Jumat, 04 Maret 2011

Modif Honda BeAT 2009, Rasa Asem Manis


Bikers Indonesia. 5 Maret 2011 - BeAT garapan Han’s Motor (HM), Bogor rasanya asem-manis. Tapi, jangan dijilat tuh bodi BeAT karena gak bakal ada rasanya. Paling rasa debu yang nempel di badan motor. Tapi, filosofi airbrush BeAT yang disebut asem-manis.



Maksudnya kayak permen Nano-Nano. Kan, permen itu warna-warni. Nah, konsep warnanya diambil seperti itu.

Lebih rapat dengan 17 inci
Wah, benar juga grafis kelir BeAT karya HM mirip permen. Seandainya tuh permen dibuka bungkusnya, pasti sebelas-dua belas dengan BeAT HM.

Kelir dasarnya dibuat oranye, ditiban grafis kuning redup dan ditambah dengan garis hijau. Dasarnya sih cuma tiga warna, merah, kuning dan hijau yang dicampur-campur. Hasilnya bisa bikin grafis berbagai warna. Wah keren tuh !

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 50/90-17 
Ban belakang : Corsa 90/80-17     
Pelek depan : 1,40 x 17 
Pelek belakang : 1,40 x 17 
Spion : KTC

Mega Pro jadi Lebih Jantan


Bikers Indonesia. 5 Maret 2011 - Mengubah Honda Mega Pro yang bergenre sport menjadi model perpaduan trail dan supermoto bukan pekerjaan sulit bagi pemodifikasi. Apalagi buat Agung Nugroho, punggawa One Brutalle Modification dari Banjarnegara, ketika mengubah Honda dengan mengacu pada Ducati Hypermotard.

Di sini, wawan, sapaan karib Agung, coba menonjolkan guratan bodi motor asal Negeri Pizza yang memiliki nilai artistik itu. Tangki bahan bakar pun dicomot dari Honda Revo. Selain bentuknya yang pas, tangki itu juga memiliki dudukan baut sayap dan bisa langsung difungsikan.

Berarti, niat Wawan memasang sayap baru di tangki tidak menemui kesulitan. Sekalian lampu sein juga menempel pada shroud meski di Hypermotard aslinya tidak ada.

Karena Mustangin, sang pemilik motor, yang pengusaha sapi asal Wonosobo ini suka turing,shockbreaker depan dipakai variasi upside down. Meski buatan lokal, dalamnya diganti dan diolah jadi necis. Komponen lokal lainnya tampak digunakan pada lengan ayun (swing arm).

Paling susah, kenang Wawan, saat pemasangan shockbreaker belakang. Sempat dicoba dengan sudut tegak, tetapi kompresinya enggak enak walau secara tampilan bagus. Akhirnya, sudut ditambah lebih miring 15 derajat serta diakali dengan sistem uni track.
"Dipastikan lebih enak," ujar Wawan meyakinkan.

sumber : motorplus

Kamis, 03 Maret 2011

Edwards: "Kami punya gambar yang bagus tahun ini"

Bikers Indonesia. 3 Maret 2011 - Rakasa Yamaha Tech 3 rider sangat bersemangat mengikuti Test pra-musim kedua di Sepang minggu lalu. 

Colin Edwards menutup Test Sepang di Malaysia pekan lalu dalam bentuk yang bagus, baik di trek dan mematikan itu. Rakasa Yamaha Tech 3 pengendara yang tersisa memuji kinerja keseluruhan dari M1 dan yang luar musim perbaikan, setelah menikmati tiga hari kerja. 

Edwards menghabiskan sebagian besar Test mengkonfigurasi chasis mesin dan datang pergi sangat puas dengan perasaan front-end diperbaiki, serta keluar dari sudut yang lebih baik dan traksi belakang. 

