Rabu, 02 Februari 2011
Substitusi Per CVT Kymco Free, Akselerasi Lebih Enteng
Bikers Indonesia. Jakarta, 2 Februari 2011 - Akibat merasa lambat dalam berakselerasi, bikin Alan Basyir warga Slipi, Jakbar ini geram, “Setiap mau menyusul kendaraan lain, suka gak yakin.
Apalagi saat tanjakan, capek deeh. Gimana ya, biar enak tarikannya tapi tanpa main bore-up?” harap pembesut Kymco Free LX.
Tenang, Franky ketua Kymco Motor Club (KMC) punya jawabannya. “Itu sih biasa, pasti per CVT-nya sudah payah. Kan semua komponen ada umurnya. Baru akan ketahuan kalau larinya sudah berubah. Sebab, per ini ikut andil dalam mengurangi dampak tenaga mesin terbuang atau selip,” ujar pria ramah ini.
Jadi solusinya gimana dong? Bisa ganti komponen yang baru atau pakai part alternatifnya.
Yakni, saling tukar atau substitusi per CVT Honda Vario. Harganya Rp 30 ribu, dibanding punya Kymco Rp 67 ribu. Keuntungan lain, tarikan bawah terasa lebih enteng.
Apalagi saat tanjakan, capek deeh. Gimana ya, biar enak tarikannya tapi tanpa main bore-up?” harap pembesut Kymco Free LX.
Tenang, Franky ketua Kymco Motor Club (KMC) punya jawabannya. “Itu sih biasa, pasti per CVT-nya sudah payah. Kan semua komponen ada umurnya. Baru akan ketahuan kalau larinya sudah berubah. Sebab, per ini ikut andil dalam mengurangi dampak tenaga mesin terbuang atau selip,” ujar pria ramah ini.
Jadi solusinya gimana dong? Bisa ganti komponen yang baru atau pakai part alternatifnya.
Yakni, saling tukar atau substitusi per CVT Honda Vario. Harganya Rp 30 ribu, dibanding punya Kymco Rp 67 ribu. Keuntungan lain, tarikan bawah terasa lebih enteng.
Keterangan Gambar : 1. Lepas semua baut pengancing tutup CVT yang berjumlah 9 buah dengan kunci T-8.
2. Copot mur driven face atau rumah kopling dengan kunci khusus seperti huruf Y (treker) dan kunci sok 14.
3. Buka mur penahan kopling pakai kunci treker lagi.
4. Sekarang tarik per CVT dengan tangan dan ganti punya Vario. Perbedaannya, milik Kymco lebih tinggi 3,2 cm (Kymco 15,2 cm, Vario 12 cm)
“Tingginya beda satu ulir tapi diameter lingkarnya sama-sama 5,7 cm. Karena pendek itulah bikin tarikan awal lebih cepat dibanding standaran,” ucapnya.
Tools:
• Per CVT Honda Vario Rp 30 ribu •
Daftar Belanjaan:
• Kunci T-8 • kunci sok 14 • 2 special tool (treker) •
Modif Yamaha Scorpio Z 2005, Rekayasa Selera
Komparasi Yamaha New Jupiter MX Manual Clutch vs Automatic Clutch
Bikers Indonesia. Jakarta, 2 Februari 2011 - Sebelumnya, redaksi sudah menjajal Jupiter MX Manual Clutch dalam sesi test ride. Hasilnya, dua jempol untuk bebek sport Yamaha ini!
Tapi bagaimana dengan sang adik? New Jupiter MX masih punya satu varian lagi, yaitu versi tanpa kopling manual. Penasaran seperti apa bedanya? Yuk gas pol!
Desain
Secara desain tak ada yang berbeda. Keduanya sama-sama pakai baju baru. Lampu sein, cover body depan, spatbor hingga sayap semuanya baru. Keduanya juga sudah dilengkapi dengan spatbor kolong di roda belakang.
Bedanya hanya pelek belakang. Pada New Jupiter MX manual clutch sudah dimenggunakan pelek dengan lebar 2.5 inci dikawal ban 100/80, sedang versi automatic clutch hanya pakai pelek 1.60 inci dan ban 80/90.
Selain itu pemilihan striping dan warna kaki-kaki juga jadi pembeda. Pada New Jupiter MX manual clutch, swing arm, tabung sokbraker depan beberapa part kecil seperti foot step dilabur warna hitam, sedang New Jupiter MX automatic clutch pakai warna silver.
