Tampilkan postingan dengan label Program Fuel Injection System (PGM-FI). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program Fuel Injection System (PGM-FI). Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Maret 2011

Syarat Ganti Knalpot Untuk Motor Injeksi

Bikers Indonesia. 30 Maret 2011 -  Hati-hati dengan pengguna motor injeksi jangan sembrngan ganti knalpot. Karna kalau salah, piston bisa ceket, dinding piston dan silinder baret. Wah peringatan yang serem yaa ?

Tapi peringatan itu setengah benr, setengah salah ! Baik injeksi atau karburtor sama. Ganti knalpot settingan harus disesuaikan.

Knalpot free-flow, tanpa resistensi. Proses pendinginan saat overlapping, katup in dan ex terbuka, tidak terjadi. Karena bahan bakar baru yang berfungsi membilas ikut terbuang. Hasilnya ketahanan mesin bagus.

Toh sah ganti knalpot free-flow demi menambah akselerasi motor injeksi. Malah menyetelnya lebih mudah. Tinggal menaikkan CO dan HC untuk mengatur jumlah bahan bakar yang masuk dengan alat diagnostik. Gak perlu ganti jeting.

Masalahnya, untuk menaikkan CO dan HC harus pake diagnostic tool. Jadi, kalau motor kalian injeksi dan mau ganti knalpot free-flow, mintalah seting pada bengkel resmi yang punya diagnostic tool.

Gitu Sob ? Jelas kan ?

Rabu, 01 Desember 2010

Perang CBR 250R Vs Ninja 250R Dimenangkan Honda

Jakarta, 2 Desember 2010 - Kemunculan Honda CBR 250R di gelaran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010, tak ayal yangsung menggelitik para pecinta motor sport 250 cc yang selama ini hanya dihadirkan Kawasaki Ninja 250R.

Beberapa pendapat pro dan kontra pun menghiasi kehadiran motor sport terbaru Honda itu. Ada yang suka tapi ada pula yang mencaci.
Para pecinta motor sport diminta untuk memilih, maka yang menurut mereka lebih baik di kelas motor sport 250 cc. CBR 150R atau Ninja 250R?
CBR250R menggunakan mesin 249 cc liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder berkode CS250RE dengan kompresi rasio 10,7:1. Ini berbeda dengan Ninja yang punya jeroan 248 cc 4-tak 2 cylinder liquid cooled yang memiliki kompresi rasio 11,6:1.

Namun jangan lantas remehkan CBR, karena Honda telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI). Sementara Kawasaki masih percaya dengan kaburator lansiran Keihin CVK30.

Untuk menopang dimensi motor dengan panjang 2.035 mm, lebar 0.720 mm, dan 1.125 mm, Honda menggunakan ban berukuran 110/70-17M/C di depan dan 140/70-17M/C dibagian belakang.

Sedangkan Kawasaki memiliki si karet bundar berukuran 100/70 50S dan 130/70 64S jenis Tubeless yang bersanding dengan pelek racing ukuran 17 inci.

Urusan variasi warna Honda menawarkan Candy Ruby Red, Sword Silver Metalic, dan Asteroid Black Metalic. Kawasaki punya lebih banyak pilihan dengan Candy Plasma Blue, Ebony, Passion Red, dan Lime Green.

Sabtu, 06 November 2010

Skutik Bongsor Honda Silver Wing

Gambar
Jakarta, 7 November 2010 - Bila Anda sempat datang ke Jakarta MotorCycle Show (JMCS) 2010. Coba tengok motor-motor yang dipamerkan pabrikan berlambang sayap tunggal mengepak. Karena di sana Anda akan menemukan skutik bongsor Honda Silver Wing. Motor skutik besar berkapasitas 600 cc ini adalah saudara kandung dari legenda Honda, Gold Wing.

