Rabu, 26 Januari 2011

Waspada Efek Gonta-Ganti Penggunaan Oli Pada Motor Anda!

Jakarta, 26 Januari 2011 - Bicara soal pelumas mesin motor, ternyata cukup banyak motormania yang masih bingung. Tak heran kalau redaksi kerap dibanjiri pertanyaan seputar oli. Seperti apa efeknya terhadap mesin bila suka gonta-ganti oli. Lalu bagaimana cara yang benar jika ingin mengganti oli dengan merek lain. Trus seperti apa dampaknya bila menggunakan oli mobil di motor dan sebagainya. 

Nah, biar lebih detail, kami coba membuat beberapa draft pertanyaan seputar oli motor ini. Kemudian kami coba minta bantuan ahlinya untuk menjelaskannya buat Anda. Namun di edisi minggu ini, akan dibahas lebih dulu soal efek jangka pendek maupun jangka panjang terhadap mesin bila sering gonta-ganti oli merek lain. 



Soal yang paling sering dilontarkan pembaca OTOMOTIF ini, M. Abidin, Manager Technical Department Service Division PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) mengatakan bahwa tidak akan terlalu berdampak negatif terhadap mesin. Dengan catatan selama grade dan kelasnya sama. 

“Namun sebaiknya gunakan merek yang setara di pasaran. Dan perlu dipahami bahwa fungsi oli bukan hanya sebagai pelumas. Tapi juga sebagai perendah efek gesekan, untuk mendinginkan, sebagai penyekat/sealing, buffer (penahan impact yang besar) atau stress dissipation, mencegah karat serta membersihkan kotoran di dalam mesin,” tambahnya. 

Sedang tanggapan dari Sarwono Edhi, Tecnical Service Training Manager PT Astra Honda Motor (AHM), bilang dalam pemilihan oli hendaknya memperhatikan spesifikasi untuk mesin motor dimaksud. “Mulai SAE, API Service serta JASO-nya,” ujar Edhi. 

Akan tetapi, lanjut Edhi, tiap produsen terkadang punya tambahan aditif tertentu untuk menunjang performa dari oli tersebut. Sehingga ia menyarankan hendaknya konsumen tidak sering menggonta-ganti oli beda merek. Karena dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap kinerja oli tersebut terhadap mesin. 

Reiner Sitorus, Senior Manager Spare Parts & Service Dept. Marketing Division PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) pun senada Edhi. “Soalnya dikhawatirkan kalau formula aditifnya berlainan, ketika tercampur (oli lama dengan oli baru beda merek) akan membuat kinerja oli barunya jadi tak sempurna. Boleh-boleh saja sih ganti oli lain merek. Asalkan speknya sesuai dan sebelum menuang oli baru, yang lama sebaiknya di-flush lebih dulu,” saran Reiner. 

Lantas apa efeknya bila menggunakan oli dengan grade yang tidak sesuai (lebih rendah atau lebih tinggi) dari anjuran pabrik? Kata Abidin, pabrikan pastinya punya tujuan tertentu dalam merekomendasi mesin hasil produksinya dengan oli yang direkomendasi. 



“Pengaruh paling terasa adalah ‘konsumsi oli’ dan dampak penggunaan oli terhadap konsumsi bahan bakar. Namun grade rendah belum tentu gak cocok. Tergantung peruntukan mesin itu sendiri. Sebalik grade lebih tinggi juga belum tentu cocok,” tambah Abidin. Hal tersebut, lanjutnya, belajar dari kasus keluhan konsumen yang pihaknya alami. 

"Konsumen kami itu memiliki mobil Eropa pengguna oli bermerek terkenal. Sisa oli mobilnya itu digunakan untuk sepeda motor sportnya. Tapi akibatnya motor tidak bisa ‘lari’ lantaran kopling selip. Karena oli mahal untuk mobil biasanya terdapat Logo ‘DONUT’ yang bertuliskan ‘CONSERVING II’. Itu artinya kadar additive (teflon), persentasenya lebih banyak dari oli biasa. Dampaknya pada kopling sepeda motor bebek atau sport yang terendam, akan selip karena tidak dirancang menggunakan oli tersebut,” tutur Abidin. 

Lain halnya yang dikatakan Edhi. “Oli dirancang untuk mesin tertentu yang disesuaikan dengan toleransi celah antar part, suhu yang bekerja dan beban kerja dari mesin tersebut. Apabila grade oli tersebut tidak sesuai dikhawatirkan bisa berpegaruh terhadap kinerja dari mesin tersebut,” tukasnya. 

