Kamis, 09 Desember 2010

Suzuki Siap Luncurkan Motor Bebek Bernama Axelo

GambarJakarta 9 Desember 2010 - Produsen motor Suzuki nampaknya sudah bosan berada di bayang-bayang Honda dan Yamaha. Suzuki pun bersiap membuat gebrakan dengan dengan meluncurkan sebuah motor baru di awal tahun 2011 ini.


Rencananya PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah berencana akan meluncurkan sebuah motor anyar bernama Suzuki Axelo pada tanggal 5 dan 6 Januari 2011 nanti.



Suzuki Axelo merupakan sebuah motor baru bermodel underbone atau bebek. Tapi tidak dijelaskan lebih lanjut model seperti apakah Axelo ini dan bagaimana spesifikasi teknisnya.



Belum diketahui pula apakah motor ini merupakan varian baru pula ataukah
penganti dari motor bebek yang sekarang ada. Seperti diketahui, Suzuki mulai berbenah dengan mengeluarkan generasi terbaru dari motor bebeknya.



Suzuki Titan lahir tahun ini untuk menggantikan Smash. Lalu apakah ini merupakan pengganti Shogun ataukah benar-benar sebuah motor baru?



Hingga berita ini diturunkan, Deputy General Manager 2W Marketing-Planning Section Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Joko Utomo belum bisa dihubungi.



Joko sebelumnya menuturkan Suzuki memang akan menyiapkan motor-motor baru untuk menyegarkan pasar.

Senin, 06 Desember 2010

Ssst...Honda Siap Rilis 6 Motor Baru dan 1 Motor Facelift di 2011

Gambar
Jakarta, 7 Desember 2010 - Sembari menunggu pergantian tahun baru 2011, produsen motor Honda diam-diam memiliki rencana matang untuk menggebrak pasar roda dua tanah air. Terdengar kabar jika pabrikan motor Jepang itu bakal menghadirkan 6 motor baru dan 1 motor facelift di 2011.


Rencananya PT AHM memasarkan 6 motor baru dan 1 motor facelift tahun depan.

Menurut sang sumber, dari 6 motor baru yang direncanakan dua diantaranya sudah pasti yakni CBR 250 dan CBR 150. Terlebih keduanya sudah diluncurkan di pasar roda dua Thailand. Dan tinggal menunggu 2011 untuk hadir di pasar roda dua tanah air.



Namun sayang pihak Honda belum ingin membuka selubung 4 motor baru yang dimaksud. Hanya saja Honda memberikan keterangan 1 diantara 4 motor baru adalah motor skutik.



Ada motor skutik. Ia juga belum bisa memastikan masuk atau tidak. Namun untuk sementara rencananya tetap memasarkan 6 motor baru termasuk CBR 250 dan CBR 150. Itu sifatnya tentative. Bisa saja dalam waktu beberapa saat berubah dan tidak jad.



Honda di tahun 2010 ini cukup agresif dengan memasarkan beberapa motor baru seperti Scoopy, PCX dan Revo matik di 2010, dan penyegaran beberapa merek lama seperti Tiger, Vario, Supra dan Revo.



Untuk CBR 250 sudah dipastikan bakal hadir di RI pada awal 2011.  Masalah harga Honda CBR 250 belum jelas. Honda menargetkan harga CBR lebih dari Rp 40 juta namun kurang dari Rp 50 juta on the road Jakarta.

Suzuki Shogun Terbaru Sudah di Depan Mata

Jakarta, 6 Desember 2010 - Kehadiran generasi terbaru Suzuki Shogun sepertinya tinggal menunggu waktu. Jejak kemunculan bebek Jepang ini makin santer terdengar.

Walau sempat tertunda kemunculannya di arena Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010 silam, tapi sepertinya PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah "gatal" untuk menelurkan satu lagi bebek anyar.

Fakta terbaru terungkap, SIS selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Suzuki di Indonesia telah mengantongi izin dari Kementrian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) untuk melahirkan New Shogun.