Dilihat dari desainnya, motor ini laksana motor touring sejati dengan tubuh bongsor dan windshield besar yang membuat pengendaranya nyaman meski harus berkendara dengan jarak jauh.
Sementara dapur pacu berkapasitas bersih 582 cc hadir dengan teknologi dua silinder dan DOHC yang sudah mengaplikasi sistem pengabutan injeksi Programmed Fuel Injection (PGM-FI).
Dengan spek seperti itu ditambah transmisi otomatis dari CVT serta rasio kompresi 10,2:1, motor besar Honda ini memberikan tenaga 49 PS dengan torsi 53 Nm yang cukup untuk menempuh perjalanan jauh. Apalagi Honda juga mengklaim kalau motor yang memiliki berat kosong 245 kg ini juga irit bahan bakar.

Sebab dengan kapasitas tangki hingga 4,2 galon atau sekitar 15,8 liter, Silver Wing diklaim tetap irit dengan konsumsi bahan bakar 1:24 km perliter. Di kandangnya, Jepang, Silver Wing 600 ini dilepas dengan harga sekitar 705.000 Yen atau sekitar Rp 77,5 jutaan.

Kamis, 04 November 2010

Lexam Muncul, Honda Pede dengan Revo AT

Jakarta, 5 November 2010 - Kehadiran Yamaha Lexam tahun depan dipastikan bakal langsung menghadang Honda Revo AT yang telah lebih dulu meluncur kepasaran.

Lantas bagaimana tanggapan petinggi PT Astra Honda Motor (AHM) menghadapi makin ketatnya persaingan dengan kompetitor terberat mereka?

"Kita tetap yakin dengan Revo AT," tutur Senior General Manager of Sales Division AHM Sigit Kumala ketika ditemui disela acara Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010 di JCC Senayan, Jakarta.

Keyakinan Honda terhadap Revo AT ucap Sigit, karena bebek matik (betik) tersebut telah menggunakan mesin berfitur Program Fuel Injection System (PGM-FI), sementara Yamaha Lexam masih menggunakan karburator.
"Sistem injeksi pada sepeda motor itu akan booming di 2012 nanti, jadi apa yang kita terapkan saat ini merupakan teknologi masa yang akan datang," jelasnya.

Selain itu ia juga mengungkapkan penggunaan teknologi karburator pada mesin betik kuranglah tepat. "Karena mesin CVT itu kalau tidak pakai sistem injeksi akan banyak kekurangan," kata dia.

Sebagai contoh ujar dia, tarikan mesin akan kurang responsif dan juga konsumsi bahan bakar bakal lebih boros dibanding mesin betik yang telah menggunakan sistem injeksi.

Namun demikian ia mengakui jika penerapan sistem karburator akan menjadikan Lexam memiliki banderol yang dibawah Revo AT. "Tapi kalau mahal sedikit tapi teknologinya lebih maju ya kan tidak apa-apa," kekehnya.

Rabu, 03 November 2010

Honda Patok CBR 250R Mulai Rp42 Jutaan

Jakarta, 3 November 2010 - Senada dengan CBR 150R, PT Astra Honda Motor (AHM) juga mengaku belum mematok harga jual untuk CBR 250R.

Meski demikian Senior General Manager of Sales Division AHM Sigit Kumala mengungkapkan, motor sport 250 cc itu bakal dilepas dengan harga mulai dari Rp42 jutaan.
Akan bawa dua model, yang non ABS dan ABS. Untuk yang non ABS kita akan pasarkan direntang harga Rp42-44 juta, sementara yang ABS Rp46-50 juta.
Honda CBR 250R yang diluncurkan di Thailand beberapa waktu lalu erbekal jeroan dengan tipe CS250RE, liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder, Honda juga telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI), sama seperti yang ada di CBR150R.
Untuk menopang dimensi motor dengan panjang 2.035 mm, lebar 0.720 mm, dan 1.125 mm, Honda mempercayakan sistem suspensi telescopic di depan dan pro-link system untuk belakang. Kaki-kaki ini mengapit ban berukuran 110/70-17M/C di depan dan 140/70-17M/C dibagian belakang.

