Tampilkan postingan dengan label ATPM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ATPM. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Agustus 2011

Puasa. Penjualan Motor Meningkat

Bikers Indonesia. 8 Agustus 2011 - Penjualan motor menjelang puasa dan lebaran mengalami peningkatan cukup tinggi. Hal ini terlihat dari data penjualan motor bulan Juli lalu.

PT Astra Honda Motor misalnya, selama bulan Juli 2011 sudah mencatat angka penjualan sebanyak 363.238 unit. Angka ini lebih tinggi 1.411 unit dibanding penjualan bulan Juni.

Roda dua memang menjadi pilihan tepat untuk masyarakat urban yang tinggal di pusat ibukota. Pantaslah kiranya apabila penjualan roda dua ditanah air relatif stabil bahkan akan terus melonjak tinggi.


Honda telah mampu menjual sepeda motor hingga 363.000 unit lebih. Hal ini menunjukkan roda dua akan tetap digemari di tanah air. Penjualan mereka dikuasai varian matik hingga mencapai 50 persenan dan dan sisahnya dimiliki oleh varian lainnya.

Dengan angka penjualan tersebut maka Honda tetap menjadi nomor satu di Indonesia.

Kenaikan angka penjualan juga dinikmati oleh Yamaha, yang mencatat angka penjualan 312.506 unit atau naik 28,2 persen dibanding bulan Juni.

Motor yang memberikan kontribusi terbesar pada penjualan itu adalah Jupiter Z yang penjualannya melesat naik 111,75 persen atau berkontribusi 65,18 persen dari total penjualan Yamaha.

Scorpio berkontribusi terbesar kedua sebanyak 22,20 persen dengan kenaikan penjualannya 56,65 persen dibandingkan dengan bulan Juni.

Disusul Vega ZR berada di peringkat ketiga kenaikan terbesar sebanyak 53,79 persen atau kontribusinya 19,96 persen dari total penjualan Yamaha.

Selain menjelang puasa, kenaikan angka penjualan motor diyakini juga merupakan imbas pameran Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang berlangsung pada akhir Juni sampai pertengahan Juli.
 

Senin, 18 Juli 2011

15 Besar Motor Terlaris di 6 Bulan Pertama 2011

 

Bikers Indonesia. 18 Juli 2011 - Selama 6 bulan pertama 2011 penjualan sepeda motor di Indonesia tembus 4,056 juta unit! Bahkan prediksi penjualan sepeda motor yang akan lebih dari 8 juta unit sepanjang 2011 sangat mungkin terjadi.

Di 6 bulan pertama 2011, Yamaha Mio Sporty masih menjadi sepeda motor paling laris di Indonesia dengan total penjualan mencapai 602.958 unit. Meski paling laris, namun penguasa di pasar skubek masih dipegang Honda dengan total penjualan 1.075.336 unit. Sedang skubek Yamaha hanya 882.857 unit.

Honda unggul dengan lebih banyak line up model. Mulai dari Honda BeAT yang terjual hingga 480.437 unit. Lalu ada Vario Techno, Vario CW, Spacy, Scoopy dan PCX 125. Sedang Yamaha hanya punya tiga varian yaitu Mio Soul, Mio Sporty dan Xeon.

Yang menarik adalah bebek Honda Revo masih tangguh di peringkat ke tiga atau menjadi bebek paling laris di Indonesia dengan angka penjualan mencapai 439.319 unit. Hasil ini tentunya didukung kehadiran Revo Fit. Bebek murah Honda ini terjual hingga 116.644 unit meski baru dilaunching sejak bulan April 2011 lalu.