Tapi bagaimana dengan sang adik? New Jupiter MX masih punya satu varian lagi, yaitu versi tanpa kopling manual. Penasaran seperti apa bedanya? Yuk gas pol!
Desain
Secara desain tak ada yang berbeda. Keduanya sama-sama pakai baju baru. Lampu sein, cover body depan, spatbor hingga sayap semuanya baru. Keduanya juga sudah dilengkapi dengan spatbor kolong di roda belakang.
Bedanya hanya pelek belakang. Pada New Jupiter MX manual clutch sudah dimenggunakan pelek dengan lebar 2.5 inci dikawal ban 100/80, sedang versi automatic clutch hanya pakai pelek 1.60 inci dan ban 80/90.
Selain itu pemilihan striping dan warna kaki-kaki juga jadi pembeda. Pada New Jupiter MX manual clutch, swing arm, tabung sokbraker depan beberapa part kecil seperti foot step dilabur warna hitam, sedang New Jupiter MX automatic clutch pakai warna silver.
Fitur dan Teknologi
Semua fiturnya hampi tak ada bedanya. Panel speedometer hingga fungsi semua tombol di stang sama saja. Begitu juga dengan kapasitas boks bagasi di bawah jok sama sempitnya.
Perbedaan paling mencolok diantara keduanya ada pada transmisi. Meski menggunakan mesin dengan platform yang sama, tapi konstruksi mekanisme gigi transmisi dan bentuk crankcase-nya berbeda.
Pada New Jupiter MX tanpa kopling manual, transmisinya tidak ada yang berbeda bila dibandingkan dengan Jupiter MX versi terdahulu. Masih 4 percepatan dengan sistem rotari (N-1-2-3-4-N).
Sedang pada New Jupiter MX manual clutch, sudah mengadopsi transmisi 5 kecepatan. Transmisi ini serupa dengan yang dipakai Yamaha Vixion. Perpindahan gigi pun jadi seperti motor sport, satu ke bawah, dua seterusnya ke atas.
Perubahan transmisi mengharuskan penambahan penguat pada sasis, khususnya di area engine mounting. Penguat ini diperlukan untuk menghilangkan getaran.
Perbedaan lainnya ada pada aplikasi disk brake belakang khusus untuk New Jupiter MX versi manual clutch. Buat yang automatic clutch tetap pakai teromol.
Semua fiturnya hampi tak ada bedanya. Panel speedometer hingga fungsi semua tombol di stang sama saja. Begitu juga dengan kapasitas boks bagasi di bawah jok sama sempitnya.
Perbedaan paling mencolok diantara keduanya ada pada transmisi. Meski menggunakan mesin dengan platform yang sama, tapi konstruksi mekanisme gigi transmisi dan bentuk crankcase-nya berbeda.
Pada New Jupiter MX tanpa kopling manual, transmisinya tidak ada yang berbeda bila dibandingkan dengan Jupiter MX versi terdahulu. Masih 4 percepatan dengan sistem rotari (N-1-2-3-4-N).
Sedang pada New Jupiter MX manual clutch, sudah mengadopsi transmisi 5 kecepatan. Transmisi ini serupa dengan yang dipakai Yamaha Vixion. Perpindahan gigi pun jadi seperti motor sport, satu ke bawah, dua seterusnya ke atas.
Perubahan transmisi mengharuskan penambahan penguat pada sasis, khususnya di area engine mounting. Penguat ini diperlukan untuk menghilangkan getaran.
Perbedaan lainnya ada pada aplikasi disk brake belakang khusus untuk New Jupiter MX versi manual clutch. Buat yang automatic clutch tetap pakai teromol.
Performa
Di atas kertas, Yamaha menunjukan adanya perbedaan power dan torsi kedua sepeda motor ini. New Jupiter MX Manual Clutch powernya 12,34 dk sedang versi non kopling manual hanya 12,14 dk di putaran mesin yang sama, 8500rpm.
Padahal mesin yang dipakai tetap sama. Sama-sama 4 tak SOHC, 4 Valve, beradiator. Kapasitas mesinnya tetap 134,4cc dengan piston 54mm dan langkah 58,5mm.
