuh perjalanan turing para brotherhood dari TMC Chapter Lampung ini adalah 3, 786 km membuktikan bahwa dalam 19 hari perjalanan turing dilakukan tanpa kendala yang berarti. Ke empat bikers asal Lampung ini pun kembali sampai di Lampung pada tanggal 9 Januari 2011.
Menurut info dari PT TVS Motor Company Indonesua, bahwa jaringan dealer penjualan dan servis motor TVS sudah tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan dalam waktu dekat akan beroperasi di Papua. Dibawah ini ada beberapa nama kontak TMC yang bisa dihubungi:
TMC Chapter Bali (pic: Putu Kori hp. 08179000322)
TMC Chapter Blitar (pic : Antonius hp. 08170100041)
TMC Barabai Kalimantan Selatan (pic: Dimas hp. 081808629)
TMC Parigi Sulawesi Tengah (pic: Bayu hp. 0818889430)
TMC Cirebon Jawa Barat (pic: Lukman hp. 0818889475)
TMC Gresik (pic:Antonius hp. 08170100041)
TMC Pasuruan (pic: Sanjaya hp. 0818600113)


Sumber : StephenLangitan.com

Minggu, 02 Januari 2011

Pengguna TVS Unjuk Gigi

GambarJakarta - Pengguna sepeda motor asal India, TVS mulai merebak di tanah air. Komunitas pengguna motor TVS-pun mulai bermunculan. Diantaranya pengguna motor TVS yang tergabung dalam TVS Motor Community (TMC) kota Bali, Sulawesi Utara dan Lampung.

Menutup tahun 2010, pengguna TVS itu mengadakan kopi darat dan turing di kota masing-masing. Minggu (2/1/2011), alasannya adalah unjuk gigi kepada pengguna motor lainnya jika TVS Motor Community (TMC) eksis dan bisa mensejajarkan diri dengan pengguna motor di Indonesia.

TVS Motor Community (TMC) Chapter Bali

Sejak Grand Opening TVS Bali pada 27 Agustus 2010 lalu, melalui PT Revayah pengguna motor TVS terus bertambah di pulau Dewata. Seiring dengan kebutuhan saling bertukar informasi dan berkumpulnya konsumen motor TVS, maka melalui PT Revayah selaku Regional Distributor TVS Motor untuk wilayah Bali mendeklarasikan TVS Motor Community (TMC) Chapter Bali pada 21 Oktober 2010.

Dan dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi dengan sesama anggota TMC, para anggota melakukan turing bersama pada 17 November 2010 lalu. Mengambil start di dealer TVS Bali jalan Gatot Subroto no. 522 XX Denpasar, para pengguna motor TVS Neo, TVS RockZ dan TVS Apache yang berjumlah lebih dari 30 bikers melakukan city turing menuju Kintamani dan Bangli.

Para anggota TMC Chapter Bali ini biasa melakukan kopdar setiap malam minggu di Simpang Enam jalan Teuku Umar, Denpasar. 
 
Apache Rider's Club (ARC) Chapter Sulawesi Utara

Para pengurus dan anggota pemilik motor sport dari India, TVS Apache RTR 160 cc di Manado yang tergabung dalam Apache Riders's Club (ARC) melakukan kegiatan bertema "ARC Berbagi Kasih", dimana kegiatan bakti sosial ini diawali dengan gelar bazaar barang-barang sembako, keperluan sehari-hari hingga helm dan jaket turing. Bazaar ini digelar di pelataran parkir dealer TVS Manado di jalan Yos Sudarso no. 80-82, Pal Dua Manado mulai Senin 20 Desember-Kamis 30 Desember 2010.

Selain itu kegiatan baksos yang bertemakan cinta kasih kepada sesamanya ini, juga menggelar hiburan berfoto untuk anak-anak dengan Santa Claus, membagikan bunga mawar kepada para ibu di Mega Mall berkaitan dengan hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember dan pada malam Natal 24 Desember. Hingga penyelenggaraan cek kesehatan gratis untuk kalangan umum.

Hasil dari baksos ini disumbangkan ke panti sosial, masing-masing ke panti sosial muslim dan panti sosial Nasrani di dalam kota Manado. Pada hari penutupan tahun 2010, ARX Sulawesi Utara mengundang para  bikers dari komunitas motor di kota tersebut untuk tahun 2010, yakni dengan mengadakan malam renungan.