Amerika juga dalam suasana hati yakin tentang musim 2011 dengan pembukaan lomba di Qatar pada tanggal 20 Maret, dan mengatakan dalam wawancara video terlampir: "Saya pikir kita punya tembakan yang bagus tahun ini jadi aku bersemangat. Saya sangat senang dengan paket. Untuk mendapatkan pada tahun lima besar ini saya pikir akan menjadi tinggi untuk siapa pun. Anda memiliki banyak orang cepat pabrik di sana dan harus ada beberapa balap menghibur. " 

Edwards menyimpulkan: "Saya yakin pada tahun 2011 Jorge ingin mengulang apa yang dia lakukan pada tahun 2010, tapi kita lihat. Ada banyak persaingan di luar sana dan harus ada beberapa balap baik bila hal itu akan berlangsung. "

AHRS Racing Team & CARGLOSS Ramaikan Motorsport Nasional

Bikers Indonesia. 3 Maret 2011 - Untuk meramaikan dunia motorsport di Tanah Air, akhirnya dua perusahaan PT. AHSR Racing Product dan PT. Murni Cahaya Pratama (MCP) melakukan kolaborasi.

Keduanya memiliki nama besar di bidangnya masing-masing. AHRS tak hanya  dikenal sebagai produsen dan pebisnis racing part, juga piawai dalam membina pebalap-pebalap berprestasi. 


Sedang MCP sangat popular sebagai produsen paint manufacturing dengan merek Cargloss yang kemudian merambah di bisnis plastic injection dan helmet industries.

Kolaborasi keduanya ini kemudian melahirkan tim balap baru dengan nama CARGLOSS AHRS Racing Team.

Pada musim balap 2011 ini dipimpin Mahali Soeriadiredja sebagai manager team dan Erick Saputra (assistant manager) ini akan terjun di kejuaraan Indoprix, Motoprix, Matic, Moto Cross dan Grass Track.

Pada kelas kejuaraan Indoprix , Cargloss AHRS Racing Team mengandalkan duet pebalap  Oki Ristan dan Arya Kurniawan. 

Sedang di Motoprix mempercayakan  Rzaludin Ridqi dan Edi Phedit. Dan di kejuaraan matic kekuatan tim  ditopang dua pebalap handal, Bram Prasetyo dan Adi Ari Wibowo

Di arena motocross, Cargloss AHRS Racing Team diperkuat 7 pembalap nasional, yaitu Farhan Hendro, Denny Orlando, Andre Sondakh, Reynaldi Goro, H. Arga, M. Arjun, dan Saiful. Sedangkan di ajang Grass Track nasional mengandalkan ketrampilan Akbar Topan.

“Seri demi seri balapan telah kami jalani, tahun demi tahun telah kami lalui, jatuh bangun kami sebagai sebuah tim papan atas nasional dalam mengikuti tiap seri event balap motor, membuat kami semakin kuat dan konsisten untuk terus mengikuti seri kejuaraan balap motor nasional maupun asia pada tahun 2011,” kata Haji Asep Hendro, pemilik AHRS Racing Team.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Harry Suherman, owner sekaligus President Director PT. MCP mengatakan bahwa kerjasama dengan AHRS Racing Team tidak hanya terbatas di pentas balap motor nasional saja, tetapi juga berkembang  dalam dunia bisnis.

“Melalui kerjasama ini, kami akan mendorong produk helm Cargloss berkembang bersama Cargloss AHRS Racing Team,” tegasnya.

sumber : Okezone.com

Rabu, 02 Maret 2011

Ganti Kunci Kontak Mio Pakai Bawaan Mio Soul, Bikin Sungkan Maling!

Bikers Indonesia. 2 Maret 2011 - Bukan tanpa alasan mengapa Aris, mengganti panel kunci kontak Yamaha New Mio Sporty 2009 miliknya pakai kunci kontak milik Mio Soul. 


Sebelumnya admin kita pernah hampir dicungkil maling. Mungkin karena tidak ada penutup lubang kunci, jadi mudah untuk dirusak pakai kunci T. Kalau Mio Soul kan ada penutupnya. Bisa lebih lama.