Lalu apa bedanya? Yang pasti penggunaan karburator vakum pada New Jupiter MX Manual Clutch ada pengaruhnya. Varian ini sudah pakai Mikuni BS25 yang dilengkapi TPS (throttle position sensor).
Keunggulan New Jupiter MX Manual Clutch tidak hanya diatas kertas, dipakai dijalanan pun terasa lebih responsif. Lima giginya yang berkarakter "pendek-pendek" membuatnya lebih agresif tapi tetap halus.
Cuma sayangnya, gigi 5-nya terasa terlalu panjang. Bahkan untuk mencapai top speed 120 km/jam butuh lintasan lurus yang sangat panjang. Makanya gigi 5-nya hampir tak pernah di pakai, lebih asik pakai gigi 4.
Sedang New Jupiter MX automatic clutch, sama persis seperti versi sebelumnya. Perpindahan giginya terasa lebih panjang, dan sayangnya masih sering susah masuk gigi ketika putaran mesin terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Tapi, untuk mencapai kecepatan 120 km/jam, rasanya lebih cepat versi automatic clutch ketimbang yang manual clutch. Sepertinya karena gigi 5 pada New Jupiter MX manual clutch terlalu panjang. Tapi diputaran bawah, lebih asik bawa manual clutch.
Di atas kertas, Yamaha menunjukan adanya perbedaan power dan torsi kedua sepeda motor ini. New Jupiter MX Manual Clutch powernya 12,34 dk sedang versi non kopling manual hanya 12,14 dk di putaran mesin yang sama, 8500rpm.
Padahal mesin yang dipakai tetap sama. Sama-sama 4 tak SOHC, 4 Valve, beradiator. Kapasitas mesinnya tetap 134,4cc dengan piston 54mm dan langkah 58,5mm.
Lalu apa bedanya? Yang pasti penggunaan karburator vakum pada New Jupiter MX Manual Clutch ada pengaruhnya. Varian ini sudah pakai Mikuni BS25 yang dilengkapi TPS (throttle position sensor).
Keunggulan New Jupiter MX Manual Clutch tidak hanya diatas kertas, dipakai dijalanan pun terasa lebih responsif. Lima giginya yang berkarakter "pendek-pendek" membuatnya lebih agresif tapi tetap halus.
Cuma sayangnya, gigi 5-nya terasa terlalu panjang. Bahkan untuk mencapai top speed 120 km/jam butuh lintasan lurus yang sangat panjang. Makanya gigi 5-nya hampir tak pernah di pakai, lebih asik pakai gigi 4.
Sedang New Jupiter MX automatic clutch, sama persis seperti versi sebelumnya. Perpindahan giginya terasa lebih panjang, dan sayangnya masih sering susah masuk gigi ketika putaran mesin terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Tapi, untuk mencapai kecepatan 120 km/jam, rasanya lebih cepat versi automatic clutch ketimbang yang manual clutch. Sepertinya karena gigi 5 pada New Jupiter MX manual clutch terlalu panjang. Tapi diputaran bawah, lebih asik bawa manual clutch.
Handling
Sama saja, keduanya sama lincahnya. Tapi untuk menikung rebah, pelek kecil dengan ban berprofil mendonat pada New Jupiter MX automatic clutch lebih nyaman. Tidak terasa gejala ban belakang bergeser karena profil ban yang terlalu tipis.
Namun ketika bicara stabil, pelek belakang lebar pada New Jupiter MX manual clutch memang bikin percaya diri. Seimbang lah, masing-masing punya keunggulan soal handling.
Sedang pengeremannya, rem belakang versi teromol malah terkadang terasa terlalu pakem hingga mengunci. Sedang yang disk brake justru mampu mendistribusikan kekuatan pengereman yang lebih baik sesuai porsinya membantu rem depan.
Sama saja, keduanya sama lincahnya. Tapi untuk menikung rebah, pelek kecil dengan ban berprofil mendonat pada New Jupiter MX automatic clutch lebih nyaman. Tidak terasa gejala ban belakang bergeser karena profil ban yang terlalu tipis.
Namun ketika bicara stabil, pelek belakang lebar pada New Jupiter MX manual clutch memang bikin percaya diri. Seimbang lah, masing-masing punya keunggulan soal handling.
