Kawasaki Ninja Drag Bike Black Chassis
Gambar Kawasaki Ninja Black Chassis
Tampilkan postingan dengan label drag bike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label drag bike. Tampilkan semua postingan
Minggu, 06 Maret 2011
Sabtu, 26 Februari 2011
Ragam Sasis Drag: Aluminium Hingga Titanium (Bag. 2)
SASIS JUPITER Z
Ini khusus buat pembesut Yamaha Jupiter! Ketimbang membolongi sasis, coba tempuh aplikasi frame aluminium yang punya bobot 3 kg. Tapi, oleh sang penjual, ditawarkan full set. Sudah ada segitiga dan lengan ayun yang juga dari aluminium. Total berat, jadi sekitar 4 kg. Full set, dijual sekitar Rp 7 juta. Dengan sasis aluminium bulat, jika sobat aplikasi sasis ini maka konsep yang ditawarkan menyerupai pacuan ayam jago.
Jumat, 25 Februari 2011
Ragam Sasis Drag, Aluminium Hingga Titanium (Bag. 1)
![]() |
| Titanium kurang lebih 1,7 kg |
Bikers Indonesia. 25 Februari 2011 - Agar pacuan drag lebih ringan berlari, enggak ada salahnya mengaplikasi rangka aluminium hingga titanium. Sebab, bobot yang ditawarkan jauh lebih enteng dari bobot sasis standar. Misal di Yamaha Mio. Standarnya berbobot 15 kg. Sedang frame aluminium, hanya memiliki berat sekitar 3 kg. Tapi, soal harga, jelas beda!
Mio Dua Pilihan
Beberapa pilihan coba ditawarkan buat pemacu Yamaha Mio. Sebab, ada dua bahan yang ditawarkan. Titanium dan juga aluminium. Titanium bobot lebih enteng. Kurang lebih 1,7 kg.
Harga tertinggi sasis titanium Rp 11 jutaan. Sedang aluminium, dijual sekitar 6,5 jutaan. Harga itu sudah termasuk segitiga dan setang.
Rabu, 23 Februari 2011
Modif Honda BeAT, Square Jawara Kelas 150 cc
Bikers Indonesia. 23 Februari 2011 - Square alias sama antara diameter x stroke piston, jadi kunci kemenangan drag bike kelas 155 cc. Tepatnya di Honda BeAT pacuan Ardiansyah Ucil dari tim Hariot Key Speed, Bandung. Juara 1 pada pentas adu kebut trek lurus di Harapan Indah, Bekasi beberapa waktu lalu.
Konstruktor alias perancang mesin BeAT sanggup 8,61 detik di trek 201 meter ini, yaitu duet maut antara Rio Teguh dan Kentardima. Mereka sukses membuat square antara diameter x stroke piston yaitu 58 x 58 mm.
Konstruktor alias perancang mesin BeAT sanggup 8,61 detik di trek 201 meter ini, yaitu duet maut antara Rio Teguh dan Kentardima. Mereka sukses membuat square antara diameter x stroke piston yaitu 58 x 58 mm.
Di atas kertas, bisa dihitung. Kapasitas silinder mencapai 153,2 cc.
Untuk membuat square dengan hitungan diameter x stroke 58 x 58 mm, paling awal dicari piston dahulu. Dianggap paling pas adalah piston Honda Sonic. Tentunya dicari versi yang orisinal supaya lebih tahan gebuk.
Piston ini dianggap lebih ringan dibanding piston lain. Kekuatannya juga terjamin karena yang dipakai orisinal Honda Sonic. Asyiknya lagi, lebih pendek dari piston standar BeAT. Sehingga posisinya lebih mendem dan tidak perlu lagi pakai paking tebal untuk bisa naik stroke.
Untuk membuat square dengan hitungan diameter x stroke 58 x 58 mm, paling awal dicari piston dahulu. Dianggap paling pas adalah piston Honda Sonic. Tentunya dicari versi yang orisinal supaya lebih tahan gebuk.
