Tampilkan postingan dengan label Malaysia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malaysia. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Februari 2011

Bab Kedua Pra-Musim Terungkap di Sepang

Bikers Indonesia. 21 Februari 2011 - Rangkaian Malaysia akan menjadi tuan rumah kedua dari tiga Tes pra-musim tahun 2011 minggu depan, sebagai awal musim bergerak semakin dekat.

Hampir tiga minggu setelah pengangkatan sebelumnya di International Sepang Circuit kelas MotoGP kembali ke lokasi putaran kedua dari belakang dari Kejuaraan Dunia 2011, sebagai 17 pengendara yang akan membuat grid untuk kampanye yang akan datang terus pra-musim mereka persiapan di Malaysia. 

Test dimulai pada hari Selasa dan mereka yang hadir akan sekali lagi mengatasi panas dan kelembaban yang begitu sangat terkait dengan sirkuit, hanya satu dari banyak tantangan yang harus dihadapi di tiga hari dengan mempertahankan Juara Dunia Jorge Lorenzo dan jumlah nya semakin banyak judul saingan. 

Akan ada banyak tempat menarik di titik tengah dari jadwal Pengujian pra-musim, tapi satu yang mungkin tidak dipertimbangkan sebelum pembukaan Test adalah Marco Simoncelli akan tiba pada pertemuan kedua sebagai manusia untuk mengalahkan. Italia, memasuki musim kedua di kelas utama pada 2011, masih berlaku dalam pengaturan waktu terbaik 2'00 0,757 keluar terakhir kali, memimpin sekelompok mesin Honda (nya San Carlo Gresini RC212V adalah salah satu dari lima dalam tujuh top yang Timesheet) dan mendapatkan dalam 0.239s tahun 2009 rekor putaran Valentino Rossi sirkuit. 

Konsolidasi formulir musim awal RC212V itu adalah Repsol Honda duo Dani Pedrosa dan Casey Stoner, yang menghilangkan bekas keraguan bahwa operasi tulang selangka nya menjelang akhir tahun 2010 akan menghambat pra-musim adaptasi sementara Stoner ke Honda terus pergi dari kekuatan untuk kekuatan nya kedua naik itu. Pasangan ini akan tentu saja bertujuan untuk perbaikan dengan cara yang sama sekali lagi di Malaysia, seperti yang akan mereka Italia Andrea Dovizioso dan rekan kerja tim-mate Simoncelli's Hiroshi Aoyama. 

Lorenzo, yang baru saja 0.088s dari kecepatan Simoncelli, akan bertujuan untuk rel di saingan saat dia bekerja keras untuk mengatur lebih lanjut M1 nya dalam perjalanan ke tingkat optimal, dan Yamaha Factory Racing bersama rekan setimnya Ben Spies akan bekerja keras untuk memastikan prototipe membuat kemajuan lebih lanjut yang signifikan. Keduanya juga akan hadir di presentasi resmi tahun 2011 seragam tim pada hari Senin. 

Sepang "Dua" juga akan menyediakan Rossi dengan pemeriksaan berikutnya vital memulihkan bahunya, serta kemajuan pada Desmosedici GP11. Pembalap Tim Ducati berada di luar sepuluh besar pada awal bulan, fraksional lebih dari satu detik dari waktu atas, tapi tidak ada tanda-tanda panik dan Italia akan mempertahankan penyesuaian yang stabil untuk sepeda dalam upaya menjadi seperti terbaik disiapkan sebagai mungkin dan dengan yang lain Test di Qatar masih pergi. 

Rossi rekan setimnya Nicky Hayden Ducati performa terbaik lebih dari dua minggu yang lalu, dan tekad Amerika untuk mendorong pada pasti akan melihat dia melangkah lagi maju dengan GP11. Mapfre Aspar's Héctor Barbera, Pramac pasangan Loris Capirossi dan Randy de Puniet, dan rookie Karel Abraham (Cardion AB Motoracing) akan semua juga berharap untuk melihat manfaat yang signifikan dari tiga hari kerja keras pada Ducati masing-masing. 

Alvaro Bautista akan melanjutkan tugasnya untuk membawa sepanjang GSV-R untuk timnya Rizla Suzuki, dan rookie Cal Crutchlow dan Rakasa Yamaha Tech 3 tim-mate Colin Edwards akan mengambil tempat mereka masing-masing tinggalkan sebagai Brit terus pengenalan dengan MotoGP mesin. Moto2 Toni Elías Juara Dunia juga akan lebih dari bersemangat untuk melihat kembali ke kelas utama mengambil langkah di Honda LCR.


sumber : Moto GP

Kamis, 16 Desember 2010

Theerapong Sangthong: Tim Indonesia, Sangat Cepat dan Kompak

Malaysia, 16 Desember 2010 - Kekompakan tim balap Indonesia, juga diakui oleh para kontestan balap lainnya, saat Final Yamaha Asean Cup Race di sirkuit Melaka, Malaysia (11-12/10). Diikuti enam Negara Asia, Indonesia kian mengukuhkan diri sebagai jagoan balap motor bebek.