Sedang pengeremannya, rem belakang versi teromol malah terkadang terasa terlalu pakem hingga mengunci. Sedang yang disk brake justru mampu mendistribusikan kekuatan pengereman yang lebih baik sesuai porsinya membantu rem depan.
Konsumsi bahan bakar
Nah, untuk membuktikannya, kedua bebek ini diajak berjalan bersamaan dengan rute kombinasi (macet dan lengang) yang sama. Kecepatannya pun disepakati tidak lebih dari 80 km/jam.
Hasilnya, New Jupiter MX manual clutch mampu berjalan 45,9 kilometer dengan 1 liter pertamax. Sedang versi New Jupiter MX automatic clutch dapat menempuh 48 kilometer dengan satu liter pertamax. Tetap hemat!
Harga
Sudah tahu kan perbedaan diantara keduanya, jadi wajar bila New Jupiter MX manual clutch dijual lebih mahal yaitu Rp. 16.4 juta (On The Road Jakarta) sedang yang automatic clutch dilepas Rp. 15,7 juta.
Nah, untuk membuktikannya, kedua bebek ini diajak berjalan bersamaan dengan rute kombinasi (macet dan lengang) yang sama. Kecepatannya pun disepakati tidak lebih dari 80 km/jam.
Hasilnya, New Jupiter MX manual clutch mampu berjalan 45,9 kilometer dengan 1 liter pertamax. Sedang versi New Jupiter MX automatic clutch dapat menempuh 48 kilometer dengan satu liter pertamax. Tetap hemat!
Harga
Sudah tahu kan perbedaan diantara keduanya, jadi wajar bila New Jupiter MX manual clutch dijual lebih mahal yaitu Rp. 16.4 juta (On The Road Jakarta) sedang yang automatic clutch dilepas Rp. 15,7 juta.
Selasa, 01 Februari 2011
Kopdar Regional HTML 2011: Surga Berkumpulnya Para Bikers
Bikers Indonesia.Jakarta, 29 Januari 2011 - Gelaran akbar Kopdar Regional HTML Se-Jabodetabek, sabtu, 29/1/2011 malam, telah mengubah areal Surganya Biker menjadi surga berkumpulnya para biker dari beberapa penjuru Indonesia. Target 500 undangan terlampaui dengan kehadiran sekitar 700 bikers Honda Tiger Mailing List (HTML) dari sembilan wilayah Jabodetabek, Bandung, Lampung, beberapa klub tiger seperti Depok Tiger Club, Top Gun, Trec, Contact dan JHTC 96. Seluruh tamu undangan dengan seragam kebesaran masing-masing melebur menjadi satu dan itulah perwujudan dari biggest through diversity dan cita-cita bikers sejati Indonesia.
Areal Surganya Bikers yang luas, serasa menjadi sempit malam itu, ketika semua bikers telah berkumpul di bawah langit malam yang cerah, dengan kemeriahan yang tidak tergambarkan kata, diiringi alunan akustik dari kelompok band Chakustik dan dipandu MC yang komunikatif mengajak para bikers berkumpul bersama. Belasan tenda berdiri rapi, tersebar di seluruh areal kopdar, memamerkan barang-barang berkualitas kebutuhan bikers, mulai dari TOP 1 Oil, Sinnob Sprocket Gear, FLM dengan produk jacket bikers terbarunya ICON, BIGGBikers, Indoapparel, Deschino Sporty, Bask Jackmet yang memperkenalkan pengharum jacket dan helm, Nano Energizer dan Chain Wax dari LJI.Selain itu beberapa lapak dari Koperasi TAB Bandung, Koperasi HTML Jakarta Barat, Koperasi HTML Jakarta Selatan, Broto Custom, Koperasi HTML Depok dan Koperasi HTML Jakarta Utarajuga hadir,yang kesemuanya membawa serta kebutuhan bikers yang harganya sangat terjangkau. Kehadiran tenda dan lapak pada akhirnya juga menyulap areal kopdar menjadi surga belanja bikers.Begitu banyak pihak yang bergembira pada malam itu, peserta kopdar saling melepas rasa rindu dengan kawan-kawan lainnya yang sudah lama tidak bersua, canda ria terlepas dari setiap sudut, vendor yang terlibat menikmati kunjungan bikers ke tenda-tenda mereka, koperasi menangguk untung besar dari transaksi perdagangan yang terjadi, bahkan seorang dari pihak Surganya Bikers menyatakan bahwa malam ini, pada saat kopdar berlangsung, transaksi perdagangan yang terjadi di toko mereka mengalami kenaikan lebih dari 100% dibanding malam minggu lainnya, dan mereka bersyukur telah mendukung HTML melaksanakan event di areal mereka.
