Tampilkan postingan dengan label Lorenzo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lorenzo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Januari 2011

Lorenzo Habiskan Waktu di Bali, Sebelum Tes Pra Musim 2011


Bali, 21 Januari 2011 - 10 hari menjelang sesi latihan pertama pra musim MotoGP 2011, tentunya banyak pembalap yang melakukan persiapan dengan cara unik. Salah satunya Jorge Lorenzo, pembalap asal Spanyol itu memilih untuk menghabiskan waktu di Indonesia, sebelum akhirnya berangkat ke Sepang Malaysia pada awal Februari nanti, untuk mengikuti sesi tes pra musim MotoGP 2011. 


Keputusan Lorenzo untuk tetap tinggal di Indonesia setelah melakukan turing promosi bersama PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) pekan lalu, tentunya bukanlah keputusan asal yang diambil oleh Lorenzo. Selain karena sudah lama ia ingin berlibur di Bali, ini sekaligus agar ia lebih dekat terbang ke Malaysia untuk sesi tes pra musim 2011 pertama nanti. 

Adapun liburan yang dilakukan oleh Lorenzo, salah satunya adalah melakukan scuba diving bersama para profesional di Bali. Walaupun mengatasnamakan liburan pribadi, namun ia tetap menggunakan wetsuits bertuliskan slogan Yamaha ‘Semakin Di Depan’. 

Detail ini sepertinya benar-benar dianggap penting oleh Yamaha, sebagai bagian dari promosi mereka. Harusnya FIM juga melakukan hal yang sama, untuk mempromosikan ajang MotoGP lebih jauh ke semua kalangan. 

Tentunya bukan hanya melakukan liburan, namun Lorenzo juga tetap harus menjaga kondisi fisiknya agar tetap fit. Tidak heran jika Lorenzo melakukan hal-hal yang berkaitan dengan otot-ototnya. Jadi bagi FBL (Fans Berat Lorenzo), silahkan meluncur ke Bali, siapa tau saja bisa bertemu dengan Lorenzo di suatu tempat.

Selasa, 18 Januari 2011

Lorenzo wraps up Indonesia tour with Bali stop

Lorenzo wraps up Indonesia tour with Bali stop
Pembalap Yamaha pabrik menyimpulkan perjalanan promosi itu hari Senin, dan sekarang akan tetap berada di pulau Indonesiaberlibur hingga Uji MotoGP pertama 2011 jam Sepang bulandepan.

MotoGP Juara Dunia Jorge Lorenzo dibulatkan turnya Indonesia dengan singgah di Bali hari Senin, harus dilakukan dalam jadwalempat hari kejadian sibuk seperti bagian dari tur Yamaha Asianegara.


Setelah diterbangkan menjadi pulau berhenti hari Senin pagi dari sebelumnya jam Surabaya Lorenzo bertemu 1200 nasabah Yamaha setibanya. Dia berusia 23 tahun pabrik pembalapYamaha kemudian membawanya bagian dalam acara Indonesian tradisional pada panggung dengan 100 aktor lokal, ketika iasepenuhnya merangkul keramahan lokal.

Setelah acara itu atas pemilihan beruntung dan dealer Yamaha pelanggan bergabung Lorenzo untuk makan malam besar di restoran safari khusus. Dalam lingkungan spektakuler MotoGPdan pengunjung Juara Dunia sesama makan sementara dikelilingioleh hewan liar singa termasuk, macan dan buaya yang dipisahkan oleh tembok hanya kaca.

Sekarang Lorenzo akan menikmati liburan minggu Bali sebelum menuju Malaysia Januari 27 siap pejabat MotoGP yang pertamaUji 2011 dilakukan di Sepang dari 1-03 Februari.

Minggu, 05 Desember 2010

Lorenzo Tak Ingin Disebut Favorit Juara

Sport, 5 Desember 2010 - Jorge Lorenzo tampil memukau sepanjang musim 2010, dan dia terus mempertahankan performa tersebut pada tes post-season di Valencia, awal bulan lalu. Tak heran jika Juara Dunia MotoGP 2010 tersebut tetap menjadi favorit juara untuk musim mendatang.

Namun Lorenzo menolak anggapan tersebut. Mantan juara dunia dua kali kelas 250cc ini merasa, musim depan semua pebalap memiliki peluang yang sama, karena sama-sama mengawali pertarungan dengan nilai nol.

Saya tidak suka dengan favorit ini. Semua pebalap memulainya dengan poin nol sebelum seri pertama, dan jika anda ingin terus menjadi pemenang dan bertahan di puncak, maka anda perlu bekerja dan bekerja
-- Jorge Lorenzo


Memang, tak ada yang menggugat jika musim lalu menjadi panggung aksi Lorenzo di arena MotoGP. Dia mencuri perhatian dunia lewat sembilan kemenangan dari total 18 seri yang dilakoni, ditambah lagi dengan tujuh kali naik podium dan tidak pernah finis lebih rendah dari posisi empat. Sebuah prestasi yang sangat mencengangkan.