SIS telah mengantongi izin Tanda Pendaftaran Tipe Automotif (TPT) dari Kemenperin per November 2010. Ada dua tipe yang didaftarkan SIS untuk Shogun, yakni FL125 RCD dan FL125 SCD. Keduanya telah mendapat Nomor TPT 140/IUBTT/TPT/11/2010 serta 139/IUBTT/TPT/11/2010. SIS bakal mengantongi izin untuk memproduksi 36000 unit FL125 RCD dan 9720 unit FL125 SCD.

Lantas apa perbedaan dari kedua tipe bebek yang bakal dilahirkan Suzuki tersebut? Dari kode yang dicantumkan, diprediksi untuk FL125 RCD merupakan Shogun dengan pelek racing (casting wheels) sementara FL125 SCD merupakan kode produksi untuk Shogun berpelek jari-jari.

Marketing Dept. Head 2W SIS Rudjojo Nirjana sebelumnya juga sempat menuturkan bahwa Shogun terbaru bakal muncul tahun depan. Sayangnya ia masih enggan membeberkan kapan kepastian waktunya bebek 4 tak itu akan lahir.

Dirinya hanya berujar Shogun terbaru itu bukan sekedar facelift atau minorchange tetapi benar-benar merupakan model baru.

Wow, jadi makin penasaran!

Minggu, 05 Desember 2010

Junaedi Arif, Si Penjelajah Nusantara Bermotor

GambarLampung, 6 Desember 2010 - Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya. Hal itulah yang membuat Junaedi Arif tergerak untuk menjelajah nusantara dengan motornya telah kembali. 

Setelah sukses berkeling Indonesia mengendarai sepeda motor pada 2007, kini pria yang akrab disapa pak Jun itu baru saja menjelajahi daerah-daerah di Indonesia dengan Honda Vario Techno CBS 2010.

Junaedi Arif memulai perjalanannya seorang diri pada Juli 2010 menuju
Jakarta-Bandung-Yogyakarta-Semarang-Surabaya-Bali-Lombok-Kupang-Irianjaya-Sulawesi-Kalimantan dan kembali ke Sumatera dengan jalur yang sama.

Tidak berhenti di Sumatera, Pak Jun melanjutkan ke luar negeri. Perjalanan dimulai lewat jalur Singapura-Malaysia-Thailand-Birma-Bangladesh-Pakistan-Vietnam-Kamboja-India dan balik ke tanah air dengan jalur yang sama.

Untuk mengeliling Nusantara dan beberapa negara tetangga, Pak Jun menghabiskan waktu 5 bulan dengan dana Rp 36 juta di Indonesia dan Rp 25 juta untuk di luar tanah air yang didapatnya dari pihak sponsor. Perjalanan dimulai pada Juli 2010 dan berakhir pada 4 Desember 2010 di Lampung.

Tidak ada modifikasi besar-besar pada motor yang ditungganginya. Motor hanya menggunakan 3 box dan kapasitor bang untuk mengangkat lampu LED yang  digunakan sebagai penerangan. Sementara mesin dibiarkan bawaan pabrik.

"Jiwa saya memang suka bertualang. Tidak ada rasa takut sama sekali. Niat saya bulat untuk menjelajah," kata Junaedi Arif (41) ketika itu mengikuti Jambore Vario di Lampung, Sabtu (4/12/2010).

Menurutnya banyak pengalaman yang didapat berkat perjalanan itu. Dan Pak Jun sendiri mendapatkan kepuasan tiada tara. "Saya puas sekali jalan-jalan ke sana-sini seorang diri. Memang ada beberapa keraguan tapi karena niat saya tulus jadi sayanya tidak takut. Salah satunya ketika saya berada di Aceh," ucap Pak Jun.

Di Aceh lanjut pak Jun, pernah ditabrak oleh perampok yang menggunakan sepeda motor. "Namun entah mengapa setelah saya jelaskan jika saya adalah petualang, 2 perampok tersebut malah iba pada saya," ucap Pak Jun.

Nampaknya kejadian itu tidak membuat Pak Jun kapok. Selanjutnya bapak 3 anak itu yang memiliki usaha kelapa sawit itu dalam waktu dekat akan menaklukan dunia menggunakan Honda PCX. "Menurut rencana awal tahun depan sayang berangkat keliling dunia lagi. Jika tidak ada halangan berakhir di April 2011," tutup Pak Jun.