Bikers pengguna motor TVS yang tergabung dalam ARC Chapter Sulut ini sudah terbentuk lebih dari 2 tahun itu juga selalu aktif mengadakan turing dalam kota Manado, hingga luar pulau. Seperti turing ke Palu, Makassar, Bandung, Jakarta, Surabaya hingga Denpasar untuk menjalin silaturahmi dengan para pengguna motor TVS di luar pulau Sulawesi.

TVS Motor Community (TMC) Chapter Lampung

Kesibukan sehari-hari tak membuat para anggota TVS Motor Community Chapter Lampung melupakan kopi darat dan turing bersama. Dan dalam rangka menutup tahun 2010, para bikers pengguna motor TVS ini mengadakan turing bertemakan "TMC Lampung Nusantara" sejak 23 Desember 2010 hingga 9 Januari 2011.

Memulai perjalanan dari diler TVS Lampung di jalan Teuku Umar No. 16 A, Kedaton Bandar Lampung, 4 bikers pengurus dan anggota TMC Chapter Lampung ini dilepas keberangkatannya dengan menggunakan 3 unit motor TVS, yaitu 2 unit TVS Apache RTR 160 cc dan 1 unit TVS Neo 110 cc.

Menikmati perjalanan dari Lampung menuju Lombok itu, dimanfaatkan para bikers ini juga untuk bersilaturahmi dengan para pengguna motor TVS dan mengunjungi beberapa diler motor TVS yang tersebar di pulau Jawa dan Bali.

Keempat bikers yang masing-masing bekerja sebagai wirausaha, karyawan di SMP dan guru, tentunya juga berbekal pengetahuan keamanan dan kenyamanan berkendara (safety riding), karena turing ini menempuh perjalanan sekitar sekitar 2.000 km. Dan mereka juga berkesempatan untuk mengunjungi pabrik PT TVS Motor Company Indonesia yang terletak di Karawang Timur, Jawa Barat, sebelum para bikers tersebut kembali ke Lampung melalui Jakarta.

Kamis, 16 Desember 2010

TVS Masuk Bengkulu

GambarBengkulu, 17 Desember 2010 - Produsen motor India, TVS terus memperluas jaringan bisnisnya di Indonesia. Dan yang terbaru, TVS kini mulai menginvasi Bumi Rafflesia, Bengkulu.

PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) melalui PT Good Motor sebagai Regional Distributor (main dealer) TVS Bengkulu kini mulai beroperasi. Sejumlah dealer pun mereka siapkan untuk memenuhi keinginan calon konsumen mereka disana.

Diketahui kalau peresmian datangnya TVS di Bengkulu ini diresmikan oleh Wakil Walikota Bengkulu Edison Simbolon sebagai tanda dukungan pemerintah atas kehadiran TVS Motor di propinsi Bengkulu.
Kehadiran TVS di daerah Bengkulu ini selain menghadirkan produk sepeda motor berkualitas, layanan konsumen berupa bengkel dan suku cadang yang baik, juga diharapkan dapat membantu menggerakkan ekonomi daerah terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, kini TVS Motor sangat senang bisa hadir lebih dekat dengan masyarakat Bengkulu. Kami berharap kehadiran kami dapat dimanfaatkan masyarakat untuk dapat langsung mencoba keandalan produk sepeda motor TVS Neo, TVS RockZ maupun TVS Apache.

Dan untuk permulaan, TVS akan memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri dari Asuransi Jasaraharja Putera selama satu tahun bagi masyarakat Bengkulu yang membeli motor TVS di dealer-dealer baru mereka antara lain TVS Bengkulu di JL. Kalimantan Raya No. 12, TVS Tebeng, TVS Kandis, TVS Curup, TVS Penarik-Mukomuko, dan TVS Kepahiang serta TVS Lebong.

Dengan hadirnya dealer-dealer baru ini, total telah ada 130 dealer TVS baru yang mereka bangun sejak bulan Maret 2010. Ke 130 dealer itu menyebar ke wilayah Jadetabek (Jakarta,Depok,Tangerang,Bekasi), Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi dan akan segera hadir di Papua dengan konsep 3S (Sales, Sarvice, Spare part).

