Tampilkan postingan dengan label CBR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CBR. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Februari 2011

Piston CBR Terbukti Ampuh Buat Satria F150

 

Bikers Indonesia. 25 Februari 2011 - Piston Honda CBR150 dipakai di Suzuki Satria F-150 terbukti ampuh. Geberan Antonius Petruk itu jauh meninggalkan lawan dengan selisih waktu hampir 2 detik. Tepatnya di Karawang Drag Bike 2011 lalu.

Motor milik Roby Davidsen Tansil dari New Gaya Motor ini, jawara di kelas FFA s/d 250 cc 4-tak. Ia menang berkat aplikasi piston milik Honda CBR150 yang lebih ringan.
Piston atau seher CBR150 cukup menguntungkan. Karena ringan dan bentuknya sudah seperti racing. Badan seher hanya sedikit yang bergesekan dengan dinding liner. Menguntungkan buat motor drag bike yang semuanya harus serba ringan.

Seher CBR150 yang digunakan oversize 300. Kini kapasitas silinder 215 cc karena sudah dibarengi naik stroke dengan penggantian setang seher punya Yamaha LS3.


Diameter seher 66,5 mm dibarengi stroke jadi 62 mm. Ini setelah pen kruk as dimodifikasi dan aplikasi pakai setang piston Yamaha LS3.
 
Tidak hanya seher dan stroke yang naik, rencananya magnet juga begitu. Dibikin lebih maju teknologinya. Magnet dibikin seperti milik spesial engine. Tapi, buat sendiri. Bentuknya mirip YZ125 namun sistem basah atau kerendam oli. Bobotnya dibikin 320 gram.

Pilih bobot 320 gram (lebih berat 20 gram dari magnet asli YZ125 atau motor drag umumnya), jelas punya alasan. Kata pria sumringah ini, bobot sedikit berat untuk mengejar rpm tengah ke atas. Ditujukan imbangi bobot total Satria F-150 yang cukup berat di kelasnya.

Biar piston enggak mentok, kompresi diamankan dengan memapas lingkar luar atau mendem piston 2 mm. Volume ruang bakar didukung kem LHK dan knalpot handmade.

Ia dapat dari pemilik motor tanpa diubah ulang. Karena speknya pas dengan karakter mesin. Cuma buka-tutup sangat rahasia.


DATA MODIFIKASI
Karburtor : Keihin PJ34 (40/122)
Per kopling: DBS
Pengapian : BRT I-Max 24 Step
Sok belakang : Kitaco 32 clik
Arm : Aluminium Thailand

Sabtu, 27 November 2010

Demi Motor Tua Rela Jual CBR

GambarJakarta, 28 November 2010 - Motor tua nan klasik jika berada di tangan yang benar pasti tidak akan berakhir menjadi bangkai. Jika dimodifikasi dengan pas, hasilnya akan menawan.

Seperti motor Honda CB100 tahun 1971 milik Donny Budi Setiawan, yang dimodifikasi oleh modifikator Budi Murtono.

Dengan tingkat kesabaran tinggi Budi Murtono menciptakan Honda CB100 ini menjadi  motor tua yang menawan.

"Untuk membangun motor ini membutuhkan waktu hingga 3 bulan. Karena sangat susah mencari bahan-bahan yang cocok," ujarnya.

Diselimuti warna Orange Honda CB 100 tahun 1971 ini memberikan kesan bahwa motor ini begitu lembut dan terlihat sangat muda.
"Warna yang dipilih adalah Orange tembaga yang terlihat sangat kalem. Selain itu saya juga menggabungkan beberapa spare part lain agar terlihat menarik," kata
Budi.

"Saya menggunakan Shock depan Honda Hornet custom dengan piringan Ducati.  Ditambah kepala babi Shogun, tromol depan Yamaha Scorpio dan pelek TDR ukuran 215- ban 100/70 ini untuk bagian depan. Sedangkan bagian belakang saya menggunakan Shock belakang YSS dan Tromol dari RX KING serta menggunakan plat gear MX," paparnya panjang lebar tentang motornya.

Sedangkan untuk bagian setang Budi menggunakan Kawasaki Ninja. "Tetapi untuk joknya saya memesan dari Jawa Timur," ujarnya.

Sang pemilik motor, Donny mengaku sangat senang busa memodifikasi motor CB ini. "Sebenarnya saya ingin punya dari dulu, tapi pas di Jakarta baru saya bisa memilikinya," ujarnya.

Untuk memodifikasi Honda CB100 tahun 1971, pria yang bekerja sebagai marketing perusahaan swasta ini harus menghabiskan uangnya sebesar Rp 25 juta dan menjual motor Honda CBR miliknya.

Minggu, 07 November 2010

JMCS 2010 Telah Ditutup

Jakarta, 8 November 2010 - Pergelaran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010, kemarin resmi ditutup setelah selama lima hari berturut-turut digelar sejak 3 hingga 7 November.

Tercatat Honda, Kawasaki, Suzuki, dan Yamaha, serta tak ketinggalan anggota terbaru Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), TVS Motor ikut berpartisipasi dalam pameran sepeda motor terbesar se-Indonesia ini.