Burgess Akui Ducati Berat buat Belok

Sport, 6 Desember 2010 - Tujuh tahun mengendarai Yamaha, Valentino Rossi merasa belum sreg dengan tunggangan barunya, Ducati. Mekanik andalan Rossi, Jeremy Burgess, mengakui motor Ducati berat buat brbelok.

Rossi yang akan membela Ducati mulai tahun depan sudah menjajal motor Ducati bulan lalu dalam tes di Valencia. Dalam kondisi bahu yang masih cedera, Rossi praktis bagai mengendalikan motornya dengan satu tangan saja.

Padahal, Ducati adalah sebuah motor yang memiliki tenaga besar. Artinya, tenaga yang diperlukan untuk membuat Desmosedici bermanuver juga cukup besar.

"Motor Ducati membutuhkan fisik lebih buat dikendarai dibanding motor-motor Jepang. Membelokkan motor adalah salah satu isu yang harus kami garap," ungkap Burgess seperti dilansir Speed TV.

"Anda harus sedikit memaksanya dan itu menambah tekanan yang tidak kami duga. Kami tidak ingin mengambil risiko," tukas ahli motor berkebangsaan Australia itu.

Meski ada keluhan, Burgess mengklaim kalau Rossi merasa ada banyak hal positif dari Desmosedici. Sebagai catatan, Burgess adalah mekanik andalan Rossi selama satu dekade terakhir dan telah bekerja sama dengan pembalap 31 tahun itu sejak di Honda.

"Valentino bilang kalau motor ini punya cengkeraman mantap di bagian belakang dan mesinnya sempurna," pungkas Burgess.

Lorenzo Tak Ingin Disebut Favorit Juara

Sport, 5 Desember 2010 - Jorge Lorenzo tampil memukau sepanjang musim 2010, dan dia terus mempertahankan performa tersebut pada tes post-season di Valencia, awal bulan lalu. Tak heran jika Juara Dunia MotoGP 2010 tersebut tetap menjadi favorit juara untuk musim mendatang.

Namun Lorenzo menolak anggapan tersebut. Mantan juara dunia dua kali kelas 250cc ini merasa, musim depan semua pebalap memiliki peluang yang sama, karena sama-sama mengawali pertarungan dengan nilai nol.

Saya tidak suka dengan favorit ini. Semua pebalap memulainya dengan poin nol sebelum seri pertama, dan jika anda ingin terus menjadi pemenang dan bertahan di puncak, maka anda perlu bekerja dan bekerja
-- Jorge Lorenzo


Memang, tak ada yang menggugat jika musim lalu menjadi panggung aksi Lorenzo di arena MotoGP. Dia mencuri perhatian dunia lewat sembilan kemenangan dari total 18 seri yang dilakoni, ditambah lagi dengan tujuh kali naik podium dan tidak pernah finis lebih rendah dari posisi empat. Sebuah prestasi yang sangat mencengangkan.

Bahkan, sebelum rekan setimnya yang juga pebalap legendaris, Valentino Rossi, cedera patah kaki akibat kecelakaan di Mugello, Italia, pada awal Juni, Lorenzo juga sudah menggunggulinya. Di klasemen sementara, Lorenzo berada di atas "The Doctor".

Untuk menunjukkan superioritasnya, Lorenzo melengkapi rangkaian kesuksesannya tersebut dengan tujuh kali meraih pole position dan empat fastest lap. Setelah itu, dia menobatkan diri sebagai juara dunia ketika finis ketiga di Malaysia, tiga seri menjelang akhir musim. Semua itu merupakan refleksi, 2010 menjadi musim paling indah bagi Lorenzo.

"Saya tidak berharap memiliki musim yang mencengangkan," ujar bintang Fiat Yamaha ini, kepada Crash.net Radio. "Itu hampir sempurna, karena mengakhiri kompetisi dengan sembilan kemenangan dan hampir selalu berada di podium pada setiap seri, tentu saja anda tidak bisa meminta yang lebih lagi. Setiap pebalap di dunia pasti ingin menjadi juara dunia di setiap kategori, tetapi khususnya di MotoGP. Itu adalah pencapaian maksimal yang anda bisa raih di dunia motor, dan kami melakukannya."