"Grade biasanya menentukan oli tersebut cocoknya untuk mesin seperti apa. Soalnya makin ke sini mesin dirancang makin presisi. Sehingga butuh oli dengan grade yang sesuai peruntukkannya. Sebab kalau pakai oli yang diperuntukkan buat mesin motor keluaran lama, bisa berdampak negatif pada mesin itu sendiri ," timpal Reiner. 

Nah, untuk mengetahui soal grade oli ini, silakan kebet edisi mendatang ya!

Modif Yamaha R1 ‘European Edition’ 2010, Weekend Warrior

Jakarta, 26 Januari 2011 - Wow lagi-lagi Bikers Indonesia memposting artikel tentang modifikasi motor, so kenapa Bikers Indonesia memposting ini??

Ya karena Modifikasi disukai oleh peminat motor-motor berkelas seperti Kawasaki, Byson, Yamaha, CS 1 dll.

So kita lihat aja yuk berita Modifikasi hari ini apa yaaa....



Selasa, 25 Januari 2011

Usir Getar Minerva R150, Ganti Kruk As-nya Aja!


Jakarta, 25 Januari 2011 - Salah satu varian terlaris dari jajaran produk PT Minerva Motor Indonesia (MMI), R150. Apalagi generasi pertama yang bodinya mirip Honda CBR 150R. Sangat mudah ditemukan di jalanan. 


Namun sayang banyak yang mengeluh soal kenyamanannya, yaitu soal getaran yang menjalar hingga setang dan seluruh bodi. Efeknya pengendara akan merasa cepat lelah. Kenapa dan bagaimana menanggulanginya? 

Menurut hasil penyusuran Jainal Arifin Siregar, dari bengkel Ucok Motor Speed di Gang Keramat No. 34 Pondok Ranji, Bintaro, Tangerang salah satu sumber utama berasal dari kruk as. 


“Bandul kruk as kanan dan kiri punya diameter dan bobot beda, sehingga tak bisa balance,” terang mekanik yang biasa dipanggil Bang Ucok ini. Efeknya tentu saja membuat mesin bergetar, sehingga bikin tak nyaman dan sulit meraih putaran tinggi. 


Ucok memperlihatkan langsung, jika pen big end dan setang piston dilepas lalu dijejerkan memang beda. Kalau diukur pakai sigmat, bagian kanan punya diameter 112 mm, sedang kiri hanya 103 mm. Walah beda 9 mm, wajar jika timbul goyangan. 

Lalu gimana menghilangkan chatter itu? “Kruk as mesti diganti, paling enak pakai milik Honda Mega Pro,” saran Bang Ucok. Mengapa pilih milik sport 160 cc dari Honda? 



Alasan pertama pemasangan mudah karena basis mesin memang mirip. Kedua langkah piston tetap sama 49,5 mm, ketiga tentu saja balance, keempat punya bobot lebih berat sehingga torsi dijamin meningkat. 


Pemasangannya? Perlu ada beberapa penyesuaian sih. Pertama jika tak mau repot setang piston mesti tetap pakai milik R150, karena bawaan Mega Pro lebih panjang 2 mm. Jika tak diganti posisi piston akan melebihi bibir blok. Mesti menambah paking atau memapas piston. 

“Kedua, as sebelah kiri tempat bertenggernya magnet mesti dibubut sedikit lebih tirus, biar pas dengan magnetnya,” papar mekanik asli Medan, Sumut. Lainnya tetap pakai bawaan motor. 

Mau sekalian upgrade performa lebih dasyat? Bang Ucok memberi saran sekalian pakai kruk as Tiger. Sehingga stroke jadi 62,2 mm. Pasangannya sekalian pasang piston Tiger. Sehingga volume jadi 196 cc. Pastinya selain getaran hilang, tenaga jauh meningkat. 

Tertarik? Bang Ucok kasih perkiraan kebutuhan dana sekitar Rp 2 juta jika pakai Tiger. Jika pakai milik Mega Pro hanya sekitar Rp 1 juta. 

Oke deh, berangkat…

Paket Korek Harian Enak Honda CS1, Mulai Rp 1-3 Jutaan


Jakarta, 25 Januari 2011 - Meski sudah berkapasitas 124,7 cc, masih banyak pemilik  Honda CS1 yang kurang puas dengan tarikan awalnya, “Makanya, ada yang upgrade pengapian, knalpot dan lainnya demi mengejar atau sekadar tambah akselerasi,” ucap Wahyudin, pemilik Honda CS1. 