Senin, 22 November 2010

TVS Akan Buat Motor Super Murah

Jakarta, 23 November 2010 - Setelah China, India memang menjadi pusatnya motor-motor murah. Kabar terbaru terungkap TVS bakal menghadirkan motor dengan banderol super murah.

Pabrikan roda dua asal India itu berambisi untuk melahirkan motor termurah sejagat seperti yang digenggam Tata Nano sebagai mobil paling murah di dunia.

Meski masih menyimpan rapat-rapat mengenai kehadiran motor super murah tersebut, namun Ketua TVS Venu Srinivasan mengungkapkan bakal memproduksi model berbiaya rendah. Demikian dilansir Financial Express, Selasa (23/11/2010).
Di India sendiri untuk segmen motor murah berkapasitas 100 cc masih dipegang Hero Honda CD Dawn (Rp6,8 juta). Kemudian disusul Yamaha Crux (Rp6,9 juta), TVS Star Sport (Rp7,3 juta), dan Bajaj Platina (Rp7 juta).

Nah, prediksi awal menyebutkan produsen sepeda motor berlambang kuda itu akan memunculkan produk dengan banderol Rp5,3 juta atau bahkan lebih murah dari itu.

Harga ini mencuat mengingat TVS bukan satu-satunya produsen motor yang berencana menghadirkan varian berharga terjangkau. Sebab kabar dari Jepang telah menyebutkan Honda juga tengah siap-siap menggelontorkan produk dengan harga Rp5 jutaan untuk pasar di China dan India.

Persaingan tak hanya muncul dari Honda, sesama produsen India pun TVS akan dapat saingan. Sebab Mahindra juga telah mengembangkan motor murah 100 cc.

Jika Honda, TVS, dan Mahindra sudah bernecana menggelontorkan motor-motor murah, maka bukan tidak mungkin produsen lain seperti Bajaj, Yamaha, serta Suzuki ikut terjun ke segmen ini.

Minggu, 07 November 2010

Intip Kehebatan Bebek Sport TVS

Jakarta, 8 November 2010 - Pasar sepeda motor jenis bebek high end dipastikan bakal kedatangan pemain baru dengan munculnya bebek sport dari TVS tahun depan.

Bahkan jauh sebelum meluncur 2011 mendatang PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) sudah lebih dulu memajang motor terbaru ini di gelaran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010.

Memang TVS belum terang-terangan membuka tabir bebek sport tersebut, tapi dibalut modifikasi bertema TVS Vertex, jelas terlihat garis-garis dasar desain bebek sport anyar ini.
Nah, daripada penasaran dengan bebek sport TVS yang nantinya bakal bersaing dengan Suzuki Satria ini, mending kita intip dulu kelebihan motor 150 cc tersebut.
Dari data yang dilansir TVS saat gelaran JMCS 2010 lalu disebutkan, TVS Vertex yang merupakan cikal bakal bebek sport TVS akan menggendong beberapa komponen yang sejatinya ada di motor sport.

Misalnya saja suspensi depan yang telah menggunakan jenis up side down, serta penggunaan ban ukuran 90/80 R17. Walau saat tampil di JMCS 2010 Vertex dibalut ban tipe slick, namun bukan tidak mungkin ukuran pelek tetap sama hanya menganut ban yang lazim dipakai harian.

TVS juga telah menggunakan rem cakram berdiameter besar dibangian depan, serta untuk roda belakang juga telah dibekali disk brake. Artinya kedua roda telah dilengkapi piranti pelahan laju yang cukup mumpuni.

Sayangnya TVS tidak melansir apa kehebatan jeroan yang disandang Vertex. Produsen yang berpusat di India itu hanay mencantumkan bebek sport ini menggunakan mesin 150 cc.

Jumat, 05 November 2010

Inikah Bebek Super TVS?

GambarJakarta, 6 November 2010 - Produsen motor TVS sudah memastikan diri akan memproduksi motor bebek
berkapasitas 150 cc yang mereka juluki 'bebek super'. Nah, bila kita sambangi stand TVS di ajang Jakarta MotorCycle Show yang saat ini tengah berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) ada sebuah motor bebek berkapasitas 150 cc yang dimodifikasi. Apakah ini motor 'bebek super' tersebut?