Piston ini dianggap lebih ringan dibanding piston lain. Kekuatannya juga terjamin karena yang dipakai orisinal Honda Sonic. Asyiknya lagi, lebih pendek dari piston standar BeAT. Sehingga posisinya lebih mendem dan tidak perlu lagi pakai paking tebal untuk bisa naik stroke.
Piston Sonic juga punya lubang pen yang sama dengan BeAT. Yaitu 13 mm. Sehingga memang lebih menguntungkan. Klop sama lubang setang piston standar.
Selanjutnya tinggal membuat agar stroke Honda BeAT jadi pas 58 mm. Cukup pakai pen stroke 1,5 mm. Penambahan stroke jadi 3 mm,.
Kondisi standar, stroke atau langkah piston Honda BeAT yaitu 55 mm. Ditambah kenaikan 3 mm, stroke akhirnya jadi 58 mm. Kondisi ini membuat BeAT jadi benar-benar square.
Selanjutnya tinggal membuat agar stroke Honda BeAT jadi pas 58 mm. Cukup pakai pen stroke 1,5 mm. Penambahan stroke jadi 3 mm,.
Kondisi standar, stroke atau langkah piston Honda BeAT yaitu 55 mm. Ditambah kenaikan 3 mm, stroke akhirnya jadi 58 mm. Kondisi ini membuat BeAT jadi benar-benar square.
Mesin square punya keuntungan. Antara power dan torsi jadi seimbang. Didapatkan torsi besar namun putaran mesin juga cepat naik. "Dari hasil dynotest power 19,2 dk," beber Kentar.
Tinggal bermain di kepala silinder. Kunci tenaga mesin 4-tak adanya di head. Dan bagian itu memang Tetap harus digarap serius. Kepala silinder cukup menggunakan klep Honda Sonic. Ukuran katup isap 28 mm dan buang 24 mm.
Tinggal bermain di kepala silinder. Kunci tenaga mesin 4-tak adanya di head. Dan bagian itu memang Tetap harus digarap serius. Kepala silinder cukup menggunakan klep Honda Sonic. Ukuran katup isap 28 mm dan buang 24 mm.
Durasi 265 derajat
Ukuran lubang inlet juga ikut mempengaruhi power. Dipadukan dengan klep Sonic itu, Kentar korek lubang isap sampai 26 mm. Untuk lubang buang 23 mm.
Baru kemudian dipadukan dengan kem Kawahara yang durasinya diatur ulang. Kem isap dan buang dibuat sama-sama membuka selama 265 derajat.
Kem isap dan buang irama membukanya dibuat sama. Klep isap membuka 25 derajat sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup 60 derajat setelah TMB (Titik Mati Bawah).
Sedang klep buang membuka 60 derajat sebelum TMB dan nutup 25 derajat setelah TMA.
Ukuran lubang inlet juga ikut mempengaruhi power. Dipadukan dengan klep Sonic itu, Kentar korek lubang isap sampai 26 mm. Untuk lubang buang 23 mm.
Baru kemudian dipadukan dengan kem Kawahara yang durasinya diatur ulang. Kem isap dan buang dibuat sama-sama membuka selama 265 derajat.
Kem isap dan buang irama membukanya dibuat sama. Klep isap membuka 25 derajat sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup 60 derajat setelah TMB (Titik Mati Bawah).
Sedang klep buang membuka 60 derajat sebelum TMB dan nutup 25 derajat setelah TMA.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Vee Rubber 60/80x17
Ban belakang : Vee Rubber 50/90x17Ban depan : Vee Rubber 60/80x17
Pelek depan : Exel Takasago 1,20x17
Pelek belakang: Exel Takasago 1,40x17
Minggu, 24 Oktober 2010
Komunitas Bikers Lintas Daerah Tumplek di Borneo
Samarinda 25 Oktober 2010 - Gelaran U Mild U Bikers Festrack 2010 memasuki tahap akhir. Dan Samarinda, Kalimantan Timur jadi tuan rumah penutup hajatan akbar para bikers ini.
Bertempat di Lapangan Parkir Stadion Madya Sempaja, ribuan bikers tumplek untuk mengisi berbagai kegiatan yang mengusung prinsip "Dari Bikers untuk Bikers" tersebut.
