Tampilkan postingan dengan label Yamaha Lexam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yamaha Lexam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 November 2010

Lexam Muncul, Honda Pede dengan Revo AT

Jakarta, 5 November 2010 - Kehadiran Yamaha Lexam tahun depan dipastikan bakal langsung menghadang Honda Revo AT yang telah lebih dulu meluncur kepasaran.

Lantas bagaimana tanggapan petinggi PT Astra Honda Motor (AHM) menghadapi makin ketatnya persaingan dengan kompetitor terberat mereka?

"Kita tetap yakin dengan Revo AT," tutur Senior General Manager of Sales Division AHM Sigit Kumala ketika ditemui disela acara Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010 di JCC Senayan, Jakarta.

Keyakinan Honda terhadap Revo AT ucap Sigit, karena bebek matik (betik) tersebut telah menggunakan mesin berfitur Program Fuel Injection System (PGM-FI), sementara Yamaha Lexam masih menggunakan karburator.
"Sistem injeksi pada sepeda motor itu akan booming di 2012 nanti, jadi apa yang kita terapkan saat ini merupakan teknologi masa yang akan datang," jelasnya.

Selain itu ia juga mengungkapkan penggunaan teknologi karburator pada mesin betik kuranglah tepat. "Karena mesin CVT itu kalau tidak pakai sistem injeksi akan banyak kekurangan," kata dia.

Sebagai contoh ujar dia, tarikan mesin akan kurang responsif dan juga konsumsi bahan bakar bakal lebih boros dibanding mesin betik yang telah menggunakan sistem injeksi.

Namun demikian ia mengakui jika penerapan sistem karburator akan menjadikan Lexam memiliki banderol yang dibawah Revo AT. "Tapi kalau mahal sedikit tapi teknologinya lebih maju ya kan tidak apa-apa," kekehnya.

Rabu, 03 November 2010

Yamaha Lexam Meluncur Januari 2011

Jakarta, 4 November 2010 - Walau sudah dipajang dalam gelaran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010, ternyata PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) belum resmi meluncurkan bebek matik (betik) Yamaha Lexam. Lexam rencananya baru akan diluncurkan awal tahun depan.
1-2 bulan dari sekarang lah, kira-kira Januari 2011. Ia menuturkan kemunculan Lexam di JMCS kali ini hanya untuk melihat bagaimana respon masyarakat terhadap bebek berteknologi CVT matik tersebut.

Karena it sambungnya, jika ada konsumen yang berminat maka belum bisa memesan Yamaha Lexam.
Produksinya sendiri belum jalan, jadi kalau pesan sekarang takutnya terlalu lama menunggu,
Pun demikian dengan harganya, Vincent belum bisa mematok berapa banderol untuk betik berlambang gapu tala itu
Lexam dibekali mesin 113,7 cc 4-tak 2 valve SOHC berpendingin udara yang masih menggunakan teknologi karburator. Jeroan itu sanggup menghasilkan tenaga 8,82 PS di 8.000 rpm dengan torsi puncak 0,89 kgf.m pada putaran 7.000 rpm.

Menggunakan transmisi tipe v-bet otomatis CVT dan chain drive, betik ini dianggap mengisi kekurangan motor bebek dengan kemudahan mengendarai ala motor skuter matik (skutik).

Dengan dimensi panjang 1.920 mm lebar 680 mm dan tinggi 1.075 mm, Lexam menggunakan suspensi teleskopic di depan dan suspensi ganda pada bagian belakangnya. Kaki-kaki ini mengapit ban berukuran 70/90 serta 80/90 yang membalut pelek berukuran 17 inci.