Tampilkan postingan dengan label motor sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motor sport. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 April 2011

Apa Seperti Ini Desain Baru Bajaj Pulsar


Bikers Indonesia. 1 April 2011 - Seperti inikah desain baru Bajaj Pulsar di masa depan? Belu, ada yang bisa memastikan. Tapi rasanya sangat pantas bila desain ini benar-benar diwujudkan menjadi sebuah sepeda motor yang bakal diproduksi.


Tarikan garis tanki dan bodi belakang memang masih mirip Bajaj Pulsar yang saat ini beredar. Tapi sepertinya, untuk membuat desain ini jadi nyata butuh banyak perubahan.

Misalnya pada sasis, konstruksi monoshock-nya mengharuskan Bajaj membuat desain sasis baru yang memiliki tumpuan beban ada di tengah. 

Seperti dilaporkan indianmotosblog, Managing Director Bajaj Auto, Ravij Bajaj pernah mengungkapkan rencananya meluncurkan Bajaj Pulsar dengan platform baru di akhir 2011 mendatang. 

Konon Rajiv Bajaj mengatakan hal tersebut sebagai tanggapan atas diluncurkannya Honda CBR250R di India. Kita tunggu saja gebarakan pabrikan India ini!

sumber : MotorPlus

Kamis, 03 Maret 2011

AHRS Racing Team & CARGLOSS Ramaikan Motorsport Nasional

Bikers Indonesia. 3 Maret 2011 - Untuk meramaikan dunia motorsport di Tanah Air, akhirnya dua perusahaan PT. AHSR Racing Product dan PT. Murni Cahaya Pratama (MCP) melakukan kolaborasi.

Keduanya memiliki nama besar di bidangnya masing-masing. AHRS tak hanya  dikenal sebagai produsen dan pebisnis racing part, juga piawai dalam membina pebalap-pebalap berprestasi. 


Sedang MCP sangat popular sebagai produsen paint manufacturing dengan merek Cargloss yang kemudian merambah di bisnis plastic injection dan helmet industries.

Kolaborasi keduanya ini kemudian melahirkan tim balap baru dengan nama CARGLOSS AHRS Racing Team.

Pada musim balap 2011 ini dipimpin Mahali Soeriadiredja sebagai manager team dan Erick Saputra (assistant manager) ini akan terjun di kejuaraan Indoprix, Motoprix, Matic, Moto Cross dan Grass Track.

Pada kelas kejuaraan Indoprix , Cargloss AHRS Racing Team mengandalkan duet pebalap  Oki Ristan dan Arya Kurniawan. 

Sedang di Motoprix mempercayakan  Rzaludin Ridqi dan Edi Phedit. Dan di kejuaraan matic kekuatan tim  ditopang dua pebalap handal, Bram Prasetyo dan Adi Ari Wibowo

Di arena motocross, Cargloss AHRS Racing Team diperkuat 7 pembalap nasional, yaitu Farhan Hendro, Denny Orlando, Andre Sondakh, Reynaldi Goro, H. Arga, M. Arjun, dan Saiful. Sedangkan di ajang Grass Track nasional mengandalkan ketrampilan Akbar Topan.

“Seri demi seri balapan telah kami jalani, tahun demi tahun telah kami lalui, jatuh bangun kami sebagai sebuah tim papan atas nasional dalam mengikuti tiap seri event balap motor, membuat kami semakin kuat dan konsisten untuk terus mengikuti seri kejuaraan balap motor nasional maupun asia pada tahun 2011,” kata Haji Asep Hendro, pemilik AHRS Racing Team.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Harry Suherman, owner sekaligus President Director PT. MCP mengatakan bahwa kerjasama dengan AHRS Racing Team tidak hanya terbatas di pentas balap motor nasional saja, tetapi juga berkembang  dalam dunia bisnis.

“Melalui kerjasama ini, kami akan mendorong produk helm Cargloss berkembang bersama Cargloss AHRS Racing Team,” tegasnya.

sumber : Okezone.com

Jumat, 11 Februari 2011

Scorpio Hybrid Coretan Tangan

Bikers Indonesia. Jakarta 12 Februari 2011 - Desain motor masa depan banyak dijadikan acuan modifikasi. Seperti desain yang diadopsi dari kendaraan di film Transformers. Umumnya memang mengacu ke arah robotik dan bernuansa hi tech atau hybrid.

Pada edisi ini MOTOR Plus kembali menyodorkan galeri modifikasi robotik hasil kreasi modifikator dari berbagai daerah. Lewat ubahan ini mereka menuangkan seluruh ide yang semula hanya khayalan dan akhirnya mampu en skases diwujudkan. Meski basicnya bukan dari motor baru, namun karya mereka patut diapresiasi.