Apalagi dalam penjelasan di motor yang diberi-nama Vertex 150 itu TVS dengan terang-terangan mengatakan kalau motor tersebut adalah motor konsep yang mengaplikasi desain MotoGP sehingga motor ini pantas dijuluki motor bebek racing sejati.
"Dengan mesin 150 cc yang menghasilkan tenaga besar saat kita butuhkan didukung oleh desain monoshock horizontal yang memberikan kenyamanan berkendara dan kelincahan bermanuver," tulis TVS.

Sebelumnya PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) telah memastikan diri
memproduksi 'bebek super' ini dengan kode N54 untuk menemani motor bebek India yang sudah hadir lebih dulu seperti Neo dan Rockz.

Dalam aplikasi yang disetujui Kemenperin, motor yang kemungkinan akan
diluncurkan pada tahun 2011 mendatang itu hadir dalam dua model TVS N54 DD M/T dan TVS N54 SINGLE DISC M/T. Aplikasi keduanya dinyatakan 'selesai' oleh Kemenperin.

Benarkah motor ini yang dimaksud sebagai 'bebek super' tersebut? Sayang pihak TMCI hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi.

Kamis, 04 November 2010

Wego Bukan Calon Skutik TVS di Indonesia

Jakarta, 4 November 2010 -  Kehadiran skuter matik (skutik) TVS Wego langsung menyedot perhatian okezone. Mungkinkah ini calon skutik TVS yang bakal beredar di Indonesia?
"Untuk Wego kita hanya display saja, ini unit yang beredar di India," sebut Chief Operating Officer (COO) PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) Darmady Tjuatja ketika ditemui di sela acara Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (3/11/2010).

Ia mengungkapkan, saat ini TMCI selaku agen tunggal pemegang merek sepeda motor TVS di Indonesia memang sedang menggodok mesin baru untuk model skutik. "Tapi bukan Wego yang akan kita pasarkan," jelasnya.
Dirinya menyebut ada beberapa karakteristik dari Wego yang tidak mungkin untuk dipasarkan di Nusantara. "Di antaranya material bodi dari bahan stainless stell, rata-rata motor di Indonesia berbodi dari bahan fiber," katanya.

Tak hanya itu, ukuran ban dan pelek juga dianggap terlalu kecil untuk ukuran skutik saat disandingkand engan skutik lain terutama dari Jepang.

"Wego masih pakai pelek 12 inci, sementara skutik Yamaha dan Honda rata-rata ukuran pelek 14-16 inci," ujar dia. Ukuran pelek ini, lanjut Darmadi, berpengaruh dengan karakteristik konsumen di dalam negeri.

Dirinya mengatakan saat Yamaha dan Honda memakai pelek berukuran kecil untuk skutiknya ketika pertama kali keluar maka kurang sukses di pasaran. "Demikian juga dulu Kymco sempat datang dengan skutik berpelek kecil tapi gagal juga," katanya.

Oleh sebab itu, skutik bermesin 109,7 cc 4-tak single cylinder OHC air cooled itu bukan ditujukan untuk pasar Indonesia. "Jadi display saja bahwa TVS punya skutik," tukas Darmadi

Rabu, 03 November 2010

TVS Coba Pamerkan Skutik di JMCS 2010

Jakarta, 4 November 2010 -  Ada yang menarik pada booth TVS di gelaran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010. Produsen sepeda motor yang berpusat di India itu memajang skuter matik (skutik) Wego.
Di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, TVS Wego tampil seakan tertutup oleh deretan motor-motor TVS lainnya seperti RockZ, Neo, dan Apache.
Maklum dimensinya hanya 1.834 mm x 640 mm x 1.115 mm dengan jarak sumbu roda 1.275 mm. Cukup mungil dibanding skutik besutan produsen Jepang.
Skutik mungil ini dibekali mesin 109,7 cc 4-tak single cylinder OHC air cooled. Bermodal mesin seperti itu, Wego sanggup menghasilkan tenaga hingga 8 PS di 7.500 rpm dengan torsi 8 Nm pada 5.500 rpm.
Sementara pada kaki-kakinya TVS mempercayakan suspensi model in line telescopic di bagian depan dan swing with spring load and hydraulic damper pada bagian belakang.

Suspensi jenis ini mengapit kuat ban berukuran 90/90 dengan pelek berukuran 12 inci pada ke dua rodanya.