Untuk memungkinkan hal itu, perlu adanya penambahan part tertentu sebagai pendukung agar tenaga mesin tak terbuang percuma. Nah, kalau Anda penasaran, kami membeberkan hasil pencarian dari beberapa bengkel yang biasa kasih pakohnak alias paket korek harian enak buat mesin si CS1 ini. 

Menurut Hendry pemilik bengkel Triwarna Speed (TS), pakhonak bisa jadi solusi nyembuhin penyakit Honda CS1 di putaran bawah yang kurang greng. “Karbu standar kadang suka lemot merespon putaran grip gas, makanya mesti diganti tipe racing berikut CDI non-limit dan knalpot aftermarket,” katanya. 

Untuk otak pengapian, TS lebih pilih CDI BRT tipe dualband, yang punya kelebihan putaran mesin bisa tembus di atas 13 ribu rpm dalam keadaan gigi netral. Proses porting polish tetap ada dan ditambahkan karbu PE 28 dan bobok knalpot. 

“Hasilnya, ruang bakar jadi lebih padat. Setelah selesai, pemilik besutan mesti mencoba dan mengoreksi bagian ke­kurangannya agar sesuai kapasitas yang ada,” ungkap pria yang buka bengkel di kawasan Kelapa Dua, Depok. 

Lainnya, ada juga bengkel di Jl. Lapangan Bola No.35, Kebon Jeruk, Jakbar ini, punya kategori pilihan yang biasa diminta para speedgoers. Syaratnya, pakhonak yang tersedia kudu mengganti di beberapa titik jika mau oke besutan Anda. 



Pilihan koil juga bisa jadi alternatif lain (kiri).
Karbu Honda NSR SP karbu sejuta umat (kanan)
. 
Biasanya karbu Honda NSR SP berventuri 28 mm, CDI hanya diset­ting ulang timming pengapiannya, por­­ting polish, papas noken as, ganti klep in dan knalpot. “Koil juga penting, untuk meningkatkan lompatan bunga api di busi, bisa pakai punya motor trail Yamaha YZF 125 atau Honda CRF, agar kerja mesin lebih ringan dan maksimal. Sudah paling pas deh buat harian,” terang Ando pemilik bengkel PSC. 

Beda cerita Fiki Farhan pemilik bengkel Fiki Motor (FM) yang sudah biasa menangani korekan buat Honda CS1. “Kalo buat harian jangan terlalu ekstrem beda dengan balap resmi, cukup perbaiki performa ditarikan awal saja, yang penting gak malu-maluin diajak ngacir,” kata pria yang buka bengkel di daerah Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi. 

Nah, untuk mewujudkan hal itu, menurutnya ada beberapa komponen yang harus diubah. Misal mengganti jeroan karbu standar (pilot jet/main jet) dan otak pengapian pakai CDI BRT dualband atau Rextor. Apa knalpot juga diganti tipe racing Bos? 

“Gak usah, knalpot cukup dibobok, bagian dalam silencer kita atur ulang posisinya agar tak terlalu banyak sekat atau saringan, sehingga gas buang lebih plong dan kita seting ulang spuyernya sampai maksimal, dari situ bisa diketahui sebatas mana CS1 ini untuk korek harian,” yakinnya. 

Gak perlu heboh, kan?

Senin, 24 Januari 2011

KOPDAR GABUNGAN HTML JATENG, JATIM & BALI

Pandaan, 29 Januari 2011

Jakarta, 24 Januari 2011 - Brotherhood has no limit… Let’s roll brothers!!!!!!!!!

Di selenggarakan, di café Trisula Jl. Bypass Pandaan, Pandaan Pasuruan Jawa Timur, hari Sabtu, 29 Januari 2011, pk 18.00 sampai selesai.

KOPDAR ONLINE Pertama yang diselenggarakan dalam sebuah komunitas Motor berskala Nasional

Kami mengundang seluruh member HTML, juga seluruh komunitas motor di Jawa Timur yang selama ini sudah memiliki hubungan yang sangat baik dengan HTML khususnya di wilayah Jawa timur.

Target undangan khusus untuk HTML 60 peserta, sedangkan untuk komunitas lain kami tidak membatasi.

Misi utama acara ini kami selenggarakan adalah karena kami ingin mempererat hubungan antar anggota HTML khususnya, agar semakin solid dan menjadikan komunitas ini sebuah wadah pemersatu antar biker tanpa ada batasan apapun, sehingga mungkin dari hal kecil ini kita bisa mempersatukan bangsa ini yang saat ini sedang mengalami krisis kepercayaan.

Konsep acara ini adalah dari kita untuk kita dan intinya adalah kebersamaan untuk itu masing-masing sub simpul wilayah akan menyumbangkan kreatifitasnya masing-masing.