Honda CBR 150R Bakal Dipatok Rp30 Jutaan

Jakarta, 3 November 2010 - PT Astra Honda Motor (AHM) memang telah memajang CBR 150R, namun agen tunggal pemegang merek sepeda motor Honda ini belum resmi meluncurkan motor sport tersebut. 

Senior General Manager of Sales Division AHM Sigit Kumala menyebutkan, Honda CBR 150R baru akan diluncurkan tahun depan. 

Namun ia meyakinkan, CBR 150R yang bakal diluncurkan di Indonesia tahun depan akan memiliki spesifikasi yang sama dengan yang ada di Thailand. 

Sepsifikasinya sama, termasuk ada sistem PGM-FI juga.Sementara itu ketika disinggung berapa banderol CBR 150R yang akan dipatok AHM ketika diluncurkan tahun depan, Sigit mengungkapkan bahwa motor ini akan ada di kisaran Rp30 juta.

Rabu, 27 Oktober 2010

CBR250R Lebih Unggul Dibanding Ninja 250R

Bangkok, 28 Oktober 2010 - Honda sepertinya sadar bahwa kehadiran CBR250R bakal langsung head to head dengan Kawasaki Ninja 250R.

Namun produsen sepeda motor berlambang sayap ini yakin CBR250R punya banyak keunggulan dibanding Ninja 250R.

Presiden Direktur Honda Motor Jepang Tatsuhiro Oyama mengungkapkan, dari sisi desain, CBR 250R lebih menarik dari pada Ninja 250R. Fairing CBR lebih menarik dan lebih futuristik dari Ninja. Bangkok, Thailand, Rabu (27/10/2010). Selain itu katanya, CBR juga memiliki bobot total yang lebih ringan dibanding kompetitornya dari Kawasaki.Namun soal kemampuan mesin. Honda mengakui penggunaan jeroan single cylinder membuat keluaran horse powernya tidak seperti Ninja 250. Suara dari knalpotnya juga tidak seperti Ninja.

Di Thailand, Honda CBR250R mengusung mesin 249 cc liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder, Honda juga telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI).

Tak hanay itu CBR250R pun sudah mengusng sistem pengereman Anti-lock Brake System (ABS) yang tidak ada pada kawasaki Ninja 250R

President Director PT Astra Honda Motor (AHM) Yusuke Hori memastikan, ketika tiba di Tanah Air, spesifikasi CBR250R akan sama persis dengan yang beredar di Negeri Gajah Putih tersebut.

Awal Tahun Depan Honda CBR250R Masuk Jakarta

Bangkok, 27 Oktober 2010 - PT Astra Honda Motor (AHM) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Honda memastikan motor sport CBR250R akan masuk Indonesia tahun depan.

Akan tetapi, mereka belum dapat memastikan kapan pesaing Kawaski Ninja 250R ini akan tiba di Jakarta.

"Awal semester tahun depan. Tapi belum tahu bulan apa," ungkap President Director AHM Yusuke Hori kepada sejumlah wartawan di sela peluncuran CBR250R, Bangkok, Thailand, Rabu (27/10/2010).

Dia melanjutkan, CBR250R yang akan masuk Indonesia dipastikan memiliki model yang sama dengan motor sport yang dirilis hari ini. "Spesifikasinya sama. Tidak ada perbedaan," sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Hori juga mengatakan tahun depan AHM akan memiliki fokus untuk memasarkan motor sport.

Di Thailand, Honda CBR250R mengusung mesin 249 cc liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder, Honda juga telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI), sama seperti yang ada di CBR150R.

Untuk menopang dimensi motor dengan panjang 2.035 mm, lebar 0.720 mm, dan 1.125 mm, Honda mempercayakan sistem suspensi telescopic di depan dan pro-link system untuk belakang. Kaki-kaki ini mengapit ban berukuran 110/70-17M/C di depan dan 140/70-17M/C dibagian belakang. Ada juga pilihan yang telah memakai Anti-lock Brake System (ABS)