Di kelas motor sport, Yamaha V-Ixion masih paling tinggi penjualannya selama 6 bulan pertama 2011 dengan angka 120.960 unit. Lebih tinggi dari Honda New MegaPro yang hanya 97.133 unit

15 Besar Motor Terlaris di 6 Bulan Pertama 2011
1.Yamaha Mio Sporty: 602.958
2.Honda BeAT: 480.437
3.Honda Revo: 439.319
4.Honda Supra X 125: 343.155
5.Honda Vario Techno: 300.891
6.Yamaha Vega ZR: 260.993
7.Yamaha Mio Soul: 197.228
8.Yamaha Jupiter Z: 180.207
9.Yamaha Jupiter MX: 157.116
10.Honda Vario CW: 125.653
11.Yamaha V-Ixion: 120.960
12.Honda Scoppy: 119.281
13.Honda Blade 109.145
14.Suzuki Satria F150: 100.421
15.Honda New MegaPro: 97.133

 sumber data: AISI

Rabu, 22 Juni 2011

Lihat - Lihat Bagasi Xeon 125 , Hayate 125 dan Spacy. ( Kapasitas dan cara Penempatannya )

 

Bikers Indonesia. 22 Juni 2011 - Punya bagasi besar tentunya ada kelebihan yang bisa diambil oleh skubek – skubek antara lain Yamaha Xeon 125, Suzuki Hayate 125 dan Honda Spacy Helm In. Gak hanya sebatas membawa barang saja, tapi juga bisa menyimpan helm loh. Nah kan jadi gak takut diambil maling.

Gak semua tipe helm muat di setiap motor skutik yang bisa masuk helm. Daripada tebak - tebakan yang enggak jelas, langsung saja deh dicoba. Oke kita coba pakai Helm Full Face. Half face tipe Sportivo sedang full face pakai C-4 Tech.

XEON 125
 
Meski mempunyai bagasi sekitar 13 liter waduh seberapa tuh ya ?, tapi ruang yang diberikan kurang luas untuk bisa menampung helm full face. Bagasi skubek Yamaha 125 cc ini hanya sanggup simpan helm half face. 

Bagasi Depan Xeon Terlihat Mewah

Posisi atau cara meletakkan helm juga terbatas. Hanya satu posisi. Yaitu, kaca menghadap ke arah setang. Lalu, kaca helm juga harus dalam keadaan terangkat atau menghadap ke atas. Kondisi ini juga punya potensi visor tertekan jok. Jadi hati – hati kalau taruhnya. Penempatan yang kurang leluasa ini dikarenakan adanya konsol di tengah bagasi. Sistem ini yang akhirnya membuat jok motor jadi tidak bisa menutup.

HAYATE 125
 
Hayate 125 yang memiliki kapasitas bagasi sekitar 17,7 liter ini sedikit lebih leluasa ketimbang Xeon 125. Artinya, ada beberapa pilihan posisi buat menempatkan helm. Tapi maaf, yang muat di bagasi matik 125 cc ini hanya tipe half face.

Bagasi hayate Seperti Desain Bodi

Buat menampung tipe helm full face, bagasi terkesan tanggung. Andaikan terdapat coakan di jok atau coakan bagasi lebih dalam, helm besar itu bisa saja tersimpan. Begitunya posisi helm half face yang bisa disimpan harus dalam posisi miring. Miring dari sisi kanan atau kiri. Jika posisi biasa, jok tak bisa tertutup.

SPACY HELM IN
 
Bagasi yang dimiliki tergolong paling besar. Sebab, ruangan di bawah jok yang memiliki volume sebesar 18 liter ini mampu menampung helm half face bahkan full face. Salah satu kelebihan yang tidak dimiliki kedua kompetitor. Makanya juga, matik baru Honda ini sudah pakai embel-embel Helm In di belakang nama.

Bagasi Depan Spacy Lumyan Dalam

Kondisi ini disebabkan tingginya ruang di bawah jok. Sehingga tentunya akan menjadi lebih luas. Tapi, posisi meletakkan pelindung kepala, hanya terbatas pada satu posisi. Sepertinya bagian dasar bagasi memang sudah didesain untuk bisa memuat lingkar bawah helm.

foto : motorplus

Sabtu, 18 Juni 2011

Modifikasi di PRJ 2011 Menarik

Bikers Indonesia. 19 Juni 2011 - Stan atau ruang pamer di PRJ alias Jakarta Fair 2011 juga memberikan tempat motor modifikasi. Ruang pamer pemain roda dua, komponen, sampai riding gear mengandalkan modifikasi sebagai daya tarik pengunjung.