Bahkan, sebelum rekan setimnya yang juga pebalap legendaris, Valentino Rossi, cedera patah kaki akibat kecelakaan di Mugello, Italia, pada awal Juni, Lorenzo juga sudah menggunggulinya. Di klasemen sementara, Lorenzo berada di atas "The Doctor".

Untuk menunjukkan superioritasnya, Lorenzo melengkapi rangkaian kesuksesannya tersebut dengan tujuh kali meraih pole position dan empat fastest lap. Setelah itu, dia menobatkan diri sebagai juara dunia ketika finis ketiga di Malaysia, tiga seri menjelang akhir musim. Semua itu merupakan refleksi, 2010 menjadi musim paling indah bagi Lorenzo.

"Saya tidak berharap memiliki musim yang mencengangkan," ujar bintang Fiat Yamaha ini, kepada Crash.net Radio. "Itu hampir sempurna, karena mengakhiri kompetisi dengan sembilan kemenangan dan hampir selalu berada di podium pada setiap seri, tentu saja anda tidak bisa meminta yang lebih lagi. Setiap pebalap di dunia pasti ingin menjadi juara dunia di setiap kategori, tetapi khususnya di MotoGP. Itu adalah pencapaian maksimal yang anda bisa raih di dunia motor, dan kami melakukannya."

Ketika ditanya mengenai peluang besarnya untuk meraih gelar lagi dan sirkuit mana yang tetap diandalkan, Lorenzo hanya mengatakan bahwa tugasnya bakal berat untuk melakukan hal tersebut.

"Untungnya, tahun ini kami memiliki banyak hal," ujar pebalap berusia 23 tahun asal Spanyol ini. "Saya akan mengatakan mungkin Jerez, di mana saya meraih kemenangan yang mengagumkan, Silverstone, yang bagi saya secara teknis merupakan balapan terbaik sepanjang tahun dan juga Valencia, karena itu merupakan balapan terakhir di negaraku, dan saya harus menampilkan yang terbaik."

Tentang penampilannya yang menawan pada tes post-season di Valencia, Lorenzo mengakui bahwa persiapannya untuk mempertahankan gelar sudah dimulai. Akan tetapi, dia menampik anggapan bahwa apa yang ditunjukkannya di Sirkuit Ricardo Tormo--di mana Lorenzo menjadi yang tercepat dalam tes tersebut--menjadi indikasi bakal dominan lagi di musim 2011, sehingga layak jadi favorit juara.

"Tes sudah dimulai dengan baik. Kami mencoba motor baru, dan tampaknya bekerja dengan baik. Kami hanya perlu bekerja pada mesin, karena kami membutuhkan tenaga besar dan juga sedikit pada traksi. Tetapi Yamaha adalah motor juara dan saya bahagia bisa terus bersama mereka selama dua tahun lagi.

"Saya tidak suka dengan 'favorit' ini. Semua pebalap memulainya dengan poin nol sebelum seri pertama, dan jika anda ingin terus menjadi pemenang dan bertahan di puncak, maka anda perlu bekerja dan bekerja. Jika anda berhenti berusaha, semua orang akan melewatimu. Kami harus tetap bekerja!"

Senin, 01 November 2010

Rossi Ingin Akhiri dengan Manis

Sport, 2 November 2010 - Sempat dua kali menang di sana, MotoGP Valencia tetap bukan tempat "ramah" untuk Valentino Rossi. Tapi demi membenahi posisi serta memberi kado perpisahan untuk Yamaha, Rossi bakal datang dengan semangat ekstra.

Rossi gagal meraih kemenangan di Estoril akhir pekan lalu setelah hanya berada di posisi dua di belakang rekan satu timnya, Jorge Lorenzo.

Dengan demikian, Rossi kini tinggal punya satu balapan sisa lagi untuk bisa meraih kemenangan terakhirnya bersama Yamaha sebelum pindah ke Ducati pada musim depan.

Ia penasaran apa dia akan bisa melakukan peningkatan untuk Valencia, yang adalah lintasan yang cukup buruk untuk Dia. 

Segera setelah balapan usai, Rossi yang kini tengah menempati posisi ketiga klasemen pembalap di bawah Dani Pedrosa, akan melakukan ujicoba dengan Ducati. Itu sekaligus menjadi langkah pertama kepindahannya dari Yamaha yang sudah ikut mengantarnya ke empat gelar juara dunia dalam tujuh musim kebersamaan di MotoGP.

Ini menjadi pekan penting untuk dia dan masa depan Dia. Pertama-tama itu adalah balapan di mana ia bisa mengejar posisi dua klasemen. Kini ia ketiga, sebuah capaian bagus mengingat ia absen di empat seri dan ia banyak membalap dengan kondisi cedera.