Ketimbang motor hilang lebih dulu, baiknya lakukan tindakan preventif alias pencegahan. Betul tuh!. Komentar langsung dari oknum. Bahwa, lebih baik mendahulukan ‘memetik’ alias mencuri motor yang tanpa pengamanan berlebih. Waktu jadi lebih cepat. Misalnya, seperti motor tanpa pengaman kunci kontak itu.


Nah, buat sobat yang kadung sayang pacuannya, enggak ada salahnya buat mengikuti langkah berikut ini. Tentunya, waktu yang dibutuhkan pencuri jadi lebih lama. Karena harus mengakali membuka lubang kunci sebelum menjebol panel kunci kontak.

Buat aplikasi kunci kontak Mio Soul cukup mudah. Tidak perlu banyak ubahan. Misalnya, bikin dudukan baru lagi. Enggak perlu bikin dudukan baru lagi kok.

Mantapnya lagi, sekarang kunci kontak orisinal Mio Soul juga mudah didapat. Tidak perlu pesan khusus, tapi bisa dibeli di toko. Bahkan untuk produk KW juga ada yang jual. Tinggal pilih mau pakai asli apa KW.

Tapi, dari kedua part itu tentu ada perbedaan ya! Selain kualitas, kunci kontak asli sudah dilengkapi kunci dan panel buat buka jok. Sedang untuk part KW, hanya kunci panel kontak depan aja.

Lebih baik sih pilih yang orisinal dari pabrik. Karena kalau pakai yang KW, tentu harus pakai dua anak kunci lagi.

Memang! Kalau pakai dua anak kunci, tentu bikin repot ya! Sebab buat buka jok tentu kudu pakai kunci kontak lama. Sedang untuk menghidupkan mesin motor, pakai anak kunci baru. Welehhhh...

Bicara harga, antara panel kunci kontak KW dan orisinal tidak terlalu jauh kok. Untuk kunci kontak buatan Yamaha asli di pasaran dijual sekitar Rp 150 – 70 ribu. Itu, sudah termasuk panel kontak buat buka jok ya. Tapi untuk kualitas di bawah part pabrik, ditawarkan sekitar Rp 80 ribuan. Kalau beli orisinal depannya saja, bisa juga sih. Biasanya dijual sekitar Rp 100 ribu.

Jika tertarik buat aplikasi, buruan beli!. Ini langkah pemasangannya: 

  1. Sobat kudu buka baut cover bodi depan bagian belakang. Maksudnya, cover yang menutupi dari dek bawah hingga ke batas setang. Untuk buka bagian itu, setidaknya ada 6 sekrup kudu dilepas. Membukanya, gunakan obeng kembang.
  2. Sudah? Lanjutkan melepas dek tengah bagian atas alias dek yang kerap diinjak pengendara. Untuk membukanya, pakai kunci T 10 mm. Ada 4 baut yang harus dilepaskan dari dudukannya.
  3. Setelah baut-baut dek atas terlepas, kini giliran dek bagian bawahnya. Membukanya,
    juga kudu lepaskan baut. Tapi, pakai obeng kembang ya! Boleh dibilang memang agak repot buat melepas sekedar membuka kunci kontak Mio. Tapi, sabar saja :)
  4. Dek terlepas, kini giliran lanjut ke cover mesin yang terletak di bawah jok pengendara. Membukanya, kendurkan dan lepaskan 6 sekrup pengikat pakai obeng kembang. Nah, sekarang bisa deh lepaskan semua bodi itu. Terlihat keseluruhan panel kunci kontak standar milik Mio Sporty! Melepas dua baut panel kunci ini, cukup gunakan kunci L5. Setelah dicopot, pasang panel kunci kontak Mio Soul. Dudukan baut sama, jadi gak perlu ubah lagi kan.
  5. Tapi sebelum memasang semua cover bodi yang sudah dipreteli tadi, sobat terpaksa kudu sesuaikan lubang penutup panel lagi. “Untuk ini butuh bor tunner atau gergaji besi. Tapi, biar lebih rapi, baiknya pakai bor tunner,” saran Jimmy. Itu karena sebelumnya panel kontak Mio kan bulat, sedang Soul kotak.