Seperti Swallow memajang Kawasaki Binter Merzy modifikasi. Kebenaran ban depan-belakangnya prototipe. Sebelumdiproduksi pengunjung bisa lihat ban itu mennempel di motor modif,” beber Gunawan, Sales Representative PT Industri Karet Delli, Medan. 


Andalkan Airbrush
Stan Yamaha hanya menampilkan kuda besi garputala dengan ubahan airbrush. Modifikasi tambahannya hanya sebatas variasi bolt-on milik Yamaha Accecories. Ini berbeda dengan stan roda dua di luar Yamaha yang bikin ubahan lumayan banyak.
“Kita hanya menampilkan sejauh mana hanya dengan perubahan warna tetap bisa eye catching. Cat juga dari Yamaha Painting,” pasti Irfan Sandi Kusuma dari Divisi Promosi Yamaha DDS Wilayah 1.

Proyek R&D
Honda andalkan ubahan New Mega Pro. Pengerjaan modifikasi New Mega Pro enggak diserahkan ke modifikator kondang. Melainkan digarap langsung oleh PT Astra Honda Motor (AHM). 
 

“Itu proyek Research and Development (R&D) AHM. Spesial dibikin untuk tahun ini,” pasti Ario Natasubrata, Technical Service Manager PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main-dealer Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang. 

Ubahan Thailand
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI)  pajang KSR115 versi modifikasi. KSR115 punya basis minimoto alias trail mini garuk tanah. Di stan Geng Ijo, KSR115 diubah jadi kuda besi ala aspal. Buritan juga sudah diubah pakai buntut tawon. 
 

Kabarnya sih modifikasi KSR115 itu dibawa langsung dari Kawasaki Thailand. KSR115 digarap langsung pabrikan Kawasaki yang ada di Thailand.  Atau mungkin juga kalau nantinya akan diproduksi KSR115 versi jalan raya.

Modifikasi Total Produk Baru
Seperti kata pe-ngantar di tulisan ini PT Industri Karet Delli satu-satunya stan non roda dua yang menampilkan ubahan ciamik. Lihat sendiri deh Kawasaki Binter Merzy ala chopper.
 

Ubahan yang dipamerkan juga tergolong ekstrem. sudah dibalur kelir blink-blink pada tangki yang dibikin ala leher angsa. Silakan dan coba bandingkan sendiri tingkat ubahannya dibandingkan modifikasi yang ada di ruang pamer pemain roda dua. Itu merupakan salah satu cara membuat pengunjung ngeh ban yang ada di Binter Merzy ekstrem itu sudah siap diproduksi.

Versi Penjelajah
Suzuki mengandalkan dua modifikasi  dengan karakter berbeda. Ubahan dilakukan untuk Satria F-150 dan Thunder 125. Thunder 125 tampil beda. Simpel tapi kuat karakter modifikasi penjelajah. 
 

“Untuk menginformasikan ke konsumen kalau Thunder 125 sudah ada yang baru meski ubahan minor. Modifikasi sebagai daya tarik pengunjung ke Thunder 125,” kata Suandi Widiarto, Deputy GM Marketing  Roda Dua PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Keren - kerenkan ?

Kamis, 02 Juni 2011

Motor Seken Ninja 250R Masih Dinikmati Oleh Konsumen

Bikers Indonesia. 2 Juni 2011 - Suzuki Thunder 250 layak dianggap rookie untuk sport seperempat liter. Sayangnya, Thunder 250 cc enggak bertahan lama. Setelah itu Kawasaki Ninja 250R keluar dengan model menawarkan konsep bodi moge dan dua silinder. Enggak heran, di bursa seken pun Ninja 250R masih dikejar konsumen. 


Pada 2002 sebenarnya pabrikan Suzuki sudah mengeluarkan Thunder 250 cc. Saat itu hanya Thunder yang mempunyai kapasitas besar di pasar sepeda motor Tanah Air. Tapi saat ini Kawasaki dan Honda sudah mengeluarkan motor sport dengan cc yang sama.