Bengkel modifikasi G2C bisa dibilang sudah terbiasa menggarap motor konsep. Makanya, langsung klop kala Reindra menyodorkan gambar motor konsep IZH Hybrid hasil coretan Igor Chak from Rusia. Pemilik Yamaha Scorpio ini juga minta dibuatkan modifikasi yang enggak pasaran dan kental nuansa besutan masa depan itu.
“Kebetulan sudah lama punya konsep desain yang disodorkan, tapi belum ada customer tertarik. Sampai akhirnya Rendra bawa desain dan kami langsung sepakat,”  sebut Wardoyo, bos G2C yang buka bengkel di Gandul, Cinere, Depok.

Tapi, namanya juga baru coretan tangan alias desain, enggak gampang untuk merealisasikan dalam sosok sebuah motor. “Untungnya mengandalkan pelat, jadi lebih mudah dibentuk meski memiliki sudut ekstrem,” lanjut Wardoyo yang bukan bermakna warung doyong.

Mulai dari desain tangki dan cover bodi samping, seluruhnya dibuat semirip mungkin dengan konsep IZH Hybrid. “Dibentuk mengandalkan pelat 0,8 mm, jadi enggak terlalu berat,” urai Wardoyo.

Untuk memudahkan proses pembuatan bodi sebelum pelat dipotong, terlebih dahulu dibuatkan mal atau pola pakai kertas karton. “Potongan mal karton ini yang membuat bentuk yang diinginkan bisa mirip dan dimensi yang diinginkan juga sesuai Yamaha Scorpio,” jelas builder asli Solo, Jawa Tengah.

Desain paling unik pada motor ini ada pada suspensi depan. Itu lantaran Igor Chak mengambil ide dari motor IZH 1 yang diproduksi 1929. Jadi, modelnya seperti sokbreker depan motor jadul.

Untuk meyerupainya bagian suspensi Scorpio standar ditutup kondom pelat dan diselipkan lampu proyektor pada bagian kanan dan kiri. “Ini yang bikin areal depan motor jadi tampak terlihat lebih lebar,” lanjut Wardoyo yang bongsor ini.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Biar bagian bawah mesin lebih berisi, juga ikut dipasang engine guard dengan desain ciamik. Modelnya hampir menutup bagian bak mesin bawah. "Kalau dilihat sekilas, desain seperti menyatu dengan pemasangan dua buah knalpot," lanjut Wardoyo yang mendesain silencer knalpot berbentuk persegi sesuai model aslinya. 


Perbedaan lain dengan konsep IZH terdapat pada suspensi belakang. Kalau desain aslinya dibuat sok ganda, oleh Wardoyo malah diubah jadi model monosok. Namun bodi belakang tetap sama. Yakni, mengandalkan jok tunggal yang memiliki desain futuristik.

Untuk ubahan lampu belakang, Scorpio ini sudah mengandalkan stop lamp milik Yamaha New Jupiter Z. Meski mengandalkan part motor lokal, namun pemasangan yang pas bikin mika lampu jadi terlihat klop dengan bodi belakang.

Fasilitas sistem navigasi modern juga turut dilengkapi pada ubahan Scorpio ini. Dengan memasang monitor GPS Garmin tipe Nuvi yang ditempel di breket setang.

“Konsep aslinya IZH juga sudah dipasangi perangkat semacam GPS. Jadi saya coba membuat fasilitas yang sama,” timpal Reindra yang juga sudah pasang spidometer digital baru kepunyaan Yamaha Byson..

DATA MODIFIKASI
Ban depan         : Pirelli 120/60-17
Ban belakang    : Battlax 140/70-17
Knalpot               : Custom
Pelek belakang : Custom

Selasa, 01 Februari 2011

Bajaj: KTM 125 Duke Mungkin Masuk Indonesia!

Bikers Indonesia. Jakarta, 1 Februari 2011 -  KTM 125 Duke cukup bikin air liur menetes, penampilan sporty-nya dan dimensinya yang tidak terlalu besar rasanya cocok untuk orang Indonesia.

Dari pada penasaran, redaksi berinisiatif untuk menanyakan masa depan KTM 125 Duke di Indonesia kepada PT Bajaj Auto Indonesia (BAI). Kenapa ke Bajaj, karena Bajaj memiliki 31 persen saham di pabrikan Austria, KTM.


Bahkan kabarnya KTM 125 Duke dikembangkan bersama Bajaj dan akan segera dijual di India lewat Bajaj sebagai distributornya. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Apakah KTM 125 Duke bakal masuk Indonesia lewat Bajaj?