Aksi hebat rider-rider Indonesia juga diakui Theerapong Sangthong, manajer kontingen tim Thailand. “Mereka sangat cepat dan kompak. Itulah yang membuat Indonesia selalu diunggulkan di kompetisi ini. Saya tahu pebalap macam Hokky, Florianus dan lainnya. Saya pikir dia rider senior, yang akan menyulitkan pebalap kami masuk di pertahanan rider-rider
“Kami tahu Malaysia sebagai tuan rumah, akan kerja keras menciptakan prestasi, dan itu bakal menyulitkan kami, terlebih kekuatan tim Indonesia. Dari 7 tahun digelarnya acara ini, Indonesia tercatat 4 kali menjadi pemenangnya, dan Thailand 3 kali. Kompetisi tahun ini, terasa berat bagi kami untuk menjadi juara” paparnya lagi.

Untuk itu, Thailand cukup bermain realistis untuk menang. Masih menurut Theerapong, target utama yang timnya bidik justru di kelas Novice. Pasalnya Ia cukup faham kekuatan tim balap Indonesia yang turun di kelas Expert. “Jika main hitung-hitungan, realistisnya kami bidik di kelas Novice. Meski di kelas Expert, tetap kami bersemangat tinggi untuk menjuarainya. Sebab di kelas Expert, Indonesia menurunkan skuad berpengalaman dari tahun sebelumnya” ungkap Theerapong merendah.

Apa yang dikatakannya memang terbukti dilapangan. Di kelas Novice, Thailand sukses juara satu melalui Kannasoot Shitisena, diikuti oleh rider Indonesia, I Ketut Madiasta dan rider asal Filipina, John Emerson Inguito.

Sementara untuk kelas Expert, Indonesia mutlak meraih juara satu dan dua. Juara satu oleh Florianus Roy, juara dua oleh Ferlando Herdian. Sementara itu posisi ketiga diisi rider tuan rumah yaitu Sharil Izzuwan Md Noor.
Indonesia” Jelasnya.

 

Indonesia Menang, Jadi Obat Kangen Para Perantau di Malaysia

Malaysia, 15 Desember 2010 - Tak ada Bonek, tak ada pendukung Persija atau pun The Viking-Bandung. Tapi,  kemenangan Tim Yamaha Indonesia, di sambut ramai oleh para perantau yang menyaksikan final Yamaha Asean Cup Race (YACR).

Di saksikan sekitar 4000 penonton, partai final untuk mencari rider terbaik se-Asean ini cukup ramai. Sebagai tuan rumah, Malaysia jelas mengusung misi merebut piala bergilir dari tangan tim Yamaha Indonesia.

“Terus kebut Sharil, ayo…ayo salip !” seloroh penonton dari balik pagar pembatas, saat berlangsungnya final kelas Expert ke-dua.
Sorak ramai ketika salah satu rider mereka tampil apik, terus menggema. Tapi sebaliknya, jika rider Negara lain yang lagi “on” di depan, huh…, macam manaitu, curang kau, dan sederet umpatan lainnya. Wajar lah, kita pun begitu ya, ketika menyaksikan atlet nasional bertempur di hadapan sendiri. Nasionalisme yang muncul dalam bentuk teriakan-teriakan kecil.

Apa mau dikata, Indonesia yang tampil ngotot di kelas Expert, menempatkan 4 rider sekaligus di barisan depan. Tentu saja adegan ini, disambut meriah oleh beberapa puluh penonton, yang ternyata para perantau di negeri Jiran itu. Aksi mereka terbilang unik, pasalnya di tengah-tengah mayoritas penonton Malaysia. Wah…aksi nekad nih.

“Ayo…kalahkan yang lain,  terus…terus maju” ketus penonton dari Indonesia, yang juga diikuti puluhan teman-temannya.

“Saya senang banget mas, Indonesia bisa menang di sini. Pokoknya bangga banget, kayaknya rasa kangen pulang kampung terobati setelah lihat ini” kata Daryono, perantau dari Kebumen, Jawa Tengah, yang juga diamini teman-temannya.

Kejadian ini persis, ketika dua pebalap Indonesia yaitu Feriando Herdian, rider asal Bengkulu mampu tampil maksimal di barisan paling depan hingga finish, diikuti Iswandi Muis di urutan kedua dan Sharil (Malysia) di posisi ke-tiga, saat kelas Expert berlangsung.