Sebenarnya Thunder 250 dan Ninja 250R mengusung segmen berbeda. Thunder 250 disasar untuk biker yang doyan turing jarak jauh. Sementara Ninja 250R lebih fokus mengincar penikmat adu kebut dan kalangan yang lama mengidamkan desain ala motor gede. 

Karena hanya dua model, enggak heran sport 250 cc jadi sasaran di lantai bursa motor bekas alias motkas. Segmen pasarnya terbatas. Pengincar seken 250 cc lebih banyak memang pecinta cc besar karena di pasaran motkas sendiri juga banyak cc kecil ketimbang cc besar.

Di kalangan pedege motkas, kapasitas 250 cc memang banyak dicari. Terutama Ninja 250R. Kuda besi batangan dari Kawasaki ini banyak disukai semua kalangan. Itu terbukti di showroom Acong Motor di Jl. Kemajuan Raya No.52, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.

“Memang motor yang punya dua silinder itu banyak cari. Sekali saya pajang pasti gak sampai dua hari sudah terjual. Harga jual tidak terlalu murah dan gak terlalu mahal. Buat keluaran 2008 Rp 34-36 juta, 2009 Rp 35-37 juta, 2010 Rp 38 -40 juta, 2011 Rp 42-44 juta,” jelas pemilik nama lengkap Acong Saripudin.

Sementara harga jual buat Thunder 250, juga masih lumayan menggiurkan. Buat keluaran 2002, harga jualnya dipatok kisaran Rp 8-9 juta. “Harga jualnya memang gak stabil, sehingga peminatnya jarang,” tambah Acong yang putih itu.

Selain itu, spare-parts jarang yang jual. Mesti pesan dulu di dealer, itu pun inden. Pilihan warna juga bikin harga motor tinggi. Contoh Ninja. Kelir hijau dan merah itu banyak disukai. Selisih harganya bisa bisa lebih sampai Rp 1-Rp 1,5 juta.

“Kedua kelir ini adalah warna favorit, jadi memang agak tinggi. Kalau Thunder, warna yang paling banyak digemari adalah hitam. Selisih harga juga lebih mahal Rp 200 ribu,” tutur ayah dua anak ini.

Ketika memilih motkas, tentunya tetap gak boleh asal pilih. Keadaan motor mesti dipastikan terlebih dahulu. Yang perlu diperhatikan bagian mesin. Sebisa mungkin, suara harus halus. Karena suara mesin hanya bisa didengar dari indera pendengaran dan tidak bisa didengar.

Hal yang lain juga mesti lihat, seperti kelengkapan striping, spion, warna bodi dan komponen lain mesti aktif. Kondisi keseluruhan juga mesti standar bawaan dari pabrik. Kalau ada salah satu yang hilang dari keadaan standar, diyakini harga jual juga bisa ikutan turun.

Selanjutnya, bagian kaki-kaki juga mesti dipantau. Caranya, harus coba dibawa jalan dulu. Rasakan sata pengereman dan ketika diajak menikung. Apabila ada yang dirasa tidak enak, bisa dipastikan ada komponen rusak di bagian itu.

Tentunya pilihan motor sport 250 cc bisa juga jatuh ke motkas. Hanya saja tetap harus selektif memilih unit yang mau ditebus. Terutama untuk Ninja 250R, lantaran teknologi yang diusung.

DAFTAR HARGA

Ninja 250R :          2008Rp 34-36 juta
                    :          2009Rp 35-37 juta
                    :          2010Rp 38 -40 juta
                    :          2011Rp 42-44 juta

Thunder 250 :       2002Rp 8-9 juta

Selasa, 31 Mei 2011

Motor Sport Honda Kuasai Penjualan di Indonesia. Honda Bisa Meluncurkan CBF Stunner.

Bikers Indonesia. 1 Juni 2011 - Ngomong - ngomong tentang market di Indonesia, Yamaha masih menjuarai pasar di Indonesia lewat V-Ixion dan didukung dengan Byson dan Scorpio yang masih sangat tinggi jualannya dibanding semua pasukan motor di Indonesia. Hingga April lalu, penjulan motor sport Yamaha mencapai 105,258 unit (48,9 %). Sedangkan all varian sport Honda terjual 80,868 unit (37,6 %). Hemmm selisihnya lumayan banyak tuh.