Kopdar Regional HTML 2011 jelas bukan kopdar HTML semata, telah menjadi wadah silaturahmi dan reuni semua komunitas dan club yang memiliki misi yang sama, untuk mempererat kebersamaan para bikers tanpa melihat perbedaan. Inilah yang membuat kopdar bikers malam itu begitu meriah, cair tanpa sekat melebur menjadi satu, dan bahasa yang dipakai adalah bahasa bikers sejati Indonesia, persatuan tanpa melihat perbedaan.Satu hal yang berbeda dan termasuk baru dalam acara kopdar HTML adalah diselenggarakannya video conference langsung dari lokasi kopdar, untuk menyapa kawan-kawan HTML lainnya di Pandaan, Jawa Timur, yang juga menyelenggarakan kopdar regional HTMLNTB, Bali, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Komunikasi langsung secara audio visual Depok-Pandaan melalui jaringan internet menampilkan kemeriahan berkumpulnya 150an bikers HTML dari keempat wilayah dan beberapa club tiger lokal. Dari Pandaan pun tentu mereka dapat menyaksikan secara langsung bagaimana situasi kopdar di Depok.
Sejak awal berdirinya, HTML telah memilih teknologi internet sebagai basis untuk menggerakkan komunitas. Teknologi inilah yang telah membuat HTML berkembang begitu pesat melampaui batas-batas waktu, jarak dan geografis. Penayangan video conference pada kopdar regional kali ini, sekali lagi membuktikan kepiawaian HTML memanfaatkan teknologi nirkabel tersebut. Dalam satu waktu kopdar darat dan maya digelar bersamaan, mempertemukan dan saling menyapa anggota-anggota HTML di dua kopdar regional yang dipisahkan jarak ratusan mil.Pada akhirnya inilah komunitas pertama yang menyelenggarakan pertemuan darat dan maya secara bersamaan, dan juga menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa HTML tak bisa dipisahkan oleh jarak. Batas-batas wilayah telah sejak lama ditembus dengan pemanfaatan tools yang tepat, demikian Dinar, HTML #0001 yang memprakarsai penyelenggaraan video conference ini.
Sementara itu, Andenko Utama alias Coco, Sekretaris Jendral BOS HTML menambahkan “inilah salah satu penerapan dari filosofi HTMLBrotherhood Has No Limits. Banyak cara untuk bertemu, tidak sekedar bersua langsung di darat tetapi juga tatap muka melalui jaringan dunia maya. Persaudaraan tanpa batas sesama bikers bagaikan angin, menembus batasruang, waktu, tempat dan kultur”.
Menyaksikan keseluruhan dan kemeriahan jalannya acara, Bien Baay Korwil HTML Depok yang menjadi pelaksana kegiatan kopdar,mengatakan bahwa setidaknya maksud dan tujuan acara kopdar ini bisa tercapai, bahwa kita para bikers bisa tetap bersama walau memakai seragam dan dari wilayah yang berbeda, itulah cita-cita bikers sejati Indonesia, besar melalui pemahaman akan perbedaan yang ada. General PIC Fajar Rodex,diakhir acara dengan wajah ceria menambahkan “acara ini bisa berlangsung sukses karena wawasan para bikers yang semakin mendalam akan arti perbedaan, dan terima kasih kepada semua kawan panitia, undangan yang telah hadir dan para pihak yang telah mendukung suksesnya kopdar regional ini”. Sampai bertemu di event HTML lainnya yang akan berlangsung lebih seru dan lebih meriah. Ditulis oleh BG (bege).
Setting Skutik Agar Tangguh di Tanjakan
Bikers Indonesia. Depok, 1 Februari 2011 - Perlu diketahui terlebih dulu, bahwa sebenarnya motor jenis skutik awalnya dirancang buat alat transportasi di perkotaan yang jalannya cenderung datar. Maklum, sistem transmisi CVT (continuous varable transmission) memang lebih cocok di kontur jalan seperti itu.
