Tampilkan postingan dengan label Superbike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Superbike. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Desember 2010

Aprilia RS4 125 Juga Bakal Diboyong ke Dalam Negeri

Jakarta, 17 Desember 2010 - Tak hanya motor gede (moge) ber-cc besar, Aprilia 125 bermesin 4-tak juga dipastikan bakal masuk ke Indonesia tahun depan.
Selama ini di Indonesia sudah banyak beredar Aprilia RS125 namun yang bermesin 2 tak. Permintaan akan tipe mesin yang 4-tak dari motor sport ini menjadikan PT Sentra Kreasi Niaga (SKN) sebagai jaringan penjualan Aprilia di Indonesia "gatal" memboyong keluarga lain RS125. Oleh sebab itulah SKN berniat menghadirkan RS 125 bermesin 4-tak sekira pertengahan tahun depan.
Aprilia menamakan RS125 bermesin 4-tak sebagai RS4 125. Mesinnya tak kalah garang dibanding saudara tuanya.

Dengan bermodal sumber tenaga berkapasitas 125 cc DOHC 4-tak liquid cooled fuel injection, motor ini sanggup menghasilkan tenaga hingga 15 dk melalui sistem transmisi 6-speed.

Dengan sistem suspensi 41 mm inverted dan shock absorber with adjustable spring load, Aprilia menggunakan ban berukuran 110/80-17 di depan dan 130/70-17 di bagian belakang.

Nugroho belum mengemukakan barapa banderol untuk RS4 125 ini, hanya saja diprediksi kehadirannya bakal menggoyang pasar motor 250 cc di Tanah Air.

Aprilia RSV4 R Masuk Indonesia Februari 2011

Jakarta, 17 Desember 2010 - Pasar sepeda motor ber-cc besar bakal kedatangan tamu baru, pasalnya PT Sentra Kreasi Niaga (SKN) selaku jaringan penjualan Aprilia di Indonesia akan memasarkan RSV4 R.

Hal ini dikemukakan Direktur SKN Nugroho Tjandrakusuma, Jakarta, Kamis (16/12/2010).

Nugroho menuturkan RSV4 R akan masuk ke indonesia awal tahun depan. "Nanti kita akan perkenalkan Februari 2011," jelas dia kepada sejumlah wartawan.
Sesuai dengan namanya, Aprilia RSV4 R menyandnag mesin empat silinder berkapasitas 999.6 cc dengan keluaran tenaga mencapai 180 hp pada 12.500 rpm. Sementara torsi puncaknya bisa menembus  85 lb-ft di 10.000 rpm.

Sebenarnya ada dua varian dari RSV4 ini, satu tipe R dna satu lagi tipe Factory. Nugroho menyebutkan SKN hanya tertarik memboyong yang tipe R bukan Factory. Alasannya motor ini lebih pas digunakan di jalan raya.
Ia mengungkapkan meskipun memiliki sasis, desain, dan jeroan  yang sama, RSV4 R dan RSV4 Factory ternyata memiliki sejumlah perbedaan terutaam di bagian suspensi. Bila di RSV4 Factory telah mengusung suspensi dari Ohlin, versi RSV4R hanya akan mengusung Showa. Kemudan beberapa bagian bodi RSV4 Factory juga sudah menggunakan bahan serat karbon yang tidak dimiliki RSV4 R.
Nah, untuk yang penasaran ingin segera memboyong superbike Italia ini, maka harus siapkan kocek Rp400 jutaan.
Tertarik?

Sabtu, 04 Desember 2010

Ducati 1098R dari Jepang

Pontianak, 5 Desember 2010 - Gambar yang Anda lihat ini Ducati 1098R buatan Jepang? Kaget, kan? Sejak kapan Negeri Matahari dapat lisensi boleh memproduksi moge asal Italia tersebut!

Terus terang, sepeda motor ini terlahir dengan nama Yamaha Scorpio pada 2007. Berkat tangan terampil Agus Salim dari rumah modifikasi Evolution Motor Sport (EMS) di Pontianak (Kalimantan Barat), sepeda motor jenis sport itu berubah bentuk jadi moge asal Negeri Piza.

"Kebetulan punya limbah Ducati 1098R 2010 dari Amerika dan sangat eksklusif, maka saya pakai di Scorpio," ucap Agus yang dikenal sebagai pedagang limbah di Kota Khatulistiwa.

Untuk memasang kaki-kaki, menurut Agus, hal itu tidaklah susah karena seluruh rangka dibuat ulang. Dengan begitu, pemasangan pro-arm bisa langsung disesuaikan. "Kalau masih rangka asli, (kita akan) sibuk mengepaskan pegangan arm."

Agar bentuk rangka yang dibikin Agus, terutama subframe belakang, menjadi panjang dan memiliki dimensi sama dengan aslinya, ia mencarinya lewat internet. Hasilnya, duplikat bikinannya sama persis dengan Ducati 1098R.

Sementara itu, badan motor copy paste dari Ducati. "Masa kaki Ducati, tapi body-nya merek lain. Supaya benar-benar berkesan balap, model yang ditiru memang versi balap," kekehnya.

Cara pemasangan komponen pada Scorpio ini dilakukan Agus mengikuti 1098R, yakni steering dumper. Katanya, ia memakai perangkat Hayabusa 1.300. Kalau aslinya dipasang di bagian segitiga bawah upside down, maka steering damper pada Ducati yang asli itu sebetulnya berada di atas segitiga atas. "Sesuai konsep aslinya, jadi harus dipasang di atas dengan memodifikasi," papar Agus.

Yang menarik, Agus melengkapi modifikasinya itu dengan memasangkan kamera kecil di ujung buritan atas. Hasilnya seperti tunggangan pebalap Troy Bayliss di arena balap kejuaraan dunia Superbike.

Hebat!

Kamis, 11 November 2010

Sport, 12 November 2010 – Cal Crutchlow telah menyelesaikan tes perdana MotoGP dengan baik. Pembalap anyar Monster Yamaha Tech 3 fokus beradaptasi dengan motor M1.

Ya, setelah melewati dua hari tes, Crutchlow tampil cukup mengesankan. Meski sempat terjatuh pada hari pertama, namun mantan bintang Superbike berhasil melahap sekira total 133 putaran dengan mulus.

“Tes berjalan dengan mulus. Kami mengalami peningkatan catatan waktu setiap lap dan saya tampil cukup bagus di lap 35/36, yang mana saya mencatat waktu tercepat milik saya,” kata Crutchlow yang mampu mencatat waktu 1:33:483 detik.
Hasil itu memang belum cukup bagus di MotoGP. Pasalnya, Crutchlow hanya mampu finis di peringkat 13. Suksesor Ben Spies ini tertinggal 1,5 detik dari sang pembalap tercepat Casey Stoner.

Tapi Crutchlow tidak memperdulikannya. Pembalap asal Inggris mengaku lebih fokus dalam beradaptasi dengan motor. “Ini jelas mesin yang sangat berbeda dengan yang biasa saya gunakan dan kami mencoba menjajal motor selama mungkin,” jelas Crutchlow.

“Itu fokus saya saat ini. Lebih sering saya menunggangi motor dan saya akan semakin menikmatinya. Kami sedang mencoba beradaptasi dengan cara saya menunggangi motor dan feel saya,” tandasnya dikutip MotoGP.com, Jumat (12/11/2010).