Ternyata kehadiran New Mega Pro yang laris manis melebih Byson, tetap belum mampu menempatkan Honda menguasai market share motor sport tanah air. Jadi, strategi apa yang sebaiknya dilakukan Honda ? Kalo menurut prediksi sih, akan meluncurkan Honda CBR 150R dengan harga lebih kurang Rp. 30 Jutaan.

Kenapa gak mencontoh Bajaj ya. Pabrikan asal India ini fokus di motor sport, penjualannya naik cukup tinggi (2009 cuma 9.000 unit melonjak menjadi 20.000 unit di 2010) setelah menghadirkan light sport, entry level atau motor sport murah yaitu Bajaj Pulsar 135 LS. Di segmen ini, Suzuki juga pernah sukses dengan Thunder 125. Kalo sekarang penjualannya anjlok, karena modelnya lama tak diganti.

Nah, bukan enggak mungkin loh seandainya Honda mau masuk ke segmen ini. Honda punya model light sport yaitu Honda CBF Stunner asal India. Desainnya lumayan oke bro. Pakai fairing setengah telanjang, jok berundak tapi masih dual shock.

Mesinnya cuma 125cc satu silinder SOHC dua klep berpendingin air. Powernya sekitar 11,13 Dk. Seandainya masuk Indonesia mungkin sebaiknya di upgrade jadi 135cc kali ya!! Biar bejaban sama Pulsar 135 LS dan sedikit lebih besar dari bebek 125cc.

Tapi yang paling penting harganya itu loh yang kelewat terjangkau. Di India dijual 59.214 Rupee atau setara Rp 11,2 jutaan. Yaaaaaa.. Seandainya di Indonesia dilepas Rp 15 atau 16 jutaan pasti laris manis. Minimal bisa menjadi buruan konsumen kelas mengah bawah yang kebelet pingin punya motor sport, biar tidak bebek atau skutik melulu, hehehehe

Gimana Pak Bos Honda? Bisa jadi peluru nih ?

Selasa, 24 Mei 2011

Bebek Matik Belum Bisa Mendekati Skutik dan Bebek

Bikers Indonesia. 25 Mei 2011 - Penjual motor bebek matik belum bisa menyamai penjualan motor bebek dan skutik. Ini bisa dilihat dari data penjualan Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI). Dari data penjualan Januari sampai April 2011, bebek tanpa gigi ini penjualannya masih sangat kecil.


Honda Revo AT tercatat hanya terjual 2.772 selama empat bulan pertama tahun ini. Sedang Yamaha Lexam masih lebih baik, bebek matik Yamaha ini terjual hingga 4.914 unit.

Bandingkan dengan skubek Yamaha Xeon yang pada empat bulan pertama tahun ini mampu terjual hingga 54.467 unit. Atau bebek yang Honda Blade yang dilepas hingga 77.911 unit.


Padahal sepeda motor model bebek matik ini gak repot loh. Layaknya aja seperti naik motor bebek tanpa memindahkan gigi. Motor bebek matik ini memberikan kenyamanan dan kemudahan berkendara. Gimana gak nyaman bannya saja masih pakai ban 17 inci seperti bebek.

Soal teknologi keduanya memiliki konstruksi transmisi yang berbeda dengan bebek konvensional. Ruang kopling konvensional di bak mesin sebelah kanan diisi Continuously Variable Transmission CVT, yang kemudian di salurkan ke roda belakang pakai rantai.


Honda menyebut transmisi ini dengan nama CV-Matic, sedang Yamaha lebih enjoy menggunakan nama Yamaha Compact Automatic Transmission (YCAT). Tapi prinsip kerja keduanya sama saja.

Bicara desain dan fitur. Yamaha Lexam unggul pada kemudahan berkendara, menggunakan konsep matic bebek bukan bebek matic layaknya Revo, Lexam memindahkan semua rem ke setang. Pijakan kakinya pun dibuat lebar layaknya skubek.