Selain menampilkan motor-motor baru serta teknologi yang paling gres, mengusung tema “Safety Riding & Eco Friendly” JMCS 2010 juga memberikan informasi dan edukasi kepada pengunjungnya mengenai safety riding.
Pada setiap sesi pengajarannya program ini akan memberikan materi teori edukasi sehubungan dengan ketertiban dan keamanan berkendara sepeda motor dan kemudian peserta diberikan kesempatan untuk mempraktekkannya di area test drive yang telah dipersiapkan.
Diharapkan dengan penyelenggaraan safety riding course pada JMCS kali ini akan menambah wawasan pengendara sepeda motor hingga mendorong kesadaran akan keamanan berkendara dan menciptakan lingkungan berlalulintas yang tertib dan teratur.
JMCS 2010 juga ditutup dengan acara penyerahan penghargaan bagi pemenang stand terfavorit dan juga sepeda motor terfavorit yang di pilih pengunjung JMCS. Dimana stand favorit dimenangkan oleh stand Yamaha, sedang pengunjung JMCS 2010 menobatkan Honda CBR 250R sebagai pemenang sepeda motor favorit.

Kemudian sebagai puncak acara penutupan pada penyelenggaraan JMCS kali ini adalah pengundian 5 buah grandprizes dari APM peserta JMCS 2010.

Selasa, 02 November 2010

Harga CBR 250R Beda Tipis dengan Ninja 250R?

Jakarta, 2 November 2010 - Setelah resmi muncul di Thailand beberapa waktu lalu, Honda CBR 250R juga dipastikan bakal hadir di dalam negeri.

Dan ajang Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010 merupakan debut perdana untuk motor sport 250 cc itu di Jakarta sebelum resmi dipasarkan awal tahun depan.

Nah, yang jadi pertanyaan sekarang berapa PT Astra Honda Motor (AHM) bakal membanderol pesaing Kawasaki Ninja 250R itu. Harganya kemungkinan beda tipis dengan Ninja 250R.Selasa (2/11/2010).

Pihak yang tidak ingin namanya dicantumkan itu menyebut, jika saat ini Kawasaki Ninja 250R dilepas Rp46 jutaan, maka Honda CBR 250R bakal ada di kisaran Rp48 jutaan. Paling beda Rp2 jutaan dari Ninja 250R, tidak mungkin lebih dari Rp50 juta lah.
Namun lagi-lagi, kata dia, semua patokan harga untuk CBR 250R memang belum dibocorkan para petinggi AHM. Jadi semua masih digodok oleh tim marketing.

Masih dari sumber yang sama, CBR 250R yang akan dipasarkan di dalam negeri dipastikan bakal memiliki spesifikasi yang sama persis dengan yang diluncurkan di Thailand akhir Oktober lalu.

Semua spesifikasinya sama, mesin tetap pakai PGM-FI, tapi untuk yang ada ABS masih dipertimbangkan apakah akan kita pasarkan juga di sini atau tidak.

Jadi dengan harga hanya terpaut sedikit dengan Ninja 250R, maka AHM kata dia, optimis CBR 250R akan membawa angin segar untuk penjualan motor sport Honda di Indonesia.

Kamis, 28 Oktober 2010

AHM Jamin Layanan Purna Jual Honda CBR250R


Pattaya, 29 Oktober 2010 - PT Astra Honda Motor (AHM) menjamin layanan after sales bagi Honda CBR250R, menyusul rencana diboyongnya motor sport tersebut ke Jakarta awal semester tahun depan.
Hal tersebut diungkapkan Senior Manager Brand Management AHM Ferry Firman kepada wartawan di sela riding test Honda CBR250R di Pattaya, Thailand, Kamis (28/10/2010).
Tentu saja jika memboyong motor ini, kami akan memperhatikan after sales-nya. Dia mengatakan main servis akan memberikan pelayanan secara prima kepada konsumen Honda yang membeli CBR 250R. Seperti yang mereka lakukan untuk PCX dan motor-motor premium lainnya.
Firman mengatakan, jika melihat pasar saat ini AHM memastikan diri akan memasukkan CBR 250R ke Jakarta. Kalau dari segi posisi pasar, kemungkinan besar kita akan memasukkannya ke Jakarta.

Agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Honda di Indonesia ini sendiri rencananya baru akan meluncurkan CBR250R mulai awal tahun depan.

Hal tersebut mengingat untuk sementara motor sport ini baru untuk konsumsi publik Thailand. Di tahun berikutnya kemudian menyusul beberapa negara di Asia Tenggara lainnya termasuk India dan Indonesia.

Rabu, 27 Oktober 2010

CBR250R Lebih Unggul Dibanding Ninja 250R

Bangkok, 28 Oktober 2010 - Honda sepertinya sadar bahwa kehadiran CBR250R bakal langsung head to head dengan Kawasaki Ninja 250R.

Namun produsen sepeda motor berlambang sayap ini yakin CBR250R punya banyak keunggulan dibanding Ninja 250R.