Susunan Acara

1. 18.00-19.00 Peserta berkumpul di lokasi tikum (Jalan Raya pandaan-Surabaya depan restoran Cianjur)
2. 19.00 Menuju café Trisula By Pass Pandaan
3. 19.30-22.00 Video conference dengan HTML Jabodetabek (Café Trisula)

Ramah tamah & Makan malam

* Sambutan ketua Panitia Kopdargab bro Icho HTML Pandaan
* Sambutan dari BOS Jatim Bro Ari Murtono
* Sambutan dari perwakilan HTML Jateng
* Sambutan dari perwakilan HTML Bali
* Sambutan dari perwakilan HTML Nusatenggara

4. 22.00-selesai Rolling ke pemandian air panas Padusa Pacet

Buat para brothers yang mau bergabung silahkan menghubungi :
1. Bro Icho 0817 4954 740
2. Bro enggal 0856 481 45702
3. Bro Agung 0812 521 92008

Untuk kontribusi Rp. 30.000,-/org
Bisa ditransfer ke no rek. BCA 6910174752 a/n hendrikus Iko Yudiyanto.
Fasilitas makan malam & penginapan di daerah Tretes
Pembayaran paling lambat tanggal 25 Januari 2011 

Lokasi penjemputan
- Dari arah Barat akan di jemput di daerah Gempol
- Dari arah Timur akan di jemput di Alun-alun Bangil 

Petugas-petugas :

Safety Officer
1. Road Captain : Icho
2. Voorrider : Bro Enggal
3. Blocker : Bro fajar, bro yosi, bro dana, bro aip
4. Sweeper : bro sudar, bro mitro

Penjemputan
1. PMPC pandaan
2. HTML Pandaan
3. HTML Kraksaan
4. HTML Surabaya

Dokumentasi & Video Conference
1. Bro Sapto HTML Malang
2. Bro Bonu HTML Pandaan

Konsumsi
1. Sis Ciecil 

Akhir kata kami dari HTML Pandaan selaku penyelenggara mengajak all biker khususnya seluruh HTMLer dimanapun berada untuk bergabung menjalin sebuah kebersamaan 

BROTHERHOOD HAS NO LIMITS…..
LET’S ROLL TO PANDAAN BROTHERS….!!!!!! 



BEST REGARDS

ICHO

HTML PANDAAN

Pedrosa Berharap, Honda Adil Pada Pembalapnya

Sport, 24 Januari 2010 - Tahun ini tim Repsol Honda sebagai tim pabrikan utama tim Honda, memiliki tiga pembalap, yaitu Dani Pedrosa, Andrea Dovizioso dan Casey Stoner. Hal ini dilakukan oleh Honda, mengingat sponsor utama mereka yaitu Repsol, ingin mempertahankan Dovizioso setelah melihat performanya akhir musim 2010 lalu cukup bagus. 

Nah, masuknya Stoner di tim Honda, membuat pembalapnya sedikit merasa resah. Setelah Casey Stoner mengkhawatirkan hal ini beberapa waktu lalu, giliran Dani Pedrosa yang merasa khawatir dengan perlakuan tim Honda nantinya. Pedrosa pun berharap agar tidak ada perlakuan khusus salah satu diantara ketiga pembalapnya. 
“Pertanyaan ini sedikit terlontar untuk HRC, mengingat saat ini memiliki 3 pembalap. Di sesi tes pra musim mereka memberikan semua paket untuk di tes para pembalapnya. Namun saya berharap saat seri pertama sudah dihelat, semua paket yang dibutuhkan oleh semua pembalap, diberikan semuanya,” ancam Pedrosa. 

Sayangnya untuk sesi latihan perdana nantinya, Pedrosa masih merasakan belum bisa tampil 100 persen. Namun Pedrosa yakin jika dia bisa mengontrol motor lebih baik, maka hasilnya akan lebih baik. 

“Saya tidak akan berada dalam kondisi terbaik saya pada sesi tes pertama musim ini, namun saya rasa ini akan menjadi tes pribadi. Jadi kita lihat saja nanti,” wanti Pedrosa.

Modif Kawasaki Ninja RR 2007 & 2008, Duet Maut Jawara Sentul

Jakarta, 24 Januari 2011 - Wow modif Kawasaki Ninja RR 2007 & 2008, kerennya bukan main. Sentul menjadi saksi saat pembalaap muda ini mengeluarkan adrenalinnya.

Yuk untuk lebih lanjut, baca artikel dibawah ini.