Sedang Revo unggul pada teknologi injeksi bahan bakar PGM-Fi step 3. Ada penambahan 02 sensor dan IACV sensor. Sehingga dari segi efisiensi bahan bakar bisa lebih irit, rendah emisi namun tarikan motor bisa tetap responsif dan halus.

Harga kedua bebek ini memang cukup mahal. Lexam dilepas Rp 16,4 juta, sedang Revo AT dijual Rp 15,8 juta. Memang lebih mahal dari bebek dan skubek kebanyakan yang dijual di bawah Rp 15 jutaan.

10 Motor Terlaris di 4 Bulan Pada Tahun 2011

Bikers Indonesia. 24 Mei 2011 - Dari data penjualan dari pabrik ke dealer yang dikeluarkan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), yang masih menduduki peringkat pertama yaitu Yamaha Mio sebagai motor terlaris di Indonesia.

Selama empat bulan pertama tahun 2011. Yamaha Mio baik yang Spoke Wheel ataupun yang Casting Wheel terjual sampai 419.120 unit. Motor terlaris yang kedua ada Honda BeAT dengan penjualan 332.452 unit. Motor terlaris ketiga ada Honda Vario yang terjual sampai 277.323 unit.

Walaupun Yamaha Mio Sporty terjual sampai 419.120 unit. Jika ditotal dari skubek - skubek yang lain, honda-lah yang paling pertama dengan penjualan 699.168 unit, sementara Yamaha dengan penjualan 601.940 unit.


Honda punya lebih banyak varian skutik ketimbang Yamaha. Saat ini Honda punya BeAT, Vario, Scoopy dan PCX. Ditambah lagi Spacy yang baru diluncurkan pada bulan Mei ini dan belum masuk dalam data penjualan Januari-April. Sedang Yamaha hanya punya Mio Sporty, Mio Soul dan Xeon. 

10 Motor Terlaris Pada Bulan Januari - April 2011
Yamaha Mio Sporty
Honda BeAT
Honda Vario
Honda Revo Series
Honda Supra X 125 Series
Yamaha Vega ZR
Yamaha Mio Soul
Yamaha Jupiter Z
Yamaha Jupiter MX
Honda Scoopy
419.120 unit
332.452 unit
277.323 unit
267.916 unit
226.996 unit
190.857 unit
128.353 unit
123.500 unit
96.592 unit
88.858 unit

Rabu, 20 April 2011

Motor-Motor Baru Akan Keluar di PRJ

Bikers Indonesia. 20 April 2011 - PRJ atau Pekan Raya Jakarta yang berada di JlExpo Kemayoran menjadi tempat ajang pameran di Jakarta.

Gak heran bila kita sering melihat pameran contohnya pameran motor sport atau mobil sport yang banyak didatangi ribuan pengunjung dari berbagai kota. Momen ini akan dipakai oleh beberapa ATPM di Indonesia.


Info yang di dapat oleh Bikers Indonesia ada beberapa motor baru yang akan keluar tahun ini diantaranya Honda, Suzuki, Kawasaki hingga pendatang baru yaitu Piaggio.

Honda CBR 150R
PT Astra Honda Motor (AHM) kabarnya akn mengeluarkan motor sportnya yaitu Honda CBR 150R di pameran nanti. Motor sport yang didesain mirip dengan CBR 250R ini katanya didatangkan langsung dari Thailand dengan harga yang tentunya lebih murah dari CBR 250R.
Suzuki Thunder 125

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berencana meluncurkan Suzuki Thunder 125-nya tahun ini. Gosipnya Suzuki Thunder baru ini juga bakal memanfaatkan kemeriahan PRJ dalam peluncurannya. Meski hanya minorchange, tapi diharapkan mampu mendongkrak kembali penjualan Suzuki Thunder 125.
Kawasaki KSR110

Selanjutnya Kawasaki dengan motor greng yang berwarna Hijau stabilo ini pasti memilih PRJ 2011 sebagai tempat peluncuran Kawasaki KSR110. Supermotor berukuran mini ini bakal di jual dengan harga sekitar Rp 21 jutaan. Target Kawasaki menjual motor dengan 200 unit perbulan.