Beres, deh bro!

Selasa, 01 Maret 2011

Berkendara Saat Hujan, Waspadai Genangan!

 

Bikers Indonesia. 1 Maret 2011 - Hujan artinya akan banyak genangan air. Tau sendiri, genangan air bisa menutupi lubang di jalanan. Bisa lubang gorong-gorong atau lubang dari jalanan yang sudah rusak.

Resiko melindas lubang saat hujan bisa menjadi berlipat! Gara-gara tidak terlihat akibat tertutup genangan air, reflek badan jadi kurang sigap. Salah antisipasi bisa terjatuh.
Sebaiknya sih genangan dihindari.  Selain menghindari lubang yang tidak terlihat, genangan juga membuat cengkraman ban tidak maksimal. Selain itu, genangan yang terlalu tinggi bisa masuk ke lubang pernafasan pada CVT skubek.

Lalu bagaimana kalau terpaksa harus melintasi genangan? Tentunya harus tetap siaga. Dan kalau memang terpaksa harus kena lubang, angkat pinggul dari jok lalu ikuti saja ayunan dari motor.


Posisi ini akan membuat pengendara lebih nyaman saat melintasi jalan rusak. Pinggul dan punggung tidak harus menerima beban, tapi siku dan lutut akan meredam hentakan.

Selain mewaspadai lubang, perhatikan juga kecepatan. Usahakan jangan lakukan pengereman dan perubahan kecepatan secara mendadak. Ban yang kurang mencengkram akibat jalanan basah bisa dengan mudah terpeleset.

Satu lagi adalah jarak pengereman. Usahakan spasi antar kendaraan diperhitungkan agar tidak terlalu dekat, karena jarak pengereman saat hujan pasti lebih jauh,. 

Misalnya dalam kondisi kering melaju 40 km/jam butuh 10 meter untuk berhenti, artinya dalam kecepatan yang sama pada kondisi hujan akan membutuhkan jarak pengereman paling tidak 15 meter.

So, tetap safety ya!

Pertamax Dan Pertamax Plus Bikin Mesin Jadi Panas?

Wianda Pusponegoro.
Pembakaran lebih sempurna
menambah tenaga mesin
Bikers Indonesia. 1 Maret 2011 - Macam manusia saja, mesin juga bisa demam. Suhunya tinggi akibat minum Pertamax atau Pertamax Plus. Mereka kaget setelah menggunakan Pertamax atau Pertamax Plus mesin jadi panas. Wah, kudu dikompres dong.


Analisis dengan bertanya kepada pihak Pertamina mengenai spek teknisnya. Dan tes laboratorium sendiri agar hasilnya independen.


Pertama, mari kita uji dulu kenapa menggunakan bensin Pertamax atau Pertamax Plus mesin jadi panas. Benar gak sih omongan para pengguna motor itu? Cara uji atau tes biasa dilakukan mekanik dengan melihat dari campuran bensin-udara.

Dari omongan mekanik, jika campuran gas bakar kebanyakan udara atau angin, berakibat mesin jadi panas. Biasa disebut campuran kurus atau miskin bensin. Bahasa awamnya dicekek.

Sama seperti ketika kita melakukan pengiritan bensin. Jika kelewat irit, bikin mesin panas atau overheat. Ini sama saja dengan campuran miskin bensin atau campuran kering.

Tes dilakukan di Honda Supra X 125. Untuk menganalisisnya gas bakar dipasang Air Fuel Rasio atau AFR. Dari sana bisa ketahuan karakter campuran bensin bila menggunakan Premium, Pertamax dan Pertamax Plus.

Untuk pembakaran sempurna antara bensin dan udara ada takarannya. Untuk membakar bersih 1 molekul bensin butuh 12,5 molekul udara. Ini tidak akan menimbulkan kerak atau karbon.