Ketika ditanya mengenai peluang besarnya untuk meraih gelar lagi dan sirkuit mana yang tetap diandalkan, Lorenzo hanya mengatakan bahwa tugasnya bakal berat untuk melakukan hal tersebut.

"Untungnya, tahun ini kami memiliki banyak hal," ujar pebalap berusia 23 tahun asal Spanyol ini. "Saya akan mengatakan mungkin Jerez, di mana saya meraih kemenangan yang mengagumkan, Silverstone, yang bagi saya secara teknis merupakan balapan terbaik sepanjang tahun dan juga Valencia, karena itu merupakan balapan terakhir di negaraku, dan saya harus menampilkan yang terbaik."

Tentang penampilannya yang menawan pada tes post-season di Valencia, Lorenzo mengakui bahwa persiapannya untuk mempertahankan gelar sudah dimulai. Akan tetapi, dia menampik anggapan bahwa apa yang ditunjukkannya di Sirkuit Ricardo Tormo--di mana Lorenzo menjadi yang tercepat dalam tes tersebut--menjadi indikasi bakal dominan lagi di musim 2011, sehingga layak jadi favorit juara.

"Tes sudah dimulai dengan baik. Kami mencoba motor baru, dan tampaknya bekerja dengan baik. Kami hanya perlu bekerja pada mesin, karena kami membutuhkan tenaga besar dan juga sedikit pada traksi. Tetapi Yamaha adalah motor juara dan saya bahagia bisa terus bersama mereka selama dua tahun lagi.

"Saya tidak suka dengan 'favorit' ini. Semua pebalap memulainya dengan poin nol sebelum seri pertama, dan jika anda ingin terus menjadi pemenang dan bertahan di puncak, maka anda perlu bekerja dan bekerja. Jika anda berhenti berusaha, semua orang akan melewatimu. Kami harus tetap bekerja!"

Sabtu, 04 Desember 2010

Ducati 1098R dari Jepang

Pontianak, 5 Desember 2010 - Gambar yang Anda lihat ini Ducati 1098R buatan Jepang? Kaget, kan? Sejak kapan Negeri Matahari dapat lisensi boleh memproduksi moge asal Italia tersebut!

Terus terang, sepeda motor ini terlahir dengan nama Yamaha Scorpio pada 2007. Berkat tangan terampil Agus Salim dari rumah modifikasi Evolution Motor Sport (EMS) di Pontianak (Kalimantan Barat), sepeda motor jenis sport itu berubah bentuk jadi moge asal Negeri Piza.

"Kebetulan punya limbah Ducati 1098R 2010 dari Amerika dan sangat eksklusif, maka saya pakai di Scorpio," ucap Agus yang dikenal sebagai pedagang limbah di Kota Khatulistiwa.

Untuk memasang kaki-kaki, menurut Agus, hal itu tidaklah susah karena seluruh rangka dibuat ulang. Dengan begitu, pemasangan pro-arm bisa langsung disesuaikan. "Kalau masih rangka asli, (kita akan) sibuk mengepaskan pegangan arm."

Agar bentuk rangka yang dibikin Agus, terutama subframe belakang, menjadi panjang dan memiliki dimensi sama dengan aslinya, ia mencarinya lewat internet. Hasilnya, duplikat bikinannya sama persis dengan Ducati 1098R.

Sementara itu, badan motor copy paste dari Ducati. "Masa kaki Ducati, tapi body-nya merek lain. Supaya benar-benar berkesan balap, model yang ditiru memang versi balap," kekehnya.

Cara pemasangan komponen pada Scorpio ini dilakukan Agus mengikuti 1098R, yakni steering dumper. Katanya, ia memakai perangkat Hayabusa 1.300. Kalau aslinya dipasang di bagian segitiga bawah upside down, maka steering damper pada Ducati yang asli itu sebetulnya berada di atas segitiga atas. "Sesuai konsep aslinya, jadi harus dipasang di atas dengan memodifikasi," papar Agus.

Yang menarik, Agus melengkapi modifikasinya itu dengan memasangkan kamera kecil di ujung buritan atas. Hasilnya seperti tunggangan pebalap Troy Bayliss di arena balap kejuaraan dunia Superbike.

Hebat!