"Ini merupakan planning global, dan rasanya tidak menutup kemungkinan akan masuk Indonesia. Tergantung animo market," ungkap Rizal Tandju, Marketing & Public Relation Assisten Manager PT BAI.


Meski tidak memberikan kepastian, namun Rizal yakin model ini akan sesuai untuk market Indonesia. "Cocok untuk segmen konsumen yang suka performa dan suka motor kelas premium," lanjut pria ramah ini.


Street fighter 125cc ini memiliki desain yang tak biasa dan cenderung lebih berani ketimbang pabrikan Jepang. Mesinnya hanya 125cc, tapi sudah DOHC dan menggunakan fuel injection. Powernya diklaim mencapai 15 dk.


Sasis turbularnya dari baja, suspensi depan pakai upsidown 43 mm serta mono shock di belakang. Perangkat pengereman menggunakan Brembo. Duke hanya memiliki berat 128 kg dengan daya tampung tangki hingga 11 liter. Mantab kan!

Kamis, 27 Januari 2011

Cuma Ngandelin Motor Sport, Bajaj Bisa Jualan 16 Ribu Unit

Jakarta, 28 Januari 2011 - Tahun 2010 boleh dibilang menjadi tahun yang sukses buat pabrikan sepeda motor India, Bajaj di Indonesia. Ditahun 2010, Bajaj mencatatkan peningkatan penjualan hingga 73 persen. 

"Totalnya, sepanjang tahun 2010, Bajaj bisa menjual kurang lebih 16 ribu unit. Jumlah ini cukup baik bagi kami," ungkap Rizal Tandju, Marketing & Public Relation Assisten Manager PT Bajaj Auto Indonesia (BAI). 

Ya, jumlah ini cukup lumayan untuk Bajaj yang hanya berkonsentrasi di kelas motor sport saja. Seperti kita tahu, market share motor sport di Indonesia tidak terlalu tinggi. 

Lalu model Bajaj apa yang paling laris? "Paling banyak terjual adalah Pulsar 135LS. Meski belum sampai setahun dijual di Indonesia tapi kontribusinya bagi penjualan kami  mencapai 60 persen," lanjutnya. 

"Sedang Bajaj Pulsar 180 ada ditempat kedua dengan 30 persen. Sisanya gabungan Pulsar 200 dan XCD 125," terang pria ramah ini. 

Bajaj Pulsar 135LS diyakini laris manis karena desainya yang menarik dan harga jualnya yang terjangkau untuk ukuran sepeda motor sport. Pulsar 135LS dijual diangka Rp 14,75 jutaan, bandingkan dengan merek sepeda motor Jepang, harga segitu cuma dapat bebek. 

Sedang kedepannya, PT BAI berniat untuk terus memperkuat posisinya di pasar tanah air dengan meluncurkan model baru. Model yang sudah pasti akan dipasarkan adalah Bajaj Pulsar 220. 

Kita lihat gebrakan dari Bajaj!

Rabu, 26 Januari 2011

Vyrus 986 M2, Pakai Mesin CBR600RR Mau Ikutan Moto2?

Sport, Januari 2011 - Nama Vyrus 986 M2a memang terdengar asing. Tapi mungkin Anda ingat dengan Bimota Tesi? Motor eksotis yang menggunakan swing arm di suspensi depan atau yang dikenal dengan nama hub steering. 

Nah, Vyrus merupakan sebuah manufaktur motor eksklusif di Rimini, Italia. Yang juga mempunyai peran dalam pengembangan Bimota Tesi yang eksotik. 

Sebelumnya Vyrus menggebrak pasar dengan Vyrus 987 C3 4V. Motor eksotik dengan konsep mirip Bimota Tesi, namun menggunakan dapur pacu Ducati 1198 yang disisipi supercharger! Hasilnya adalah sebuah motor eksotis bertenaga 211 dk! 

Namun kali ini Vyrus memperkenalkan 986 M2 yang disiapkan untuk turun di kelas Moto2! Itu sebabnya motor ini menggunakan mesin berbasis CBR600RR. 

Jika benar-benar terlaksana, Vyrus 986 M2 akan menjadi motor balap pertama di grid Moto2 yang menggunakan hub steering! 



Bahkan Rodorigo Ascanio, sang pendiri Vyrus mengatakan. "Motor ini akan memiliki harga yang agresif. Dan terjangkau bagi tim yang terlibat!" Wah, apakah Vyrus M2 akan benar-benar turun balap di Moto2? 