Dari hasil pengujian, jika menggunakan Premium, kurvanya paling bawah atau hijau. Itu mengindikasikan campuran lebih basah atau kaya bensin. Ini yang bisa bikin adem mesin.

Namun jangan lupa, memang bikin adem mesin. Tapi, nilai panas hasil pembakaran rendah. Energi panas (kalor) yang diubah jadi energi gerak (power mesin) jadi rendah. Makanya menggunakan Premium, tenaga mesin kurang maksimal.

Dari kurva hasil pengetesan juga bisa dilihat karakter Pertamax (biru). Posisinya berada di tengah antara Premium dan Pertamax Plus. Sesuai dengan nilai oktan yang dikandungnya.

Lalu bagaimana agar menggunakan Pertamax tapi mesin tidak panas? Cara paling gampang memang bisa diakali dengan setelan angin. Tapi, itu hanya untuk rpm bawah terutama ketika mesin langsam.

Cara lain bisa ditempuh dengan menggunakan spuyer yang lebih gede satu tingkat. Tapi, yang perlu diwaspadai jangan sampai kebanyakan kelewat besar. Malah mengurangi tenaga mesin dan berakibat jadi timbunan kerak.

Teknik paling benar lihat dari kepala busi. Kalau elektrodanya berwarna merah bata, menandakan masih normal. Tapi, apabila ternyata elektroda putih boleh ganti spuyer naik satu tingkat.

Dari hasil analisis juga bisa dilihat. Motor yang menggunakan Pertamax atau Pertamax Plus jika dibongkar kepala silindernya. Ruang bakar lebih bersih dan sedikit timbunan kerak.

Berbeda dengan yang menggunakan Premium. Selain ada karbon hitam, timbunan kerak lebih banyak. Menandakan pembakaran lebih bagus menggunakan Pertamax atau Pertamax Plus.

Keterangan Pertamina

Pertamax merupakan bahan bakar non timbel yang memiliki angka oktan di atas 92 dan mengandung additive untuk meningkatkan kualitas bahan bakar. Sedangkan Pertamax Plus bahan bakar non timbel yang memiliki angka oktan di atas 95 dan mengandung additive juga.

Dengan angka oktan yang lebih tinggi dari Premium (oktan 88), Pertamax dan Pertamax Plus memiliki tingkat pembakaran yang lebih sempurna untuk menambah tenaga mesin dan membuat konsumsi bahan bakar lebih irit.

Itu yang menyebabkan suhu motor yang menggunakan Pertamax atau Pertamax Plus lebih tinggi. Kalau pembakaran lebih sempurna, panas yang dihasilkan dari pembakaran lebih tinggi. Energi panas jadi energi gerak juga jadi lebih gede.

Efisiensi thermis atau panas yang dihasilkan dari pembakaran lebih banyak.Power yang tercipta juga lebih besar. Ini yang menyebabkan lebih efisien dalam pemakaian Pertamax Plus. Satu liter bisa lebih jauh dibanding pakai Premium.

Lebih bagus lagi, Pertamax dan Pertamax Plus dipadukan dengan mesin yang memiliki rasi kompresi lebih tinggi. Seperti motor-motor sekarang. Misalnya Suzuki Satria F-150 atau motor yang diproduksi Thailand.

Dari spesifikasi yang dianjurkan, Pertamax Plus bisa digunakan untuk motor yang punya rasio kompresi di atas 1 : 10,5. Macam Suzuki Satrai F-150 yang memiliki kompresi 10,2 : 1.

Untuk dipakai di racing juga terbukti. Pertamax Plus bisa tembus menggunakan rasio kompresi 12,5 : 1.

Di motor harian yang dijual di pasaran, tidak ada yang memiliki kompresi lebih dari itu. Motor-motor yang basic produksinya di Thailand dengan bahan bakar di sana lebih bagus pun kompresinya tidak sampai 12,5 : 1. Jadi, memang nggak perlu takut overheat.

Grafik hasil pengetesan Premium, Pertamax dan Pertamax Plus