Namun kenyataannya skutik juga digemari di daerah-daerah. Termasuk di kawasan perbukitan. Nah, lantas bagaimana cara mengatasi kondisi seperti itu? Yuk, kita tanya ahlinya langsung.
Menurut Senaponda, punggawa PaDepokan Motorsport di Depok, Jabar, untuk daerah perbukitan, skutik butuh torsi besar di putaran tengah. Karena umumnya saat berakselerasi di tanjakan, putaran mesin cenderung dikondisikan di putaran segitu. Ini berlaku untuk semua merek skutik.
“Untuk meningkatkan torsi di putaran tengah tersebut bisa dilakukan dengan cara mengganti roller dengan yang bobotnya lebih ringan 2 gr dari standar bawaan motor secara merata,” ujar Sena. Jangan diselang-seling, karena cenderung akan membuat vibrasi.
Misal kalau di Vario standarnya pakai 13 gram (6 buah), maka semuanya diganti yang 11 gram. “Selain itu, celah klep dibikin agak rengang sedikit bagian ex-nya,” tambah Sena.
Bila kerenggangan klep ex standarnya 0,25 mm, maka coba renggangkan jadi 0,26 – 0,27 mm. Jangan lebih, karena akan membuat mesin jadi lebih berisik.
Namun kenyataannya skutik juga digemari di daerah-daerah. Termasuk di kawasan perbukitan. Nah, lantas bagaimana cara mengatasi kondisi seperti itu? Yuk, kita tanya ahlinya langsung.
Menurut Senaponda, punggawa PaDepokan Motorsport di Depok, Jabar, untuk daerah perbukitan, skutik butuh torsi besar di putaran tengah. Karena umumnya saat berakselerasi di tanjakan, putaran mesin cenderung dikondisikan di putaran segitu. Ini berlaku untuk semua merek skutik.
“Untuk meningkatkan torsi di putaran tengah tersebut bisa dilakukan dengan cara mengganti roller dengan yang bobotnya lebih ringan 2 gr dari standar bawaan motor secara merata,” ujar Sena. Jangan diselang-seling, karena cenderung akan membuat vibrasi.
Misal kalau di Vario standarnya pakai 13 gram (6 buah), maka semuanya diganti yang 11 gram. “Selain itu, celah klep dibikin agak rengang sedikit bagian ex-nya,” tambah Sena.
Bila kerenggangan klep ex standarnya 0,25 mm, maka coba renggangkan jadi 0,26 – 0,27 mm. Jangan lebih, karena akan membuat mesin jadi lebih berisik.
Dan yang perlu diperhatikan pula yakni cara ngegasnya. “Pakai metode partial opening throttle alias grip gas diurut,” saran Sena. Jangan langsung dipelintir dalam, karena akan membuat rasio bukaan puli jadi terlampau berat. Sehingga lari motor jadi kayak ngeden.
Atau, lanjut Sena, grip gas diurut dulu pelan-pelan sampai putaran tengah dan tahan sebentar hingga kecepatan konstan, baru kemudian dipelintir dalam (wide open throttle). Oh, iya untuk menghindari mesin cepat overheat lantaran kerap digeber di tanjakan ekstrem, Sena menganjurkan untuk menaikkan main jet 1 step.
Atau, lanjut Sena, grip gas diurut dulu pelan-pelan sampai putaran tengah dan tahan sebentar hingga kecepatan konstan, baru kemudian dipelintir dalam (wide open throttle). Oh, iya untuk menghindari mesin cepat overheat lantaran kerap digeber di tanjakan ekstrem, Sena menganjurkan untuk menaikkan main jet 1 step.
Keterangan :
1. Cara paling simpel mengakali torsi di putaran tengah untuk motor standar yakni dengan mengganti roller pakai yang bobotnya lebih ringan 2 gram secara merata.
2. Celah klep ex sebaiknya agak dilonggarakan sedikit sekitar 0,01 - 0,02 mm.
3. Perilaku membuka gas sebaiknya diurut hingga putaran tengah, baru kemudian dipelintir dalam.
4. Ukuran spuyer, terutama main jet sebaiknya dinaikkan satu step untuk menghindari mesin cepat overheat karena keseringan nanjak ekstrem.