Jika M2 akan turun di kelas Moto2, tentunya ia harus mengikuti berbagai persyaratan agar memenuhi regulasi teknis. Salah satu aturannya menegaskan bahwa untuk turun balap di Moto2, harus menggunakan motor prototype.

Daftar MotoGP, Moto2 dan 125 Tahun 2011 Dirilis

Official 2011 125cc entry list announced

Sport, 26 Januari 2011 -  Ini dia daftar MotoGP, Moto2 dan 125 tahun 2011 ini. FIM telah mengumumkan daftar entri sementara untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2011, yang akan berlangsung pada tanggal 20 Maret dengan putaran pembuka di Qatar.

Daftar entri sementara adalah sebagai berikut:



MotoGP

1; JORGE LORENZO, SPANISH, YAMAHA FACTORY RACING, YAMAHA
4; ANDREA DOVIZIOSO, ITALIAN, REPSOL HONDA TEAM, HONDA
5; COLIN EDWARDS, AMERICAN, MONSTER YAMAHA TECH 3, YAMAHA
7; HIROSHI AOYAMA, JAPANESE, SAN CARLO HONDA GRESINI, HONDA
8; HECTOR BARBERA, SPANISH, ASPAR TEAM, DUCATI
11; BEN SPIES AMERICAN, YAMAHA FACTORY RACING, YAMAHA
14; RANDY DE PUNIET, FRENCH, PRAMAC RACING TEAM, DUCATI
17; KAREL ABRAHAM, CZECH, CARDION AB MOTORACING, DUCATI
19; ALVARO BAUTISTA, SPANISH, RIZLA SUZUKI MotoGP, SUZUKI
24; TONI ELIAS, SPANISH, LCR HONDA MotoGP, HONDA
26; DANI PEDROSA, SPANISH, REPSOL HONDA TEAM, HONDA
27; CASEY STONER, AUSTRALIAN, REPSOL HONDA TEAM, HONDA
35; CAL CRUTCHLOW, BRITISH, MONSTER YAMAHA TECH 3, YAMAHA
46; VALENTINO ROSSI, ITALIAN, DUCATI TEAM, DUCATI
58; MARCO SIMONCELLI, ITALIAN, SAN CARLO HONDA GRESINI, HONDA
65; LORIS CAPIROSSI, ITALIAN, PRAMAC RACING TEAM, DUCATI
69; NICKY HAYDEN, AMERICAN, DUCATI TEAM, DUCATI

Moto2
3; SIMONE CORSI, ITALIAN, IODA RACING PROJECT, IODA
4. RANDY KRUMMENACHER, SWISS, GP TEAM SWITZERLAND KIEFER RACING, KALEX
9; KENNY NOYES, AMERICAN, AVINTIA-STX, FTR
10; FONSI NIETO, SPANISH, G22 RACING TEAM, MORIWAKI
12; THOMAS LUTHI, SWISS, INTERWETTEN PADDOCK M2 RACING, SUTER
13; ANTHONY WEST, AUSTRALIAN, MZ RACING TEAM, MZ-RE HONDA
14; RATTHAPARK WILAIROT, THAI, SAG TEAM, FTR
15; ALEX DE ANGELIS, SAN MARINESE, JIR Moto2, MOTOBI
16; JULES CLUZEL, FRENCH, FORWARD RACING, SUTER
21; JAVIER FORES, SPANISH, MAPFRE ASPAR TEAM, SUTER
25; ALEX BALDOLINI, ITALIAN, FORWARD RACING, SUTER
29; ANDREA IANNONE, ITALIAN, SPEED MASTER, SUTER
34; ESTEVE RABAT, SPANISH, BLUSENS-STX, FTR
35; RAFFAELE DE ROSA, ITALIAN, G22 RACING TEAM, MORIWAKI
36; MIKA KALLIO, FINNISH, MARC VDS RACING TEAM, SUTER
38; BRADLEY SMITH, BRITISH, TECH 3 RACING, TECH 3
39; ROBERTINO PIETRI, VENEZUELAN, ITALTRANS RACING TEAM, SUTER
40; ALEIX ESPARGARO, SPANISH, PONS RACING, PONS KALEX
44; POL ESPARGARO, SPANISH, HP TUENTI SPEED UP, FTR
45; SCOTT REDDING, BRITISH, MARC VDS RACING TEAM, SUTER
49; KEV COGHLAN,BRITISH, MOTORSPORT 69, FTR
51; MICHELE PIRRO ITALIAN, GRESINI RACING Moto2, MORIWAKI
53; VALENTIN DEBISE, FRENCH, SPEED UP, FTR
54; KENAN SOFUOGLU, TURKISH, TECHNOMAG-CIP, SUTER
60; JULIAN SIMON, SPANISH, MAPFRE ASPAR TEAM, SUTER
63; MIKE DI MEGLIO, FRENCH, TECH 3 RACING, TECH 3
64;SANTI HERNANDEZ, COLOMBIAN, SAG TEAM, FTR
65; STEFAN BRADL, GERMAN, VIESSMANN KIEFER RACING, KALEX
68; YONNY HERNANDEZ, COLOMBIAN, BLUSENS-STX, FTR
71; CLAUDIO CORTI, ITALIAN, ITALTRANS RACING TEAM, SUTER
72; YUKI TAKAHASHI, JAPANESE, GRESINI RACING Moto2, MORIWAKI
75; MATTIA PASINI,ITALIAN, IODA RACING PROJECT, IODA
76; MAX NEUKIRCHNER, GERMAN, MZ RACING TEAM, MZ-RE HONDA
77; DOMINIQUE AEGERTER, SWISS, TECHNOMAG-CIP, SUTER
80; AXEL PONS, SPANISH, PONS RACING, PONS KALEX
88; RICKY CARDUS, SPANISH, QMMF RACING TEAM, MORIWAKI
93; MARC MARQUEZ, SPANISH, TEAM CATALUNYA CAIXA REPSOL, SUTER
95; MASHEL AL NAIMI, QATARI, QMMF RACING TEAM, MORIWAKI