Sedang Piaggio yang hadir di Indonesia lewat ATPM barunya PT Piaggio Indonesia (PI) akan langsung menggelontorkan tiga model baru. Ketiga model ini adalah Piaggio Zip, Piaggio Liberty dan Vespa LX.

Harganya akan dilepas di kisaran Rp 12 sampai Rp 16 jutaan untuk Piaggio ZIP. Sedang Piaggio Liberty dan Vespa LX dilepas antara Rp 19 sampai Rp 25 jutaan!

Kapan acara ini diadakan, acaranya akan diadakan bulan Juni mendatang. tanggalnya tidak pasti tapi nanti akan kita cari tanggal berapa acara ini akan diadakan ?

Jumat, 04 Februari 2011

Yamaha X-city 125, Pesaing Honda PCX 125

Bikers Indonesia. Jakarta, 5 Februari 2011 - Jika Honda memiliki skutik berbodi bongsor PCX 125,, sebenarnya Yamaha juga punya tandingannya. Diberi nama Yamaha X-City 125, skutik yang satu ini disiapkan untuk lalu lintas kota. Dikalim mudah dikendarai, lincah juga irit bahan bakar. Ini merupakan semua poin yang dikumpulkan dalam konsep Yamaha X-City 125, skutik bermesin 125 cc dengan pasokan bahan bakar injeksi. 

Tetapi, hal tersebut sudah bisa diberikan tiap pabrikan motor untuk skutik-skutiknya. Yamaha, menambahkan hal lain, yaitu kemudahan berkendara, lewat diameter lingkar rodanya. Nah, seperti apa sih? 

Posisi jok senyaman skutik pada umumnya (kiri). Windshield bisa disetel sesuai pengendara (kanan)

Dengan kombinasi diameter pelek 16 inci di depan dan 15 inci di belakang, diklaim akan memberikan pengendalian lebih mudah di padatnya lalu lintas kota. Ini berkaitan dengan kenyamanan pengendaraan, ketika melewati permukaan jalan kurang baik, serta bantingan dari permukaan jalan pun akan lebih baik dengan menggunakan diameter roda lebih besar. 

Memang, roda lebih besar, tetapi posisi duduk ala skutik tetap dipertahankan dengan ketinggian jok yang rendah. Ini memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk menunggangnya. Seperti windshield pun bisa disetel ketinggiannya, mengikuti kebutuhan siapa yang ada di balik setang. 

Kapasitas bagasi besar pas untuk helm dan barang (kiri). Roda depan besar dan rem cakram menjamin kenyamanan (kanan)
Pengendalian mudah ini sangat mendukung ketika Yamaha X-City digunakan dalam kecepatan rendah, tak seperti skutik dengan roda berdiameter kecil, ia masih lebih mudah digunakan kala berjalan pelan. Apalagi, konsumsi bahan bakar pun bisa lebih irit ketika melaju perlahan. 

Didukung oleh pasokan bahan bakar injeksi pada mesin 4 langkah 125 cc berpendingin airnya. Kebutuhan di kaum urban pun terpuasi dengan kapasitas bagasi yang besar, serta jok yang cukup lebar untuk digunakan berboncengan sekali pun.Tampaknya, Yamaha X-City sebuah pilihan menarik untuk para komuter di padatnya lalu lintas kota. 

 

Keren mana sama Honda PCX 125?

Dimensi ( p x l x ) : 2.175 x 785 x 1.475 mm 
Tinggi jok : 790 mm 
Wheelbase : 1.455 mm 
Mesin : 124,7 cc, silinder tunggal, 4 langkah, berpendingin air        
Diameter x langkah : 52,0 mm x 58,6 mm 
Rasio kompresi : 11,2 : 1 
Tenaga maksimum : 14,4 dk/8.750 rpm 
Torsi maksimum : 11.7 Nm/8.750 rpm 
Sistem bahan bakar : Injeksi 
Transmisi : CVT 
Suspensi depan : Teleskopik 
Suspensi belakang : Swing unit 
Rem depan : Cakram 
Rem belakang : Cakram 
Ban depan : 120/70-16 
Ban belakang : 140/70-15