5. Cara paling andvance yaitu upgrade performa mesin, termasuk bore-up kapasitas silinder biar tenaga dan torsi meningkat. Sehingga lebih kuat melintasi medan berbukit.
1. Cara paling simpel mengakali torsi di putaran tengah untuk motor standar yakni dengan mengganti roller pakai yang bobotnya lebih ringan 2 gram secara merata.
2. Celah klep ex sebaiknya agak dilonggarakan sedikit sekitar 0,01 - 0,02 mm.
3. Perilaku membuka gas sebaiknya diurut hingga putaran tengah, baru kemudian dipelintir dalam.
4. Ukuran spuyer, terutama main jet sebaiknya dinaikkan satu step untuk menghindari mesin cepat overheat karena keseringan nanjak ekstrem.
5. Cara paling andvance yaitu upgrade performa mesin, termasuk bore-up kapasitas silinder biar tenaga dan torsi meningkat. Sehingga lebih kuat melintasi medan berbukit.
Bajaj: KTM 125 Duke Mungkin Masuk Indonesia!
Bikers Indonesia. Jakarta, 1 Februari 2011 - KTM 125 Duke cukup bikin air liur menetes, penampilan sporty-nya dan dimensinya yang tidak terlalu besar rasanya cocok untuk orang Indonesia.
Dari pada penasaran, redaksi berinisiatif untuk menanyakan masa depan KTM 125 Duke di Indonesia kepada PT Bajaj Auto Indonesia (BAI). Kenapa ke Bajaj, karena Bajaj memiliki 31 persen saham di pabrikan Austria, KTM.
Bahkan kabarnya KTM 125 Duke dikembangkan bersama Bajaj dan akan segera dijual di India lewat Bajaj sebagai distributornya. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Apakah KTM 125 Duke bakal masuk Indonesia lewat Bajaj?
"Ini merupakan planning global, dan rasanya tidak menutup kemungkinan akan masuk Indonesia. Tergantung animo market," ungkap Rizal Tandju, Marketing & Public Relation Assisten Manager PT BAI.
Meski tidak memberikan kepastian, namun Rizal yakin model ini akan sesuai untuk market Indonesia. "Cocok untuk segmen konsumen yang suka performa dan suka motor kelas premium," lanjut pria ramah ini.
Street fighter 125cc ini memiliki desain yang tak biasa dan cenderung lebih berani ketimbang pabrikan Jepang. Mesinnya hanya 125cc, tapi sudah DOHC dan menggunakan fuel injection. Powernya diklaim mencapai 15 dk.
Sasis turbularnya dari baja, suspensi depan pakai upsidown 43 mm serta mono shock di belakang. Perangkat pengereman menggunakan Brembo. Duke hanya memiliki berat 128 kg dengan daya tampung tangki hingga 11 liter. Mantab kan!
Dari pada penasaran, redaksi berinisiatif untuk menanyakan masa depan KTM 125 Duke di Indonesia kepada PT Bajaj Auto Indonesia (BAI). Kenapa ke Bajaj, karena Bajaj memiliki 31 persen saham di pabrikan Austria, KTM.
Bahkan kabarnya KTM 125 Duke dikembangkan bersama Bajaj dan akan segera dijual di India lewat Bajaj sebagai distributornya. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Apakah KTM 125 Duke bakal masuk Indonesia lewat Bajaj?
"Ini merupakan planning global, dan rasanya tidak menutup kemungkinan akan masuk Indonesia. Tergantung animo market," ungkap Rizal Tandju, Marketing & Public Relation Assisten Manager PT BAI.
Meski tidak memberikan kepastian, namun Rizal yakin model ini akan sesuai untuk market Indonesia. "Cocok untuk segmen konsumen yang suka performa dan suka motor kelas premium," lanjut pria ramah ini.
Street fighter 125cc ini memiliki desain yang tak biasa dan cenderung lebih berani ketimbang pabrikan Jepang. Mesinnya hanya 125cc, tapi sudah DOHC dan menggunakan fuel injection. Powernya diklaim mencapai 15 dk.
Sasis turbularnya dari baja, suspensi depan pakai upsidown 43 mm serta mono shock di belakang. Perangkat pengereman menggunakan Brembo. Duke hanya memiliki berat 128 kg dengan daya tampung tangki hingga 11 liter. Mantab kan!
Langganan:
Komentar (Atom)