125
3; LUIGI MORCIANO, ITALIAN, TEAM ITALIA FMI, APRILIA
5; JOHANN ZARCO, FRENCH, AJO MOTORSPORT, DERBI
7; EFREN VAZQUEZ, SPANISH, AJO MOTORSPORT, DERBI
11; SANDRO CORTESE, GERMAN, RACING TEAM GERMANY, TBC
12; DANIEL KARTHEININGER, GERMAN, CARETTA TECHNOLOGY RACE DPT., KTM
15; SIMONE GROTZKYJ, ITALIAN, WORLDWIDE RACE, APRILIA
17; TAYLOR MACKENZIE, BRITISH, WORLDWIDE RACE, APRILIA
18; NICOLAS TEROL, SPANISH, BANCAJA ASPAR TEAM, APRILIA
19; ALESSANDRO TONUCCI, ITALIAN, TEAM ITALIA FMI, APRILIA
21; HARRY STAFFORD, BRITISH, ONGETTA-CENTRO SETA, APRILIA
23; ALBERTO MONCAYO, SPANISH ANDALUCIA CAJASOL APRILIA
25; MAVERICK VINALES, SPANISH, PEV-BLUSENS-SMX-PARIS HILTON, APRILIA
26; ADRIAN MARTIN, SPANISH, MOTORSPORT 69, APRILIA
30; GIULIAN PEDONE, SWISS, WORLDWIDE RACE, APRILIA
31; NIKLAS AJO, FINNISH, TT MOTION EVENTS RACING, APRILIA
39; LUIS SALOM, SPANISH, MOLENAAR RACING GP, APRILIA
40; SERGIO GADEA, SPANISH, PEV-BLUSENS-SMX-PARIS HILTON, APRILIA
43; FRANCESCO MAURIELLO, ITALIAN, WTR-TEN10 RACING, APRILIA
44; MIGUEL OLIVEIRA, PORTUGUESE, ANDALUCIA CAJASOL, APRILIA
52; DANNY KENT, BRITISH, RED BULL AJO MOTORSPORT, DERBI
53; JASPER IWEMA, DUTCH, MOLENAAR RACING GP, APRILIA
55; HECTOR FAUBEL, SPANISH, BANCAJA ASPAR TEAM, APRILIA
63; ZULFAHMI KHAIRUDDIN, MALAYSIAN, AIRASIA - SIC – AJO, DERBI
69; SARATH KUMAR, INDIAN, WTR-TEN10 RACING, APRILIA
71; TOMOYOSHI KOYAMA, JAPANESE, RACING TEAM GERMANY, TBC
72; ALEXANDER KRISTIANSSON, SWEDISH, MATTEONI RACING, APRILIA
76; HIROKI ONO, JAPANESE, CARETTA TECHNOLOGY RACE DPT., KTM
77; MARCEL SCHROTTER, GERMAN, MAHINDRA RACING, MAHINDRA
84; JAKUB KORNFEIL, CZECH, ONGETTA-CENTRO SETA, APRILIA
94; JONAS FOLGER, GERMAN, RED BULL AJO MOTORSPORT, DERBI
96; LOUIS ROSSI, FRENCH, MATTEONI RACING, APRILIA
99; DANNY WEBB, BRITISH, MAHINDRA RACING, MAHINDRA