Selama berkarir di kelas primer, Rossi pernah dua kali menjadi jawara di Valencia yakni pada musim 2003 dan 2004. Tapi ia pernah juga retired pada musim 2000 dan 2007. Bagaimana kali ini?

Sabtu, 30 Oktober 2010

Lorenzo Pimpin Free Practice II

Sport, 30 Oktober 2010 - Setelah sesi pembuka MotoGP Portugal tidak berjalan mulus akibat cuaca buruk, sesi Free Practice (FP) II dipimpin oleh juara dunia Jorge Lorenzo.

Cuaca di sirkuit Estoril kembali bersahabat dan lintasan menjadi kering seiring bersinarnya matahari. Dengan catatan waktu 1 menit 48.522 detik, pembalap Fiat Yamaha menjadi yang tercepat.

Posisi kedua ditempati pembalap Ducati Nicky Hayden, dengan selisih waktu 0.135 detik. Sementara rekan tim Lorenzo, Valentino Rossi, mengekor di belakang Hayden dengan selisih 0.361 detik.
Pembalap Ducati asal Australia, Casey Stoner, berada di posisi empat, sementara Ben Spies (Tech 3 Yamaha) dan Marco Mealndri (Gresini Honda) menempati posisi lima dan enam.

Masih dibalut cedera, andalan Repsol Honda Dani Pedrosa hanya mampu bercokol di urutan 13. Sedangkan Carlos Checa (Pramac Ducati), yang sempat absen tiga tahun, harus menjadi juru kunci di posisi 17.


Berikut hasil lengkap FP II GP Portugal 2010:
Pos  Rider                          Team                         Time              Gap
 1.  Jorge Lorenzo          Yamaha                  1m48.522s
 2.  Nicky Hayden           Ducati                      1m48.657s  + 0.135s
 3.  Valentino Rossi      Yamaha                   1m48.883s  + 0.361s
 4.  Casey Stoner           Ducati                      1m49.061s  + 0.539s
 5.  Ben Spies                Tech 3 Yamaha      1m49.721s  + 1.199s
 6.  Marco Melandri       Gresini Honda         1m49.784s  + 1.262s
 7.  Randy de Puniet     LCR Honda              1m50.043s  + 1.521s
 8.  Marco Simoncelli    Gresini Honda         1m51.273s  + 2.761s
 9.  Andrea Dovizioso    Honda                       1m52.294s  + 3.772s
10.  Loris Capirossi      Suzuki                        1m52.575s  + 4.053s
11.  Hector Barbera      Aspar Ducati             1m53.131s  + 4.609s
12.  Colin Edwards      Tech 3 Yamaha         1m53.510s  + 4.988s
13.  Dani Pedrosa        Honda                         1m53.592s  + 5.070s
14.  Aleix Espargaro     Pramac Ducati          1m53.769s  + 5.247s
15.  Hiroshi Aoyama     Interwetten Honda   1m54.389s  + 5.867s
16.  Alvaro Bautista       Suzuki                        1m54.410s  + 5.888s
17.  Carlos Checa         Pramac Ducati         1m54.444s  + 5.922s

Sabtu, 23 Oktober 2010

Lorenzo: Rossi Tak Beri Saya Gelar

Sport, 24 Oktober 2010 - Jorge Lorenzo menilai keberhasilannya menjadi juara dunia MotoGP 2010 bukan dikarenakan absennya Valentino Rossi di empat seri musim ini.

Setelah berlaga di ajang MotoGP sejak 2008, Lorenzo akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya untuk menjadi jawara di kelas paling bergengsi itu. J-Lo berhasil mendobrak dominasi rekan setimnya di Fiat Yamaha, Valentino Rossi.

Banyak pihak yang menilai keberhasilan Lorenzo menjadi juara dunia MotoGP musim ini lebih dikarenakan absennya Rossi dalam empat seri karena cedera patah tulang kaki.

Rossi terpaksa absen di seri Mugello, Silverstone, Assen dan Catalunya. Selain itu The Doctor juga mengalami kesulitan sepanjang musim ini dengan cedera bahu yang membuatnya harus operasi di akhir musim.
Namun, Lorenzo tidak sependapat bahwa cedera Rossi memberinya jalan untuk jadi juara dunia MotoGP. Rider 23 tahun itu mengaku tetap bisa mengalahkan enam kali juara dunia MotoGP tersebut musim ini.
Ya, dengan dia (Rossi) di trek,   tidak akan pernah mudah memenangkan balapan. Beberapa seri jadi   lebih mudah   (dengan absennya Rossi). Tapi, Dia tetap menang meski dia ada di sirkuit. Jadi, Dia tidak   berpikir    hasil ini karena dia absen. Dia tidak memikirkan hal itu.

Lorenzo kemudian mengaku tidak terlalu memikirkan kepindahan Rossi ke Ducati musim depan. Itu bukan masalah Dia. Fokus Dia adalah penampilan dan masa depan dia. Dia selalu ingin memberi yang terbaik untuk tim dan diri sendiri.