Selama dua hari (23-24 Oktober 2010), sejumlah komunitas sepeda motor dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sangata, Muara Badak, Banjarmasin, Surabaya, hingga Jakarta, kumpul bareng mengadakan jambore.
"Konsep tahun ini memang lebih mengarah ke festival bikers yang mengusung nilai-nilai persaudaraan atau brooderhood," tutur Brand Manager U Mild Ahmad Nasyiruddin, akhir pekan kemarin.
Yang unik, berbeda dari gelaran U Mild U bikers Festrack tahun-tahun sebelumnya, di Samarinda, U Mild membuat agenda jambore bikers dengan konsep "Kampoeng Bikers".
Dalam Kampoeng Bikers ini para bikers yang terdiri dari anggota komunitas sepeda motor yang kebetulan hadir di hajatan ini bebas mengekspresikan dirinya melalui berbagai kegiatan menarik.
Misalnya Safety Football Competition. Kompetisi sepak bola dengan ukuran lapangan mini ini beda dari kompetisi sepak bola lainnya. Karena para peserta diwajibkan untuk memakai atribut safety riding yang lengkap seperti helm, sarung tangan, sepatu, hingga pelindung siku dan lutut.
Ada pula lomba tarik tambang antar perwakilan klub motor, photo contest nasis bareng, bikers creativity, bike wash contest, dan akustik ala bikers. Selain itu ada pula pelatihan safety riding yang dikemas dalam bentuk fun city rally. Para peserta wajib mempraktekan tata cara berkendara yang aman sembari melewati berbagai rute berkeliling kota Samarinda yang telah ditentukan panitia.
Sebagai penutup acara dihadirkan penampilan dari Andra and the Backbone yang membawakan beberapa lagu hitsnya untuk menghibur para bikers.
Samarinda Diserbu 15 Ribu Bikers
Samarinda 25 Oktober 2010 - Setelah sukses menarik perhatian ribuan bikers di Manado, Batam, dan Surabaya, kini Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), jadi kota terakhir hajatannya para biker, U Mild U Bikers Festrack 2010.
Lapangan Parkir Stadion Madya Sempaja, jadi saksi hangatnya persabahatan antar biker Samarinda, 23-24 Oktober 2010 akhir pekan kemarin.
"Sesuai temanya Get More, Learn More, More Fun, U Mild U Bikers Festrack 2010 Samarinda disulap jadi one stop bikers festival," ujar Brand Manager U Mild Ahmad Nasyiruddin, akhir pekan kemarin di Samarinda, Kaltim.
Ucapan pria yang kerap disapa Nasyir itu tidak berlebihan, mengingat semua konsep acara kali ini dikemas dengan mengacu pada semangat "Dari bikers untuk bikers".
Sekira 15 ribu bikers datang ke tempat ini untuk mengikuti berbagai gelaran menarik bertema roda dua. Mulai dari freestyler exhibition, freestyler coaching clinic, kontes modifikasi, jambore bikers, hingga fun city rally.
U Mild juga mendatangkan freestyler professional Perancis Jorian Ponomareff untuk memeriahkan kota Smaarinda. Jorian sebelumnya tampil juga di U Mild U Bikers Festrack 2010 di Menado.
Sebanyak 133 motor juga tercatat ikut ambil bagian dalam kontes modifikasi yang nantinya akan diadu dengan pemenang dari kontes serupa di Surabaya.
"Setelah diadu dengan pemenang modifikasi U Mild U Bikers Festrack 2010 di Surabaya, maka juaranya berhak terbang untuk ikut kontes modifikasi di Mooneyes Hot Rod Custom Show 2011, di Jepang," lanjut Nasir.
Untuk para anggota komunitas sepeda motor, U Mild menyediakan tempat bagi mereka mengadakan jambore dengan menggunakan konsep "Kampoeng Bikers,".
Namun berbeda dengan gelaran U Mild U Bikers Festrack tahun sebelumnya, sepanjang 2010, tidak lagi digelar ajang balap roadrace. Agendanya digantikan dengan kejuaran drag bike yang itupun hanya berlangsung di beberapa kota saja.
Langganan:
Komentar (Atom)