Presiden Direktur Honda Motor Jepang Tatsuhiro Oyama mengungkapkan, dari sisi desain, CBR 250R lebih menarik dari pada Ninja 250R. Fairing CBR lebih menarik dan lebih futuristik dari Ninja. Bangkok, Thailand, Rabu (27/10/2010). Selain itu katanya, CBR juga memiliki bobot total yang lebih ringan dibanding kompetitornya dari Kawasaki.Namun soal kemampuan mesin. Honda mengakui penggunaan jeroan single cylinder membuat keluaran horse powernya tidak seperti Ninja 250. Suara dari knalpotnya juga tidak seperti Ninja.

Di Thailand, Honda CBR250R mengusung mesin 249 cc liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder, Honda juga telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI).

Tak hanay itu CBR250R pun sudah mengusng sistem pengereman Anti-lock Brake System (ABS) yang tidak ada pada kawasaki Ninja 250R

President Director PT Astra Honda Motor (AHM) Yusuke Hori memastikan, ketika tiba di Tanah Air, spesifikasi CBR250R akan sama persis dengan yang beredar di Negeri Gajah Putih tersebut.

Honda CBR250R Dijual Rp32-36 Juta

Bangkok, 27 Oktober 2010 - Harga motor sport honda CBR250R hingga saat ini masih belum jelas berapa harganya. Yang pasti, di Thailand motor ini dijual sekira Rp32-36 juta.

Hal tersebut terungkap dalam sesi tanya jawab saat peluncuran CBR250R di di Hotel Grand Centara kawasan Central World, Bangkok, Thailand, Rabu (27/10/2010).

Ada dua varian yang ditawarkan Honda untuk Honda CBR250R. Tipe standar dan yang telah dilengkapi dengan Anti-lock Brake System (ABS). Untuk CBR250R standar dilepas Rp32 juta, sementara yang telah memiliki sistem ABS dibanderol Rp36 juta.

Presiden Direktur Honda Tatruhiro Oyama mengatakan produksi motor ini akan dilakukan di Thailand.Mereka akan memulai produksi motor ini dengan Honda Thailand yang memiliki pengalaman panjang dalam melakukan produksi.

Setelah itu,  barulah mereka akan melakukan ekspansi produk tersebut ke beberapa negara di Asia Tenggara. Rencananya ekspansi tersebut baru akan dimulai awal tahun 2011 nanti.

Di awal tahun depan, Honda baru akan memulai memproduksi CBR250R di India melalui Honda Motorcycle and Scooter India.

Rabu, 20 Oktober 2010

Nih, Spesifikasi Lengkap All New CBR150R


Foto : Motoroid
Jakarta, 20 Oktober 2010 - AP Honda Co, selaku pemegang merek sepeda motor Honda di Thailand telah resmi meluncurkan generasi terbaru CBR150R.

Berbekal desain bodi yang benar-benar baru plus racikan mesin bersistem injeksi PGM-FI yang baru pula, Honda yakin akan meraih penjualan hingga 10.000 unit.

Bahkan President AP Honda Co Chiaki Kato sesumbar motor sport ini akan membawa cerita baru bagi pabrikan berlogo sayap itu.

"Peluncuran All New Honda CBR150R FI merupakan tonggak sejarah baru bagi Honda. Kini perusahaan membuktikan mampu masuk ke segmen 150 cc dengan teknologi PGM-FI," tutur Kato dalam keterangan resminya seperti dikutip dari ThaiPR, Rabu (20/10/2010).
Ia menyebutkan mesin baru ini menyajikan citra baru bagi para pecinta motor sport yang disesuaikan dengan kebutuhan para pelanggannya.

Nah, agar tidak penasaran mengenai spesifikasi dari CBR150R, berikut kami sajikan khusus untuk Anda.

All New CBR150R menggunakan mesin 4-tak DOHC liquid-cooled 149,4 cc dengan rasio kompresi 11:01. Memang tidak disebutkan berapa keluaran power maksimum beserta torsi puncak yang bisa dihasilkan oleh motor ini.

Namun penggunaan Programmable Fuel Injection (PGM-FI) dipastikan tangki bahan bakar berkapasitas 13 liter tidak akan cepat habis. Honda menjanjikan sistem PGM-FI ini membuat konsumsi bahan bakar lebih irit dari motor sport lainnya tapi tetap tak kehilangan tenaga.

All New CBR150R memiliki panjang 1.977 mm, lebar 695 mm, tinggi 1.130 mm, serta jarak sumbu roda 1.310 mm. Dengan dimensi seperti ini, motor ditopang dengan suspensi telescopic di bagian depan dan monoshock pada bagian belakang.

Kaki-kaki itu kemudian mengapit ban berukuran 100-80-17MC/52P serta 130/70-17MC62P. Honda masih mempercayakan sistem rem cakram tunggal bagi kedua rodanya sebagai piranti penghenti laju.

Ada tiga pilihan warna yang coba ditawarkan untuk motor sport seharga Rp22,7 juta ini. Sporty RWBRed-White-Blue HRC), Black (with black wings) dan Red (with black wings). (